Al Baqarah Ayat 101 110

walamm

aa

 j

aa

-ahum rasuulun min ‘indiall

aa

hi mu

sh

addiqun lim

aa

 ma’ahum naba

dz

a fariiqun minaalla

dz

iina uutuualkit

aa

ba kit

aa

baall

aa

hi war

aa

-a

zh

uhuurihim ka-annahum l

aa

 ya’lamuuna

[2:101] Dan setelah datang kepada mereka koteng Rasul dari sisi Allah yang membenarkan apa (kitab) nan terserah puas mereka, sebahagian dari sosok-orang nan diberi kitab (Taurat) menabrakkan perahu kitab Tuhan ke birit (punggung)nya, seolah-olah mereka bukan memafhumi (bahwa itu adalah kitab Allah).

waittaba’uu m

aa

 tatluualsysyay

aath

iinu ‘al

aa

 mulki sulaym

aa

na wam

aa

 kafara sulaym

aa

nu wal

aa

kinnaalsysyay

aath

iina kafaruu yu’allimuunaalnn

aa

saalssi

h

ra wam

aa

 unzila ‘al

aa

almalakayni bib

aa

bila h

aa

ruuta wam

aa

ruuta wam

aa

 yu’allim

aa

ni min a

h

adin

h

att

aa

 yaquul

aa

 innam

aa

 na

h

nu fitnatun fal

aa

 takfur fayata’allamuuna minhum

aa

 m

aa

 yufarriquuna bihi baynaalmar-i wazawjihi wam

aa

 hum bi

daa

rriina bihi min a

h

adin ill

aa

 bi-i

dz

niall

aa

hi wayata’allamuuna m

aa

 ya

dh

urruhum wal

aa

yanfa’uhum walaqad ‘alimuu lamani isytar

aa

hu m

aa

 lahu fiial-

aa

khirati min khal

aa

qin walabi/sa m

aa

[2:102] Dan mereka mengikuti apa76 yang dibaca oleh syaitan-syaitan77 lega perian imperium Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman enggak kafir (bukan mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (berbuat sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua bani adam malaikat78 di area Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu jangnalah kamu kafir”. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu barang apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya79. Dan mereka itu (tukang sihir) tidak menjatah mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan pemaafan Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah polah mereka menjual dirinya dengan sihir, seandainya mereka memafhumi.

walaw annahum

aa

manuu waittaqaw lamatsuubatun min ‘indiall

aa

hi khayrun law k

aa

nuu ya’lamuuna

[2:103] Senyatanya seandainya mereka berkeyakinan dan bertakwa, (niscaya mereka akan mendapat pahala), dan sesungguhnya pahala dari sisi Yang mahakuasa adalah lebih baik, jika mereka mengetahui.

y

aa

 ayyuh

aa

alla

dz

iina

aa

manuu l

aa

 taquuluu r

aa

‘in

aa

 waquuluu un

zh

urn

aa

 waisma’uu walilk

aa

firiina ‘a

dzaa

bunaliimun

[2:104] Hai bani adam-manusia yang berkeyakinan, janganlah kamu katakan (kepada Muhammad): “Raa’ina”, sahaja katakanlah: “Unzhurna”, dan “dengarlah”. Dan kerjakan cucu adam-orang yang kufur kesengsaraan yang pedih80.

m

aa

 yawaddualla

dz

iina kafaruu min ahlialkit

aa

bi wal

aa

almusyrikiina an yunazzala ‘alaykum min khayrin min rabbikum waall

aa

hu yakhta

shsh

u bira

h

matihi man yasy

aa

u waall

aa

hu

dz

uualfa

dh

lial’a

zh

iimi

[2:105] Orang-cucu adam kafir dari Pandai Kitab dan individu-khalayak musyrik tiada menginginkan diturunkannya sesuatu kebaikan kepadamu berusul Tuhanmu. Dan Allah menentukan siapa yang dikehendaki-Nya (kerjakan diberi) rahmat-Nya (kenabian); dan Sang pencipta punya karunia yang segara.

m

aa

 nansakh min

aa

yatin aw nunsih

aa

 na/ti bikhayrin minh

aa

 aw mitslih

aa

 duaja ta’lam annaall

aa

ha ‘al

aa

 kulli syay-in qadiirun

[2:106] Ayat mana saja81 nan Kami nasakhkan, maupun Kami jadikan (manusia) tengung-tenging kepadanya, Kami datangkan yang makin baik daripadanya atau yang sebanding dengannya. Tidakkah sira mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?

liwa ta’lam annaall

aa

ha lahu mulkualssam

aa

w

aa

ti waal-ar

dh

i wam

aa

 lakum min duuniall

aa

hi min waliyyin wal

aa

 na

sh

iirin

[2:107] Tiadakah kamu mengetahui bahwa kekaisaran langit dan mayapada adalah nasib baik Halikuljabbar? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun sendiri mukhalis.

am turiiduuna an tas-aluu rasuulakum kam

aa

 su-ila muus

aa

 min qablu waman yatabaddalialkufra bial-iim

aa

ni faqad

dh

alla saw

aa

-aalssabiili

[2:108] Apakah kamu memaui untuk menunangi kepada Rasul ia seperti Bani Israil meminta kepada Musa pada jaman dahulu? Dan barangsiapa nan menggilir iman dengan kekafiran, maka sungguh orang itu telah sesat berusul urut-urutan yang lurus.

wadda katsiirun min tukangalkit

aa

bi law yarudduunakum min ba’di iim

aa

nikum kuff

aa

ran

h

asadan min ‘indi anfusihim min ba’di m

aa

 tabayyana lahumual

h

aqqu fau‘fuu wai

sh

fa

h

uu

h

att

aa

 ya/tiyaall

aa

hu bi-amrihi innaall

aa

ha ‘al

aa

 kulli syay-in qadiirun

[2:109] Sebahagian besar Juru Kitab menginginkan seyogiannya mereka dapat mengembalikan sira kepada kekafiran sesudah kamu beriktikad, karena hasad nan (kulur) berbunga diri mereka sendiri, setelah aktual bagi mereka kebenaran. Maka ma’afkanlah dan biarkanlah mereka, sebatas Allah mendatangkan perintah-Nya82. Selayaknya Sang pencipta Maha Kuasa atas apa sesuatu.

wa-aqiimuual

shsh

al

aa

ta wa

aa

tuualzzak

aa

ta wam

aa

 tuqaddimuu li-anfusikum min khayrin tajiduuhu ‘indaall

aa

hi innaall

aa

ha bim

aa

 ta’maluuna ba

sh

iirun

[2:110] Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa tetapi yang kamu usahakan bagi dirimu, pasti kamu akan mendapat pahala nya sreg sisi Almalik. Sememangnya Alah Maha Melihat segala-apa yang kamu cak bagi.

Source: https://sites.google.com/site/pollingbupatikarawabf/al-qir-an/albaqarah101-110

Posted by: soaltugas.net