Aspek Psikomotor Pembelajaran Matematika Perkalian

2. Mempersentasikan – Mempersentasikan hasil pekerjaan dengan jawaban yang runtut – Kurang runtut internal mempersentasikan hasil pekerjaan – Belum runtut dalam mempersentasikan hasil pekerjaan . 3 2 1 Prosedur Penilaian : � � ℎ = � �ℎ � � � ℎ � � Kabar : Skor 85-100 = A Nilai 70-84 = B Nilai 65-74 = C Nilai 65 = D LAGU “AKU Doyan Berhitung” Jika kau demen hitung sejumlah hore Takdirnya kau suka hitung bilang hore Kalau kau suka hitung ayo kita belajar Kalau kau suka hitung tepuk tangan Kerangka PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS 1 Pertemuan 2 Satuan Pendidikan : SD Wilayah Perumnas Condongcatur Inferior Semester : III 1 Mata Les : Matematika Materi Kiat : Gerakan Hitung Fusi Alokasi Waktu : 3 × 35 menit 2jp

A. Tolok Kompetensi

1. Mengamalkan operasi hitung bilangan sampai tiga angka

B. Kompetensi Radiks

1.4 Melakukan gerakan hitung sintesis

C. Indikator

– Kognitif 1.4.1 Menjelaskan hubungan operasi hitung paduan perkalian dan pembagian 1.4.2 Melakukan operasi hitung paduan perkalian dan pembagian 1.4.3 Menyelesaikan soal cerita nan berkaitan dengan operasi hitung fusi perkalian dan pembagian – Afektif 1.4.4 Percaya diri mengerjakan pertanyaan propaganda hitung campuran perkalian dan pembagian privat kelompok 1.4.5 Teliti dalam menotal operasi hitung campuran pergandaan dan pembagian 1.4.6 Beban jawab berbuat tugas tentang operasi hitung campuran perkalian dan pembagian melalui diskusi kelompok Jiplakan MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI – Psikomotorik 1.4.7 Ketrampilan internal mengoperasikan operasi hitung campuran perkalian dan pembagian dengan menngunakan wahana penataran. 1.4.8 Mempresentasikan hasil pekerjaan operasi hitung campuran pergandaan dan pembagian di depan kelas bawah.

D. Tujuan Penerimaan

– Kognitif 1.4.1.1 Siswa dapat menguraikan kawin operasi hitung campuran multiplikasi dan pembagian melalui sumbang saran kelompok 1.4.2.1 Pesuluh dapat menghitung operasi hitung campuran perbanyakan dan penjatahan minimum 2 dengan sopan melalui diskusi kerumunan. 1.4.3.1 Murid dapat menyelesaikan soal kisahan yang berkaitan dengan kampanye hitung campuran perkalian dan pembagian paling kecil 2 dengan sopan melintasi diskusi kelompok – Afektif 1.4.4.1 Murid dapat bersikap percaya diri pron bila mengerjakan soal operasi hitung paduan pergandaan dan pembagian melalui sawala kelompok. 1.4.5.1 Petatar dapat berpose teliti kerumahtanggaan menghitung aksi hitung campuran perbanyakan dan penjatahan. 1.4.6.1 Siswa dapat bertanggung jawab mengamalkan tugas melangkahi diskusi kelompok. – Psikomotorik 1.4.7.1 Siswa dapat terampil dalam mengoperasikan operasi hitung senyawa perkalian dan pembagian dengan menggunakan media penerimaan 1.4.8.1 Murid dapat mempresentasikan hasil pekerjaan usaha hitung campuran multiplikasi dan pembagian di depan kelas.

E. Materi Penerimaan

Operasi Hitung Campuran pergandaan dan pembagian

F. Metode Pembelajaran

– Model : CTL Contextual Teaching and Learning – Metode : Tanya jawab, diskusi dan pengutusan

G. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan 1 Komponen Kegiatan Alokasi Waktu Pendahuluan Relating

a. Pembuka

– Guru memasuki ruang papan bawah, memberi salam pada siswa, dan meminang kabar petatar “Selamat pagi anak-anak. Bagaimana amanat kalian waktu ini?’ – Master menunangi pelecok satu siswa untuk memimpin takbir – Suhu mengecoh keikhlasan siswa. – Temperatur mengkondisikan suasana inferior dan meminta petatar untuk pun kedalam gerombolan sebelumnya b. Motivasi Guru memberikan spirit kepada para siswa untuk mengajuk pelajaran dengan menyayikan lagu “Ayo kita berlatih”

c. Apersepsi

Siswa diingatkan kembali mengenai materi operasi hitung campuran pada pertemuan sebelumnya d. Orientasi Suhu menyampaikan harapan pembelajaran yang akan dilaksanakan lega periode ini 5 menit

Source: https://text-id.123dok.com/document/wye3e5rrq-penilaian-afektif-aspek-psikomotor.html