Agama Kamu Apa Bahasa Inggris

Westminster Abbey adalah salah satu Gereja Anglikan di Inggris. Basilika ini merupakan tempat dimana raja ataupun ratu Britania dinobatkan secara enggak legal.

Agama di Britania Raya (sensus perian 2022)[1]

 Agama lainnya (1.5%)

 Tidak menjawab (7.2%)

Britania Raya
punya banyak keanekaragaman ras dan
Agama. Bertambah berpunca secebir penduduk di Britania Raya memeluk agama Masehi. Mayoritas orang Kristen di Britania Raya adalah beraliran Protestanisme seperti Anglikan, Presbiterian, dan Metodis sebagian kecil lainnya beragama Katolik dan Masehi Ortodoks. Basilika Inggris adalah gereja dan agama legal kerajaan. Gereja Inggris merupakan dom induk berasal seluruh komuni Anglikan di seluruh manjapada.[2]
Lamun gereja Anglikan mempunyai seorang Uskup Agung Cantebury andai atasan spritual tertinggi seluruh gereja Anglikan, tetapi gubernur tertinggi dom Inggris adalah pemimpin monarki, yakni cak bagi detik ini yaitu Ratu Elizabeth II.[3]
Bukan seperti negara Eropa kebanyakan, Britania Raya menjaringkan pertanyaan mengenai agama di sensus penduduk nan diselenggarakan setiap sepuluh tahun sekali. Selain sensus negara sepuluh tahunan tersebut, terletak juga beberapa tulang beragangan resmi nan melakukan survei (termasuk informasi adapun agama) di Britania Raya. Lembaga survei tersebut antara enggak adalah
Labour Force Survey,
British Social Attitudes
Survey
dan
European Social Survey.[4]
[5]
[6]

Selain agama Kristen dengan heterogen denominasi, di Britania Raya terdapat juga agama-agama lain nan mayoritas dibawa oleh para imigran semenjak bermacam-macam penjuru bumi. Menurut amanat yang dikeluarkan oleh susuk sensus di Britania Raya perian 2022 mayoritas warga di seluruh Britania Raya (Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara) memeluk agama Kristen dengan persentase sebanyak 59,5%. Bersumber seluruh populasi penganut Masehi di Britania Raya, mayoritas diantaranya adalah terhimpun n domestik Katedral Inggris.

Islam menjadi agama non-Kristen terbesar di Britania Raya dengan persentase 4,4% berpokok seluruh penduduk Britania Raya.[7]
Sebagian lautan mukmin di Britania Raya tinggal di wilayah Inggris sebanyak 2.660.116 spirit (5,02% dari total populasi Inggris), 76.737 jiwa mukminat di Skotlandia (1,45% dari keseluruhan populasi warga Skotlandia), 45.950 jiwa di Wales alias sebanyak 1,50% muslim dari total penghuni Wales, dan sebanyak 3.832 jiwa muslim lalu di Irlandia Utara (0.21% sari total penghuni di Irlandia Utara).[8]
[9]
[10]
Agama Hindu di Inggris mayoritas dianut maka itu imigran sumber akar Asia Selatan. Terdapat sekitar 1,3% umat Hindu di Britania Raya. Suku bangsa Yahudi menyusun 0,4% dari total populasi penghuni di Britania Raya. Teradapat lagi pemeluk agama tidak seperti Baha’i, Buddha, Sikh, dan Jainisme dengan jumlah persentase 1,5% dari keseluruhan penghuni di Britania Raya.[11]
Jumlah orang yang tidak beragama atau menganut paham agnostisisme di Britania Raya makin meningkat setiap tahunnya. Pertumbuhan angka bani adam-hamba allah yang memilih untuk tidak beragama di Britania Raya selaras dengan meningkatnya gelombang elektronik reaktif sekularisme di benua Eropa.[12]
Terdaftar sebanyak 25,7% penghuni Britania Raya tergolong tidak tergabung dalam gerombolan agama tertentu. Besaran ini merupakan poin tertinggi kedua setelah besaran seluruh pemeluk agama Serani dari beraneka ragam denominasi digabungkan.

Album

[sunting
|
sunting sumber]

Sebuah rangka nan diperkirakan berpokok abad kedelapan serani bertuliskan
avgvstinvs

Sebelum masuknya agama Kristen (Katolik) di kepulauan Britania, orang-orang Britania saat ini masih menganut paham paganisme nan dikenal sebagai pengapit keltik politeisme alias keltik paganisme.[13]
Tulisan sejarah adapun kepercayaan tradisional di kewedanan yang saat ini dikenal bak Britania Raya silam minim dan kabur. Ajaran Kristen mula-mula kali masuk gugusan pulau Britania pada abad ketiga dan keempat masehi melangkaui relasi dengan Kekaisaran Romawi di daratan Eropa.[14]
Namun, penyebaran agama Kristen (Katolik Roma) di kepulauan Britania mulai berkembang saat masa kepausan Sri Paus Gregorius I plong sediakala abad ketujuh. Pada tahun 596 Kristen Sri Paus Gregorius mengutus Agustinus dari Canterbury kerjakan mengabarkan alkitab untuk bani adam-orang Anglo-Saxon. Misi perkabaran injil yang dipimpin oleh Agustinus ini dikenal dengan cap
Misi Gregorian.
Karya penginjilan Agustinus di Britania purwa kali adalah di Canterbury ketika Raja Ethelbert dan para pengikutnya dibaptis. Sejak saat ini kota Canterbury menjadi keuskupan agung pertama di Britania Raya.[15]

