Asyiknya Belajar Matematika Kelas 4

Mas Titing Sumarmi Siti Kamsiyati

Asyiknya Belajar

Matematika Untuk SD/Kwetiau Kelas IV

PUSAT PERBUKUAN Departemen Pendidikan Nasional

4

Mas Titing Sumarmi Siti Kamsiyati

i

Jcm””Ekrvc”Rcfc”Fgrctvgogp”Rgpfkfkmcp”Pcukqpcn Fknkpfwpik”Wpfcpi/wpfcpi

Asyiknya Belajar Matematika Untuk Inferior IV SD/MI Penulis

:

Mas Titing Sumarmi Siti Kamsiyati

Editor

:

Sherly Hanawati

Editor ahli

:

Idris Harta

Setting & layout Desain pak Desain Isi

: : :

Arista Widyayanti Mulyanto Windia Irawan

59409 OCU c

OCU”Vkvkpi”Uwoctok Cu{kmp{c”Dgnclct”Ocvgocvkmc”6″ t

4. Negatif lima puluh sembilan ditulis …. a. b. c. d.

59 0 –49 –59

5. –11, –7, –12, 10, 0 Urutan yang benar dari suratan terkecil yakni …. a. b. c. d.

–11, –12, –7, 10, 0 –12, –11, –7, 0, 10 0, 10, –7, –11, –12 –12, –11, 0, –7, 10

6. –6

–5

–4

–3

–2

–1

0

1

2

3

Kalimat matematikanya yakni …. a. –2 – 4 = –2 b. –4 + (–2) = –2 c. –4 + 2 = –2 d. –2 – 4 = –4 7. –7 a. b. c. d.

– 8 = …. –8 –10 –12 –15

112

Asyiknya Belajar Ilmu hitung SD/MI cak bagi Kelas IV

4

5

8. –6

–5

Kalimat a. 7 – b. 7 + c. 7 – d. 7 +

–4

–3

–2

–1

0

1

2

3

4

5

6

matematikanya adalah …. 12 = –5 12 = –5 5 = –12 12 = –5

9. Suhu mega purwa –2o C. Kemudian turun 2 o C. Suhu udara sekarang adalah …. a. b. c. d.

–6 –4 0 4

10. Roni sedang mendaki bukit. Ia mampu pada kebesaran 185 m di atas meres laut. Kemudian ia mendaki lagi sepanjang 125 m. Roni kini berada pada ketinggian …. a. 60 m b. 210 m c. 310 m d. 410 m B. Bagi pertanyaan-cak bertanya berikut dengan bermoral. 1. Hitunglah hasil kampanye berikut. a. 45 + (–6) b. 63 + (–5) c. (–6) + 42 d. (–16) + 4 2. Tentukan hasil operasi berikut. a. 12 – 26 b. –26 – 16 c. 5 – 12 d. 12 – (–8) 3. Gambarkan operasi berikut pada garis bilangan. a. 2 + (–4) = –2 e. (–3) – (–9) = 6 b. 3 + (–4) = –1 f. –6 – (–7) = 1 c. (–2) + (–5) = 7 d. –4 + (–4) = 0 Takdir Bulat

113

7

4. Sebuah kapal selam berada sreg kedalaman 64 m di bawah parasan laut. Kapal tersebut bergerak ke pangkal sejauh 32 m. Berlambak pada keagungan berapakah kapal itu waktu ini? 5. Hitunglah hasil operasi berikut. a. –6 + 5 – 11 b. 11 – (–8) + 6 c. –5 – (–5) + 9 d. 4 – 3 + 5

Refleksi Apa manfaat garis bilangan untuk gerakan qada dan qadar buntar?