Berpunca wilayah Canterburry nubuat Kristen menyebar dan diterima secara luas diseluruh kepulauan Britania sebatas Gereja Katolik Roma diadopsi menjadi gereja kerajaan dan Masehi (Katolik Roma) andai agama resmi imperium. Peristiwa ini terus berlangsung hingga tahta Kerajaan Inggris dipegang makanya Sri paduka Henry VIII nan mempelopori restorasi keagamaan di Inggris dengan mewujudkan keputusan cak bagi mempersatukan diri dari Gereja Katolik Roma dan membuat gereja baru nan dikenal sebagai Gereja Inggris. Keputusan Paduka Henry VIII ini selain dipicu maka dari itu konflik pribadinya dengan Uskup Klemens VII juga didorong oleh merebaknya reformasi gereja aliran baru (Katedral Protestan) yang dipelopori makanya Martin Luther di Jerman lega detik yang bersamaan.[16]

Menurut konstitusi Britania Raya, jabatan Gubernur Tertinggi Gereja Inggris harus dipegang oleh Raja atau Ratu Kerajaan Britania Raya. Pemimpin spiritual tertinggi Gereja Inggris dipegang oleh koteng Uskup Agung yang berkedudukan di Canterburry.[3]
Bermula Reformasi Inggris, banyak warga Britania Raya beralih menjadi jemaat Gereja Inggris. Seiring dengan semakin populernya gereja protestan di Britania Raya, mulai bermunculan denominasi-denominasi potestan baru di Inggris, seperti Puritan, Kaum Quaker, Presbiterian, Metodis dan gereja lainnya.

Kekerabatan Yahudi mula-mula kali di kawasan Britania Raya mula-mula kali dilaporkan terdapat di Inggris pada periode 1070. Raja Inggris saat itu,William Si Penakluk memerintahkan untuk mendatangkan makhluk-hamba allah Yahudi dari kota Rouen, Prancis. Pada tahun 1290 momen masa pemerintahan Raja Edward I, orang-basyar Yahudi di Kerajaan Inggris diusir hingga terpaksa buat menyembunyikan identitas mereka dan beribadah secara mengendap-endap.[17]

Tiga orang laskar India yang bekerja sebagai fisik kapal Inggris.

Selam pertama kali hadir di Britania Raya pada abad ke-16 masehi saat orang-orang Islam berpunca Afrika Utara, Timur Perdua, dan Asia Perdua beralamat di kot London. Umat muslim sreg waktu itu mencari nafkah diberbagai latar jalan hidup, seperti bekerja misal diplomat, penerjemah, pedagang, dan musisi.[18]
Gelombang elektronik migrasi muslim privat skala yang layak besar terjadi lega abad ke-18 masehi. Sreg detik itu kapal-kapal pelaut Inggris banyak memperkerjakan para laskar yang berasal berpokok Asia Kidul dan umumnya mereka beragama Islam. Para pasukan ini kemudian menetap di Inggris atau negara lain yang terkumpul dalam Britania Raya dan berintegrasi dalam awam Britania Raya.[19]
Pada rentang tahun 1803 sebatas 1813, termuat sebanyak lebih dari 10.000 cucu adam bala dari kawasan momongan benua India mendarat di pelabuhan-pelabuhan di berjenis-jenis daerah tingkat di Britania Raya.[19]
[20]
Puas momen terjadinya Perang Dunia pertama diketahui terdapat 51.616 insan laskar dari Asia Selatan bekerja sebagai awak kapal di kapal-kapal Imperium Britania Raya. Sebagian besar dari laskar tersebut semenjak dari zuriat bengali (distrik disekitar negara Bangladesh sekarang).[21]

Agama Hindu di Britania Raya dibawa oleh imigran bermula kawasan Asia Selatan dimana wilayah tersebut dulunya yakni salah satu kewedanan koloni Kerajaan Inggris. Kedatangan imigran beragama Hindu di Britania Raya dibagi kedalam tiga gelombang elektronik. Gelombang elektronik pertama terjadi lega masa 1947 ketika India memperoleh kemerdekaannya pecah Inggris dan di mulanya dekade 1960-an ketika Menteri Kebugaran Kekaisaran Inggris mendatangkan banyak doktor dari anak benua India ke Britania raya untuk bekerja.[22]
Gelombang listrik imigrasi kedua berlangsung selama dekade 1970-an nan dipicu oleh terjadinya keadaan Pengusiran orang India berasal Uganda. Kejadian ini menyebabkan banyaknya anak adam-hamba allah India beragama Hindu semenjak negara-negara di Afrika Timur bermigrasi ke negara emak koloninya yaitu Britania Raya.[23]
Gelombang ketiga terjadi pada dekade 1990-an. Pemerintah Britania mengecualikan strategi imigrasi dengan kuak kesempatan luas bagi negara asing cak bagi menuntut ilmu dan menjadi imigran di Britania Raya.[24]

Sensus dan Survei

[sunting
|
sunting sumber]

Berikut ini data hasil sensus kewarganegaraan Britania Raya terkait ilmu kependudukan agama di Britania Raya pada masa 2001 dan periode 2022.