114

Asyiknya Belajar Matematika SD/MI bagi Kelas IV

Bab

Rekahan

6

Tujuan Pendedahan 1. Pesuluh bisa mengenal bentuk bongkahan. 2. Siswa dapat menyebutkan dan menuliskan dan bentuk pecahan. 3. Siswa dapat mengurutkan pecahan. 4. Siswa bisa menyederhanakan pecahan. 5. Siswa dapat mengetahui aturan pencacahan pecahan. 6. Pelajar dapat menentukan hasil penjumlahan pecahan dengan penyebut yang setara dan penyebut yang farik. 7. Pesuluh dapat mengetahui aturan pengurangan pecahan. 8. Siswa dapat menentukan hasil pengurangan pecahan dengan penyebut yang sama dan penyebut yang berbeda. 9. Siswa dapat menyelesaikan persuasi sintesis takdir pecahan. 10. Siswa dapat menuntaskan permasalahan yang melibatkan ketentuan rekahan.

Pecahan

115

Peta Konsep

Pengertian rekahan Mengurutkan rekahan

Pecahan

Menyederhanakan retakan

Penyelesaian komplikasi bongkahan

Penjumlahan pecahan Ki pemotongan pecahan Aksi paduan pecahan

Berlimpah memotong kue martabak yang berbentuk gudi. Mula-mula sira memotong menjadi dua bagian sama osean. Kemudian martabak dipotong lagi sehingga menjadi empat bagian. Setiap potong sama lautan. Menurut matematis, adegan-bagian sekelas raksasa tersebut disebut belahan.

116

Asyiknya Belajar Matematika SD/MI untuk Kelas IV

A.

Pengertian Pecahan

1. Takdir belahan Perhatikan pun potongan martabak Rani.

1 2

1

Pecahan yakni bilangan berbentuk

Puas bentuk pecahan

1 4

a , b enggak sebanding dengan 0. b

a dibaca a saban b b

a dan b bilangan bundar. a disebut pembilang. b disebut penyebut. Model: 1 dibaca satu tengah atau secarik. 2 1 dibaca satu perempat atau seperempat. 4 2 dibaca dua pertiga 3

Tuntunan 1 A. Bacalah pecahan berikut. 1.

2 4

3.

1 6

2.

1 12

4.

4 5

Belahan

5.

7 10

117

B. Tulislah bilangan pecahannya. 1. suatu pertujuh 2. tiga persebelas 3. empat pertujuh

4. dua persembilan 5. lima persebelas

2. Konseptual pecahan Perhatikan daerah yang diwarnai pada pola berikut. a.

Banyaknya penggalan adalah 2 Diwarnai 1 berbunga 2. 1 . 2 1 Bagian nan diwarnai adalah . 2

Sendirisendiri adegan merupakan

b.

Banyaknya bagian adalah 3. 1 tiap penggalan adalah . 3 Diwarnai 2 dari 3 bagian. Bagian yang diwarnai adalah

c.

2 . 3

Banyaknya bagian adalah 6. 1 Tiap bagian yakni . 6 Diwarnai 2 bersumber 6 episode. Bagian yang diwarnai yakni

2 . 6

Latihan 2 A. Tulislah bentuk pecahan tiap bagian dan pecahan babak yang diwarnai pada rang berikut. 1.

118

2.

Asyiknya Belajar Ilmu hitung SD/MI bakal Papan bawah IV

3.

5.

4.

B. Gambarlah dan warnailah daerah puas bangun menjemukan yang menunjukkan pecahan berikut. 1.

1 3

6.

1 5

2.

2 3

7.

3 5

3.

1 4

8.

2 6

4.

2 4

9.

5 6

5.

3 4

10.

7 8

B.

Mengurutkan pecahan dengan penyebut yang sama

Bagaimanakah mengurutkan rekahan? Untuk mengurutkan pecahan, penyebutnya harus sama. Perhatikan elus rekahan plong garis qada dan qadar berikut. 1.

0

1

0 2

1 2

Pecahan

2 2

119

Urutan pecahannya adalah: Bujuk pecahan dari nan terkecil: Belai pecahan dari nan terbesar:

0 1 2 , , . 2 2 2 2 1 0 , , . 2 2 2

0

1

2. 0 4

1 4

2 4

Urutan bongkahan bersumber yang terkecil: Sekaan pecahan terbit nan terbesar:

3 4

4 4

0 1 2 3 4 , , , , . 4 4 4 4 4 4 3 2 1 0 , , , , . 4 4 4 4 4

Bagaimana pendirian mengurutkan rekahan tanpa menggunakan garis qada dan qadar? Coba cari, diskusikan dengan temanmu. Berasal urutan di atas kita dapat memperoleh penali: Bagaikan terwalak rekahan dengan penyebut sekufu. Semakin ki akbar pembilangnya semakin besar poin pecahannya. Eksemplar: Urutkanlah kadar pecahan berikut.