Agama (Sensus musim 2022) Inggris[25] Wales[25] Inggris and Wales[25] Skotlandia[26] Britania Raya (tanpa Irlandia Utara) Irlandia Utara[27]
[28]
Britania Raya
Kuantitas % Jumlah % Jumlah % Total % Jumlah % Besaran % Jumlah %
Kekristenan 31.479.876 59,4 1.763.299 57,6 33.243.175 59,3 2.850.199 53,8 36.093.374 58,8 1.490.588 82,3 37.583.962 59,5
Islam 2.660.116 5,0 45.950 1,5 2.706.066 4,8 76.737 1,4 2.782.803 4,5 3.832 0,21 2.786.635 4,4
Hindu 806.199 1,5 10.434 0,34 816.633 1,5 16.379 0,3 833.012 1,4 2.382 0,13 835.394 1,3
Sikh 420.196 0,8 2.962 0,1 423.158 0,8 9.055 0,2 432.213 0,7 216 0,01 432.429 0,7
Yahudi 261.282 0,5 2.064 0,1 263.346 0,5 5.887 0,1 269.233 0,4 335 0,02 269.568 0,4
Buddha 238.626 0,5 9.117 0,3 247.743 0,4 12.795 0,2 260.538 0,4 1.046 0,06 261.584 0,4
Agama Lainnya 227.825 0,4 12.705 0,4 240.530 0,4 15.196 0,3 255.726 0,4 7.048 0,39 262.774 0,4
Kuantitas pemeluk agama non-Kristen 4.614.244 8,7 83.232 2,7 4.697.476 8,4 136.049 2,6 4.833.525 7,9 14.859 0,8 4.848.384 7,7
Tidak beragama 13.114.232 24,7 982.997 32,1 14.097.229 25,1 1.941.116 36,7 16.038.345 26,1 183.164 10,1 16.221.509 25,7
Lain tergabung kerumahtanggaan kerubungan agama tertentu 3.804.104 7,2 233.928 7,6 4.038.032 7,2 368.039 7,0 4.406.071 7,2 122.252 6,8 4.528.323 7,2
Besaran orang tidak bergama dan insan yang tidak terkumpul privat keramaian agama tertentu 16.918.336 31,9 1.216.925 39,7 18.135.261 32,3 2.309.155 43,6 20.444.416 33,3 305.416 16,9 20.749.832 32,8
Besaran Populasi 53.012.456 100.0 3.063.456 100.0 56.075.912 100.0 5.295.403 100.0 61.371.315 100.0 1.810.863 100.0 63.182.178 100.0

Peta tebaran pemeluk agama Serani di Britania Raya menurut cacah jiwa nasional tahun 2022.

Survei

[sunting
|
sunting sumur]

Agama di Britania Raya menurut pol BSA pada perian 2022.[33]

 Bukan terafiliasi (52%)

 Lainnya (non-kristen) (3%)

Identitas keagamaan seseorang dicatat secara resmi oleh pemerintah Britania Raya melalui lembaga sensus kewarganegaraan Britania Raya. Selain susuk sensus sah pemerintah terdapat pula beberapa lembaga lain yang mengerjakan jajak pendapat nan memasukkan amanat agama dalam prosedurnya. Rancangan survei tersebut antara lain adalah
Labour Force Survey,
British Social Attitudes
Survey
dan
European Social Survey.[4]
[5]
[6]
Tanya-cak bertanya yang diajukan setiap lembaga survei dan sensus kebangsaan tersebut berbeda-beda sehingga menghasilkan data nan beragam pula. BeriPeta ceceran pemeluk agama di wilayah Irlandia Utara menurut sensus kebangsaan tahun 2022. Abang menunjukkan pengaruh Gereja Protestan sedangkan biru menunjukkan kekuasaan Gereja Katolik.☃☃kut adalah pertanyaan-tanya nan diajukan oleh bagan-kerangka pol tersebut akan halnya keagamaan seseorang:

  • Sensus nasional yang dilakukan di Inggris dan Wales terdapat pertanyaan “Apa agama ia?”[34]
    Data sensus nasional perian 2022 menunjukkan 14,81% penduduk Inggris menjawab tidak memiliki agama[35]
    dan 59,5% menyatakan diri memeluk agama Kristen dengan bermacam-macam denominasi.[36]
  • Sensus nasional nan dilakukan di Skotlandia terdapat pertanyaan “Apa agama Sira, tercantum kedalam denominasi atau peredaran apa agama ia tersebut?”[34]
    Data sensus nasional periode 2001 menunjukkan 27,55% penghuni Skotlandia mengaku tidak beragama dan angka ini menunjukkan peningkatan patut signifikan sreg sensus kebangsaan tahun 2022 dengan sebanyak 36,7%[37]
    penduduk Inggris mengaku dirinya tidak beragama dan sebanyak 53,8% menyatakan dirinya seumpama turunan Kristen.[38]
  • Angket yang dilakukan oleh
    Labour Force
    menanyakan ”Sebutkan agama anda, walaupun ia tidak menjalankannya?” Data jajak pendapat
    Labour Force tahun 2004
    menunjukkan sebanyak 15,7% pemukim Britania Raya tak memiliki agama dan meningkat menjadi 22,4% menurut survei masa 2022.[39]
  • Pertanyaan yang diberikan oleh lembagai jajak pendapat
    British Social Attitudes
    adalah ”Apakah anda menganggap diri kamu sendiri terpusat dalam agama tertentu?” Menurut hasil jajak pendapat periode 2022 diketahuinsebanyak 53% penduduk Britania Raya mengaku tidak beragama.[40]
  • Lembaga survei
    European Social Survey
    menanyakan “Agama ataupun denominasi barang apa ang anda ikuti sekarang? ” hasil jajak pendapat tahun 2002 menunjukkan sebanyak 50,54% dari responden di seluruh wilayah Britania Raya menyatakan tidak memiliki agama dan data survei tahun 2008 biji basyar tidak beragama di Britania Raya mengalami peningkatan menjadi 52,68%.[41]
  • Kiat Eksplorasi Pew berbuat jajak pendapat dengan mengambil percontoh responden di negara-negara Eropa Barat dengan mengajukan pertanyaan ”Segala apa agama kamu sekarang, jika ada?” hasil survei Kunci Penekanan Pew masa 2022 ini menunjukkan mahajana Eropa Barat 17% menganut agama Katolik, 54% tergabung dalam gereja-katedral sirkulasi protestan, dan 24% responden menyatakan diri tidak tergabung dalam kelompok agama manapun.[42]

Denah sirkuler pemeluk agama di area Irlandia Utara menurut sensus nasional tahun 2022. Merah menunjukkan supremsi Gereja Protestan sementara itu biru menunjukkan dominasi Katedral Katolik.[36]

Data survei diatas menghasilkan angka yang berbeda-beda diakbibatkan terdapat perbedaan pertanyaan berusul per lembaga survei. Hasil survei kerangka penelitian sosial ICM waktu 2006 terdapat perbedaan angka hasil survei. ICM mengajukan pertanyaan ”Agama barang apa yang sira anut?” dan didapatkan ponten 64% pemukim Britania Raya menyatakan diri sebagai Masehi dan berak 26% lainnya tidak terpumpun dalam kelompok keagamaan manapun. Pada survei yang sama diketahui 63% penduduk Britania Raya menyatakan diri laksana orang yang ”tidak religius” dan 33% lainnya menyatakan diri sebagai orang yang ”religius”.[43]
Dari perbedaan angka ini boleh dilihat bahwa populasi di Britania Raya banyak nan mengidentifikasikan dirinya sebagai sendiri Kristen namun sebagian berpunca warga Kristen tersebut lain aktif menghadiri ibadah di gereja.[44]

Rencana survei
British Social Attitudes
dan
European Social Surveys
hanya mengambil sampel responden khalayak dewasa belaka.[41]
[45]
Sedangkan susuk sensus nasional dan
Labour Force Surveys
mengambil sampel dari setiap rumah tinggi. Seorang responden dimintai manifesto untuk mewakili anggota tanggungan lainnya, termuat anak asuh-anak asuh.[39]

Labour Force Survey
pada periode 2022 mengkhususkan data bahwa 54% bersumber anak-anak umur nol hingga empat tahun di Britania Raya lahir dan dibesarkan sebagai Kristen, anak-anak hidup lima hingga sembilan tahun 59% beragama Masehi, dan 65% anak-anak rentang hayat 10 sampai 14 musim beragama Kristen.[39]

Data pol
British Social Attitudes
tentang agama di Britania Raya tahun 2022[46]
[47]
Kelompok Keimanan Persentase (%)
Serani 42 42
Gereja Inggris 17 17
Denominasi Kristen lain 17 17
Katolik 8 8
Tidak beragama 49 49
Agama non-Kristen 8 8
Islam 5 5
Agama non-Kristen lainnya 3 3
Lain luang/tidak menjawab 1 1
Kuantitas 100 100

Agama-agama di Britania Raya

[sunting
|
sunting sumber]

Agama di Britania Raya –
British Social Attitudes
tahun 2009
Agama/denominasi Persentase (%)
Bukan beragama 50.7
Katedral Inggris 19.9
Katolik 8.6
Presbiterian/Gereja Skotlandia 2.2
Methodis 1.3
Gereja protestan lainnya 1.2
Kristen (tanpa denominasi tertentu) 9.3
Masehi lainnya 0.4
Selam 2.4
Hindu 0.9
Sikh 0.8
Yudaisme 0.4
Agama lainnya 0.3
Tidak sempat/memerosokkan menjawab 0.4

Menurut Sensus nasional Britania Raya tahun 2022 mayoritas penghuni Britania Raya menganut agama Kristen (perikatan berbagai denominasi gereja) sebanyak 59,5%. Mayoritas insan Kristen di Britania Raya yaitu berpaham Protestanisme seperti Anglikan, Presbiterian, dan Metodis sebagian kecil lainnya beragama Katolik dan Kristen Ortodoks. Gereja Inggris yakni basilika dan agama resmi kerajaan. Dom Inggris adalah gereja induk mulai sejak seluruh komuni Anglikan di seluruh manjapada.[2]
Kendatipun Gereja Inggris mempunyai sendiri Paus Agung Cantebury sebagai pejabat spritual tertinggi seluruh basilika Anglikan, tetapi gubernur tertinggi gereja Inggris adalah atasan monarki, yaitu kerjakan saat ini adalah Raja Elizabeth II.[3]

Agama-agama non-Serani juga hadir dalam masyarakat Britania Raya. Jumlah populasi pemukim yang beragama non-Kristen mengalami kecenderungan peningkatan, khususnya Selam. Mayoritas pemeluk agama non-Serani ini adalah para imigran bermula berbagai penjuru mayapada. Islam menjadi agama non-Kristen terbesar di Britania Raya dengan persentase 4,4% dari seluruh penduduk Britania Raya.[7]
Sebagian besar mukminat di Britania Raya tinggal di distrik Inggris sebanyak 2.660.116 semangat (5,02% berpangkal total populasi Inggris), 76.737 nasib muslim di Skotlandia (1,45% berusul keseluruhan populasi penduduk Skotlandia), 45.950 jiwa di Wales atau sebanyak 1,50% mukminat dari total penghuni Wales, dan sebanyak 3.832 jiwa muslim silam di Irlandia Utara (0.21% pati total pemukim di Irlandia Utara).[8]
[9]
[10]
Agama Hindu di Inggris mayoritas dianut oleh imigran asal Asia Daksina.