1 3 2 6 4 0 5 , , , , , , 6 6 6 6 6 6 6 Jawab: Karena penyebutnya setolok, dan 0 < 1 < 2 < 3 < 4 < 5 < 6. Maka Urutan dari yang terkecil adalah Urutan mulai sejak nan terbesar adalah

0 1 2 3 4 5 6 , , , , , , . 6 6 6 6 6 6 6 6 5 4 3 2 1 0 , , , , , , . 6 6 6 6 6 6 6

Latihan 3 A. Buatlah garis bilangan bagi rekahan dengan penyebut berikut. 1. 2. 3. 4. 5.

3 4 5 6 7

120

6. 7. 8. 9. 10.

8 9 10 11 12

Asyiknya Belajar Matematika SD/Bihun untuk Kelas IV

B. Urutkanlah predestinasi rekahan berikut berpokok yang terkecil. 1.

1 3 2 4 5 , , , , 5 5 5 5 5

2.

1 8 4 7 3 , , , , 8 8 8 8 8

3.

1 8 10 4 5 7 , , , , , 11 11 11 11 11 11

C.

4.

9 13 2 14 1 7 , , , , , 16 16 16 16 16 16

5.

1 8 2 4 5 7 3 , , , , , , 25 25 25 25 25 25 25

Menyederhanakan Belahan

Perhatikan putaran dari distrik yang diarsir berikut.

1 2

2 4

Kedua daerah sreg rajah di atas sama lautan. Ini berguna kedua retakan di atas adalah sama, atau, 2 1 = 4 2 1 2 ialah rangka tercecer dari retakan . Bentuk sederhana dapat 2 4 diperoleh dengan membagi pembilang dan penyebut dengan FPB berbunga pembilang dan penyebut tersebut.

Retakan

2 1 dan . 4 2 FPB dari 2 dan 4 adalah 2, jadi:

Perhatikan pula pecahan

2 4

2:2 4:2

1 2

Rekahan

121

Contoh: 1. Tentukan tulang beragangan sederhana berpunca

12 . 16

Jawab: FPB dari 12 dan 16 yaitu 4. Jadi 12 16

12 : 4 16 : 4

3 4

Jadi, bentuk sederhana mulai sejak 2. Sederhanakan pecahan

12 3 adalah . 16 4

18 . 27

Jawab: FPB berpangkal 18 dan 27 adalah 9. Jadi 18 27

18 : 9 27 : 9

2 3

Tulang beragangan sederhana berbunga

2 18 merupakan . 3 27

Latihan 4 Sederhanakan belahan berikut. 1.

21 42

2.

4 6

3.

40 50

D.

…. ….

4.

12 21

….

5.

120 150

….

….

Penghitungan Retakan

1. Retakan dengan penyebut yang sama 1 1 bagian kue. Kemudian kamu mujur lagi bagian kue. Berapa 2 2 bagian kue didapat Gemuk?

Rani mempunyai

122

Asyiknya Belajar Matematika SD/Mi untuk Kelas IV

Berasal cerita tersebut kita dapat menuliskan: 1 1 + = 1 2 2 Penghitungan tersebut dapat digambarkan seperti berikut.

+

=

1 2

1 2

2 2

Bentuk penjumlahan di atas kita catat: 1 1 1 1 + = 2 2 2

2 2

1

Terbit proses penjumlahan tersebut dapat kita simpulkan sebagai berikut. Penjumlahan pecahan berpenyebut sama, dilakukan dengan menjumlahkan pembilangnya. Contoh: Hitunglah penjumlahan berikut.

1.

3 6  10 10 Jawab:

….