Terwalak sekeliling 1,3% umat Hindu di Britania Raya. Suku bangsa Ibrani menyusun 0,4% dari total populasi pemukim di Britania Raya. Teradapat lagi pemeluk agama enggak sebagaimana Baha’i, Buddha, Sikh, dan Jainisme dengan total persentase 1,5% berasal keseluruhan penduduk di Britania Raya.[11]
Kuantitas cucu adam yang tidak beragama alias menganut paham agnostisisme di Britania Raya kian meningkat setiap tahunnya. Pertumbuhan ponten orang-orang yang memilih untuk tak beragama di Britania Raya selaras dengan meningkatnya gelombang paham sekularisme di benua Eropa.[12]
Terjadwal sebanyak 25,7% penduduk Britania Raya tergolong tidak tergabung n domestik kelompok agama tertentu. Total ini merupakan angka tertinggi kedua pasca- jumlah seluruh pemeluk agama Serani terbit beraneka rupa denominasi digabungkan.[48]

Kristen

[sunting
|
sunting perigi]

Sebagian osean populasi di Britania Raya memeluk agama Kristen dengan beraneka ragam denominasi. Mayoritas orang Kristen di Britania Raya tergabung kerumahtanggaan gereja-dom yang beraliran Protestanisme seperti Anglikan, Presbiterian, dan Metodis sebagian boncel lainnya beragama Katolik dan Masehi Ortodoks. Gereja Inggris adalah gereja dan agama protokoler kerajaan. Gereja Inggris yakni dom induk berpangkal seluruh komuni Anglikan di seluruh dunia. Sensus nasional di Britania Raya mengeluarkan data bahwa 59,5% penduduk Britania Raya ialah pemuja agama Masehi.

Menurut konstitusi Britania Raya, jabatan Gubernur Terala Katedral Inggris harus dipegang oleh Yamtuan atau Ratu Kerajaan Britania Raya. Pemimpin spiritual teratas Gereja Inggris dipegang oleh seorang Uskup Agung yang berkedudukan di Canterburry.[3]
Semenjak Pembaruan Inggris, banyak penghuni Britania Raya beralih menjadi jemaat Gereja Inggris. Seiring dengan semakin populernya dom protestan di Britania Raya, mulai bermunculan denominasi-denominasi potestan hijau di Inggris, seperti Puritan, Kaum Quaker, Presbiterian, Metodis dan gereja lainnya.

Sensus penduduk nasional masa 2022 menyadari terwalak selingkung 5,7 miliun jiwa penduduk Britania Raya yang menganut agama Katolik. Umat Katolik Britania Raya tersebar di Inggris dan Wales sebanyak 4.155.100 jiwa (7,4%), 841.053 khalayak Katolik di Skotlandia (15,9%), dan 738.033 arwah umat Katolik di Irlandia Utara (40,76%).[49]
[50]
Gereja Katolik merupakan gereja terbesar di Irlandia Utara dengan persentase 40,76% pemukim Irlandia Paksina meruapakan pengikut Gereja Katolik.[51]

Basilika Presbiterian adalah dom nasional di Skotlandia. Wahyu Presbiterianisme memang berawal semenjak Skotlandia saat John Knox, pelecok seorang murid Yohanes Calvin, menggerakkan kampanye restorasi katedral di area Skotlandia. Sensus penduduk nasional musim 2022 mencatat sebanyak 32,4% penduduk Skotlandia terhimpun dalam Gereja Skotlandia/Presbiterian. Ponten ini turun drastis dari hasil sensus sepuluh tahun sebelumnya yang mencatatkan sebanyak 42,4% penduduk Skotlandia menjadi jemaat Katedral Presbiterian.[52]

Penurunan Jumlah Umat Serani

[sunting
|
sunting sumur]

Sebuah hal yang lalu tidak dikethui, bahwa bilang temuan kancing dari takrif Perangkaan Dom adalah[53]

  • Keanggotaan Dom Inggris mutakadim menurun dari 10,6 miliun pada tahun 1930 menjadi 5,5 Miliun pada tahun 2022, maupun bagaikan persentase berasal populasi;  dari selingkung 30% menjadi 11,2%.
  • Puas musim 2022, ponten ini terus menurun menjadi 5,4 juta (10,3%). Jika gaya ketika ini berlanjut, keanggotaan akan merosot menjadi 8,4% bersumber populasi pada masa 2025,2
  • Di Inggris, keanggotaan diperkirakan menurun menjadi 2,53 juta (4,3% dari populasi) plong waktu 2025.
  • Selama perian 2005-2010, denominasi Masehi terdahulu begitu juga Anglikan, Katolik dan Presbiterian semuanya mengalami penurunan keanggotaan.  Ortodoks, Pantekosta dan gereja-gereja hijau lainnya (Injili dan Karismatik) di sisi tidak, melihat peningkatan keanggotaan.
  • Keanggotaan gereja menurun di keempat negara konstituen Inggris, hanya di Inggris penurunannya relatif kecil, padahal penurunan terbesar tampaknya terjadi di Skotlandia.

Agama Abrahamik lainnya

[sunting
|
sunting sumber]

Islam

[sunting
|
sunting mata air]

Komposisi mukminat berdasarkan etnis di Britania Raya (Sensus hari 2022).[54]

Sensus penduduk nasional menyatakan bahwa agama Islam adalah agama non-Kristen terbesar di Britania Raya dengan total 2.786.635 hidup alias 4,4% berpunca seluruh penduduk Britania Raya.[7]
Sebagian osean mukminat di Britania Raya tinggal di wilayah Inggris sebanyak 2.660.116 jiwa (5,02% semenjak total populasi Inggris), 76.737 jiwa muslim di Skotlandia (1,45% pecah keseluruhan populasi warga Skotlandia), 45.950 atma di Wales maupun sebanyak 1,50% muslim terbit total warga Wales, dan sebanyak 3.832 jiwa muslim lalu di Irlandia Utara (0.21% sari jumlah penghuni di Irlandia Utara).[8]
[9]
Distrik pemukiman dengan jumlah mukmin yang besar adapat ditemukan di Bradford, Luton, Blackburn, Birmingham, London dan Dewsbury.[55]

Sebagian besar muslim di Britania Raya berasal berusul etnis Asia Selatan. Sebanyak 38% dari total populasi mukminat di Britania Raya berasal dari etnis Pakistan, 15% bermula berpangkal Bangladesh, 14% berasal berpokok wilayah Asia tak, 10% mulai sejak berpokok Afrika, 7% berpangkal rasial Arab, dan 16% tak tediri bermula insan Britania kalis dan lainnya.[54]

Beberapa induk bala muslim dari Britania Raya yang terkenal antara lain adalah Sadiq Khan (Wali kota London beragama Islam pertama), Mishal Husein (pengarak acara BBC), dan Zayn Malik (eks personel One Direction).[56]

Yahudi

[sunting
|
sunting sumur]

Bevis Marks Synagogue
merupakan sinagoge tertua di Britania Raya nan dibangun lega tahun 1701.

Pemukiman Yahudi pertama kali hadir di distrik Britania Raya pertama kali dilaporkan terdapat di Inggris plong waktu 1070. Tuanku Inggris saat itu,William Si Penakluk mewajibkan untuk mendatangkan anak adam-insan Yahudi mulai sejak kota Rouen, Prancis. Lega hari 1290 ketika masa pemerintahan Paduka tuan Edward I, orang-orang Yahudi di Kerajaan Inggris diusir hingga terdesak untuk ondok identitas mereka dan beribadah secara diam-diam.[17]

Berlandaskan data sensus penduduk nasional hari 2022 terletak 263.346 jiwa orang Yahudi di seluruh Britania Raya. Jumlah orang Yahudi di Britania Raya ini mengalami sedikit kenaikan dibanding sensus yang dilakukan deka- tahun sebelumnya Terdapat 454 buah sinagoge di seluruh Britania Raya.[57]
Sebagian besar penganut Yudaisme di Britania Raya termaktub dalam denominasi Yahudi Ortodoks dengan persentase sebesar 52,8%. Denominasi Pembaruan Yahudi sebanyak 19,4% dari jumlah populasi Yahudi di britania Raya. Kaum Haredi memformulasikan 13,4%, Yahudi liberal sebesar 8,2%, Yahudi Konservatif sebesar 3,3%, dan Sefardim sebanyak 2,9% dari seluruh populasi Yahudi di Britania Raya.[58]

Agama Dharmik

[sunting
|
sunting sumber]

Hindu

[sunting
|
sunting sumber]

Kuil Hindu Neasden merupakan kuil terbesar di Britania Raya.

Agama Hindu di Britania Raya dibawa maka dari itu imigran dari wilayah Asia Selatan dimana wilayah tersebut dulunya adalah salah satu wilayah koloni Kerajaan Inggris. Kedatangan imigran beragama Hindu di Britania Raya dibagi kedalam tiga gelombang. Gelombang mula-mula terjadi plong tahun 1947 saat India memperoleh kemerdekaannya mulai sejak Inggris dan di sediakala dekade 1960-an detik Nayaka Kesehatan Imperium Inggris mendatangkan banyak doktor dari anak benua India ke Britania raya bakal bekerja.[22]
Gelombang imigrasi kedua berlangsung selama dekade 1970-an yang dipicu oleh terjadinya peristiwa Pemulangan orang India berpunca Uganda. Hal ini menyebabkan banyaknya orang-orang India beragama Hindu dari negara-negara di Afrika Timur bermigrasi ke negara induk koloninya yaitu Britania Raya.[23]
Gelombang elektronik ketiga terjadi pada dasawarsa 1990-an. Pemerintah Britania mengeluarkan garis haluan imigrasi dengan kuak kesempatan luas cak bagi negara luar untuk menuntut ilmu dan menjadi imigran di Britania Raya.[24]

Sensus penduduk nasional musim 2022 mengatakan bahwa terletak sekitar 817.000 nyawa pemeluk agama Hindu di Inggris dan Wales atau sebesar 1,5% dari besaran populasi dua negara tersebut. Hindu ialah kelompok keyakinan terbesar keempat di Britania Raya setelah Kristen, kaum tidak beragama, dan Islam. Terwalak 101 buah buruh kasar hindu di seluruh Britania Raya puas tahun 2001.[59]

Buddhisme

[sunting
|
sunting sumur]

Menurut sensus nasional tahun 2022, 178.453 sosok di Inggris dan Wales menyatakan diri sebagai seorang Buddhis. Dari angka tersebut diketahui sebagian besar populasi penyanjung ilham Buddha dilahirkan di Britania Raya, yaitu sebanyak 66.522 jiwa. Sebanyak 59.931 jiwa dilahirkan di Asia Timur, dan sisanya 9.847 berpokok pecah Asia Selatan.[60]
Di Skotlandia terwalak 6.830 orang penganut agama Buddha lega masa 2022.[61]

Lihat kembali

[sunting
|
sunting mata air]

  • Islam di Britania Raya
  • Selam di Inggris
  • Gereja Inggris
  • Anglikanisme
  • Pembaruan Inggris

Bacaan

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^


    Philby, Charlotte (12 December 2012). “Less religious and more ethnically diverse: Census reveals a picture of Britain today”.
    The Independent. London.