36 10

3 6   10 10

2.

14 13 9   29 29 29 Jawab: 14 13 9   29 29 29

9 10

….

14  13  9 29

Latihan 5 Tentukan hasil pencacahan berikut. 1.

2 3  5 5

….

4.

21 9  34 34

2

4 3  8 8

….

5.

10 12 13   21 21 21

….

3

6 7  15 15

6.

17 24 22   45 45 45

….

….

Pecahan

….

123

36 29

7.

11 9  21 21

8.

19 5  25 25

…. ….

9.

21 17 26   56 56 56

….

10.

25 21 20   98 98 98

….

2. Pecahan dengan penyebut berbeda Perumpamaan terdapat dua rekahan berpenyebut berbeda. Penjumlahan bisa dilakukan sehabis penyebut disamakan. Penyamaan penyebut dilakukan dengan menggunakan KPK kedua penyebut. Perhatikan contoh berikut. Cermin: 1)

1 2  …. 2 3 Jawab:

KPK dari 2 dan 3 adalah 6, kaprikornus, 1 2 …. ….   …. 2 3 6 6 Kerjakan mendapatkan pembilang hijau, untuk propaganda berikut. 6 : 2 × 1 = 3 6 : 3 × 2 = 4 1 2 3 4 7   2 3 6 6 6

2)

5 3  …. 6 8 Jawab: KPK pecah 6 dan 8 yakni 24. Jadi 24 : 6 × 5 = 3 24 : 8 × 3 = 9 5 3  6 8

20 9  24 24

29 24

Latihan 6 Hitunglah enumerasi berikut. 1.

1 1  2 3

….

3.

9 11  10 15

….

2.

2 3  3 5

….

4.

11 13  12 20

….

124

5.

8 12 17   10 15 20

Asyiknya Sparing Matematika SD/Misoa untuk Kelas bawah IV

….

E.

Pengurangan

1. Pecahan dengan penyebut sama 1 Rudi memiliki sebuah naik banding. berpokok buah apel tersebut diberikan kepada Budi. 2 1 Sekarang Rudi hanya memiliki apel. Dalam kampanye hitung, cerita tersebut dapat ditulis: 2 1

Untuk mengetahui mengapa 1 

+

2 2

Karena 1 =

1 2

1 2

1 2

1 , perhatikan gambar berikut. 2

=

1 2

1 2

2 tulangtulangan pengurangan tersebut kita tulis: 2 2 1  2 2

1 2

Seperti sreg penjumlahan, pengurangan rekahan berpenyebut sama dilakukan dengan pengkhitanan pembilangnya. Contoh: Hitunglah penyunatan berikut. 1.

9 4  10 10 Jawab: 9 4  10 10

….

94 10

Belahan

2.

5 10

25 12 7   30 30 30 Jawab: 25 12 7   30 30 30

….

25  12  7 30

6 30

125

Pelajaran 7 Tentukan hasil pengurangan berikut. 1.

5 2  6 6

….

6.

27 19  30 30

2

7 4  8 8

….

7.

25 18 6   33 33 33

….

3

9 7  13 13

….

8.

34 19 9   40 40 40

….

4.

19 12  21 21

….

9.

42 27 13   52 52 52

….

5.

20 15  24 24

….

10.

….

99 54 37   100 100 100

….

2. Pecahan dengan penyebut berbeda Lakukan proses yang sekelas seperti usaha pencacahan. Contoh: 1)

3 2  …. 4 3 Jawab: KPK berpokok 4 dan 3 adalah 12. Bintang sartan

3 2  4 3

2)

9 8  12 12

12 : 4 × 3 = 9 12 : 3 × 2 = 8

1 12

9 3  …. 12 8 Jawab:

KPK terbit 12 dan 8 adalah 24. Bintang sartan

9 3  12 8

126

18 9  24 24

9 24

24 : 12 × 9 = 18 24 : 8 × 3 = 9

Asyiknya Belajar Matematika SD/MI bakal Kelas IV

Latihan 8 Hitunglah ki pemotongan berikut. 1.

1 1  2 3

….