  2. ^


    a




    b




    “Leadership and Governance | The Church of England”.
    www.cofe.anglican.org
    (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli sungkap 2022-02-21. Diakses tanggal
    2017-12-04
    .




  3. ^


    a




    b




    c




    d




    Kirsty.Oram (2016-01-07). “The Queen, the Church and other faiths”.
    The Boros Family
    (privat bahasa Inggris). Diakses tanggal
    2017-12-04
    .




  4. ^


    a




    b




    “Labour Force Survey religion reports | The Executive Office”.
    The Executive Office
    (dalam bahasa Inggris). 2022-06-02. Diakses tanggal
    2017-12-05
    .




  5. ^


    a




    b




    “The European Social Survey: Religion in Britain – British Religion in Numbers”.
    British Religion in Numbers
    (dalam bahasa Inggris). 2022-06-07. Diakses tanggal
    2017-12-05
    .




  6. ^


    a




    b




    “British Social Attitudes | NatCen Social Research”.
    www.bsa.natcen.ac.uk
    (kerumahtanggaan bahasa Inggris). Diakses tanggal
    2017-12-05
    .




  7. ^


    a




    b




    c



    http://webarchive.nationalarchives.gov.uk/20160105160709/http://www.ons.gov.uk/ons/dcp171778_292378.pdf
  8. ^


    a




    b




    c




    “2011 Census: KS209EW Religion, local authorities in England and Wales (Excel sheet 270Kb)”
    (xls). Office for National Statistics. Diakses tanggal 4-12-2017.




  9. ^


    a




    b




    c




    “Scotland’s Census 2022 – National Records of Scotland Table KS209SCa – Religion (UK harmonised)”
    (PDF). National Records of Scotland. Diakses terlepas 4-12-2017.




  10. ^


    a




    b




    “Religion – Full Detail: QS218NI”
    (xls). Northern Ireland Statistics and Research Agency. Diakses tanggal 4-12-2017.




  11. ^


    a




    b




    “Less religious and more ethnically diverse: Census reveals a picture”.
    The Independent
    (intern bahasa Inggris). 2012-12-12. Diakses sungkap
    2017-12-05
    .




  12. ^


    a




    b




    Lilla, Mark (2006-03-31). “Europe and the legend of secularization”.
    The New York Times
    (internal bahasa Inggris). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal
    2017-12-05
    .





  13. ^


    “BBC – Religions – Paganism: Britain’s spiritual history”. Diakses tanggal
    2017-12-05
    .





  14. ^


    England), Honourable Society of Cymmrodorion (London (1893).
    The Transactions of the Honourable Society of Cymmrodorian
    (dalam bahasa Inggris). The Society.





  15. ^


    “Ethelbert, 1st Christian King of Kent”.
    Christianity.com
    (dalam bahasa Inggris). Diakses sungkap
    2017-12-05
    .





  16. ^

    Cakrawala. A. Morris,
    Europe and England in the Sixteenth Century, (Routledge 1998), p166
  17. ^


    a




    b




    Express, Britain. “The Edict of Expulsion – 1290”.
    Britain Express
    (kerumahtanggaan bahasa Inggris). Diakses tanggal
    2017-12-06
    .





  18. ^


    “The first Muslims in England”.
    BBC News
    (dalam bahasa Inggris). 2022-03-20. Diakses sungkap
    2017-12-06
    .




  19. ^


    a




    b




    Fisher, Michael Herbert (2006).
    Counterflows to Colonialism. Orient Blackswan. hlm. 111–9, 129–30, 140, 154–6, 160–8, 181. ISBN 81-7824-154-4.





  20. ^


    Fisher, Michael H. (2004).
    Counterflows to Colonialism: Indian Travellers and Settlers in Britain, 1600-1857. Delhi: Permanent Black. hlm. 140, 154–6, 160–8, 172. ISBN 978-81-7824-154-8.





  21. ^


    Ansari, Humayun (2004).
    The Infidel Within: The History of Muslims in Britain, 1800 to the Present. C. Hurst & Co. Publishers. hlm. 37. ISBN 1-85065-685-1.




  22. ^


    a




    b




    Power, Vicki (2010-11-12). “Enoch Powell was not an out-and-out racist” (internal bahasa Inggris). ISSN 0307-1235. Diakses tanggal
    2017-12-06
    .




  23. ^


    a




    b




    “Uganda: The Legacy of Idi Amin’s Expulsion of Asians in 1972”.
    International Business Times. 2012-03-13. Diakses tanggal
    2017-12-06
    .




  24. ^


    a




    b




    Fredman, Sandra (2011).
    Discrimination law. Oxford England New York: Oxford University Press. hlm. 81. ISBN 978-0-19-958442-0.




  25. ^


    a




    b




    c




    “2011 Census: KS209EW Religion, local authorities in England and Wales”. ons.gov.uk. Diakses tanggal
    18 December
    2012
    .





  26. ^


    “Scotland’s Census 2022: Table KS209SCa”
    (PDF). scotlandcensus.gov.uk. Diakses sungkap
    26 September
    2022
    .





  27. ^


    “Census 2022: Religion: KS211NI (administrative geographies)”. nisra.gov.uk. Diakses tanggal
    18 December
    2012
    .





  28. ^


    “Census 2022: Religion – Full Detail: QS218NI – Northern Ireland”. nisra.gov.uk. Diakses tanggal
    1 October
    2022
    .




  29. ^


    a




    b




    c




    “Religion (2001 Census)”. data.gov.uk. Diakses tanggal
    18 December
    2012
    .





  30. ^


    “Summary: Religious Group Demographics”. scotland.gov.uk. Diakses tanggal
    18 December
    2012
    .





  31. ^


    “Census 2001: Religion (administrative geographies)”. nisra.gov.uk. Diakses copot
    18 December
    2012
    .





  32. ^


    “Table KS07c: Religion (full list with 10 or more persons)”. nisra.gov.uk. Diarsipkan dari varian safi tanggal 2022-02-25. Diakses tanggal
    18 December
    2012
    .





  33. ^

    https://www.bsa.natcen.ac.uk/media/39293/1_bsa36_religion.pdf
  34. ^


    a




    b




    Geoghegan, Tom (2011-02-21). “How religious is the UK?”.
    BBC News
    (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal
    2017-12-06
    .





  35. ^


    “Religion (2001 Census) – Datasets”.
    data.gov.uk
    (intern bahasa Inggris). Diakses rontok
    2017-12-06
    .




  36. ^


    a




    b



    http://webarchive.nationalarchives.gov.uk/20160107112352/http://www.ons.gov.uk/ons/dcp171776_290510.pdf. Diakses tanggal 2022-12-6

  37. ^

    http://www.gov.scot/Resource/Doc/36496/0029047.pdf. Diakses copot 2022-12-6.

  38. ^

    http://www.scotlandscensus.gov.uk/documents/censusresults/release2a/scotland/KS209SCa.pdf. Diakses tanggal 2022-12-5.
  39. ^


    a




    b




    c




    Hawkins, Oliver. “Religion in Great Britain: Social Indicators article”. Diarsipkan dari versi polos copot 2022-12-06. Diakses terlepas
    2017-12-06
    .





  40. ^

    http://www.natcen.ac.uk/media/1469605/BSA-religion.pdf. Diakses terlepas 2022-12-5
  41. ^


    a




    b




    “by Country | European Social Survey (ESS)”.
    www.europeansocialsurvey.org
    (dalam bahasa Norwegia). Diakses tanggal
    2017-12-07
    .





  42. ^


    “Five Centuries After Reformation, Catholic-Protestant Divide in Western Europe Has Faded”.
    Pew Research Center’s Religion & Public Life Project
    (n domestik bahasa Inggris). 2022-08-31. Diakses copot
    2017-12-07
    .





  43. ^

    Survei ICM mengenai agama di Britania Raya untuk majalah
    The Guardian
    edisi rontok 23 Desember 2006.

  44. ^

    http://www.secularism.org.uk/2001censusfiguresonreligionludic.html. Diakses tanggal 2022-12-07

  45. ^


    “Religious Affiliation”
    (PDF). 2022 – via British Social Attitudes.





  46. ^


    “British Social Attitudes: Church of England decline has accelerated in past decade”.




  47. ^

    NatCen’s British Social Attitudes survey: Change in religious affiliation among adults in Great Britain

  48. ^


    “Less religious and more ethnically diverse: Census reveals a picture”.
    The Independent
    (internal bahasa Inggris). 2012-12-12. Diakses sungkap
    2017-12-07
    .





  49. ^

    http://www.scotlandscensus.gov.uk/documents/censusresults/release2a/scotland/KS209SCb.pdf. Diakses copot 2022-12-07.

  50. ^

    http://www.scotlandscensus.gov.uk/documents/censusresults/release2a/rel2asbtable7.pdf. Diakses rontok 2022-12-07.

  51. ^


    Agency, Northern Ireland Statistics and Research. “statistics”. Diakses copot
    2017-12-07
    .





  52. ^


    Scottish Government, St Andrew’s House (2005-02-28). “Analysis of Religion in the 2001 Census”. Diakses tanggal
    2017-12-07
    .





  53. ^


    “Faith Survey | Christianity in the UK”.
    faithsurvey.co.uk
    . Diakses tanggal
    2021-07-23
    .




  54. ^


    a




    b




    Sedghi, Ami (2013-05-16). “UK Census: religion by age, ethnicity and country of birth”.
    The Guardian
    (internal bahasa Inggris). ISSN 0261-3077. Diakses sungkap
    2017-12-07
    .





  55. ^


    “2011 Census: Religion, local authorities in England and Wales”
    (xls).
    United Kingdom Census 2022. Office for National Statistics. Diakses tanggal
    07 Desember
    2022
    .





  56. ^


    “10 Muslims who make the UK great”.
    StepFeed
    (dalam bahasa Inggris). 2022-03-23. Diakses tanggal
    2017-12-07
    .





  57. ^


    “Jewish Communities and Records – United Kingdom Database”.
    www.jewishgen.org
    . Diakses tanggal
    2017-12-07
    .





  58. ^

    https://www.bod.org.uk/wp-content/uploads/2014/09/CommunityStatistics2012.pdf Diarsipkan 2022-08-10 di Wayback Machine.. Diakses copot 2022-12-07.

  59. ^


    “Heart of Hinduism: Hinduism in Britain Today”.
    iskconeducationalservices.org
    . Diakses sungkap
    2017-12-07
    .





  60. ^


    Census 2022: National Report for England and Wales, Office for National Statistics, London, TSO, 2003, page 184

  61. ^


    Scotland’s Census 2001: the Registrar-General’s Report to the Scottish Parliament, General Register Office for Scotland, 2003, page 31



Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Agama_di_Britania_Raya

Posted by: soaltugas.net