6.

9 11  10 20

….

2.

5 3  6 5

….

7.

10 12  15 20

….

3.

4 2  6 3

….

8.

3 1 3   4 6 8

4.

5 3  7 6

….

9.

6 3 4   7 6 12

5.

12 5  12 8

F.

….

10.

…. ….

15 7 11   20 30 40

….

Operasi Campuran Pecahan

Telah dipelajari bahwa operasi tambah dan abnormal sederajat. Artinya urutan operasi tidak memengaruhi hasilnya. Contoh: Hitunglah 1.

2 1 3   3 2 4 Jawab:

KPK terbit 3, 2, dan 4 adalah 12.

5 3 9   …. 6 4 12 Jawab: KPK berusul 6, 4, dan 12 merupakan 12.

2 1 3   3 2 4

5 3 9   6 4 12

….

8 6 9   12 12 12 869 12 5 12

2.

10 9 9   12 12 12 10  9  9 12 10 12

10 bisa disederhanakan 12 5 menjadi . 6

Bentuk

Belahan

127

Latihan 9 Hitunglah gerakan campuran pecahan berikut. 1.

2 1 2   3 4 5

….

6.

3 2 5   8 7 6

2

4 2 1   5 4 6

….

7.

4 2 3   9 5 15

….

3

5 2 4   8 3 6

….

8.

5 4 1   6 9 12

….

4.

3 2 7   4 5 8

….

9.

7 5 6   12 9 8

….

5.

5 3 2   7 5 14

10.

4 3 6   5 6 15

….

G.

….

….

Pemecahan Kelainan Garis hidup Pecahan

Bagaimanakah pemecahan masalah bilangan retakan? Perhatikan contoh berikut. Cermin: 1. Ayah, Rudi, dan Budi memiliki musykil badan yang berbeda. Ayah memiliki terik awak 3 2 nan paling berat. Sulit fisik Rudi terik fisik ayah. Elusif raga Budi berat 5 5 jasmani ayah. Siapakah yang bertambah rumit, Rudi alias Budi? Jawab: Perhatikan pujuk ganjaran rekahan dengan penyebut 5. 0 1 2 3 4 5 , , , , , 5 5 5 5 5 5 3 2 bertambah berasal . Jadi, Rudi lebih langka ketimbang Budi. 5 5 1 3 2. Ibu membeli kg gula enau. Ia juga membeli kg gula putih. Di rumah tersedia 2 4

Berdasarkan urutan di atas,

4 kg gula batu. Berapa kg beratnya? 6

128

Asyiknya Sparing Ilmu hitung SD/MI buat Kelas IV

Jawab: KPK berbunga 2, 4, dan 6 merupakan 12 1 3 4   2 4 6

6 9 8   12 12 12 698 12 23 12

Kaprikornus, berat semua gula yaitu

23 kg. 12

Pelajaran 10 Selesaikan soal berikut. 3 episode kue kapada Adi. Sisanya diberikan kepada Rona. 4 Siapakah yang membujur bagian kue bertambah banyak?

1. Ibu menerimakan

2 3 tugas kepada Ratna. Galih harus mengerjakan bagian. 6 6 Sisanya tergarap maka dari itu Seruni. Berapa bagian tugas nan dikerjakan Seruni?

2. Seruni memberikan

3. Akuarium di rumah mula-mula terisi penuh. Karena bocor airnya tersisa

2 5

bagian. Berapa penggalan air yang telah keluar? 3 12 7 kg serdak dan kg beras. Selanjutnya ia membeli kg 6 3 8 3 kg beras diberikan kepada pengemis. Berapa kg feses terigu. Kemudian 4 belanjaan bibi?

4. Bibi membeli

1 1 penggalan. Kemudian bagian 3 5 diminum Yana. Berapa bagian sempelah air dalam vas sekarang?

5. Mula-mula jambangan air berisi penuh. Roni menenggak

Pecahan

129

Berpikir Tanggap Ada 9 butir telur ayam dibagikan kepada 3 anak adalah: 1 Andi memperoleh , 6 1 Bakti memperoleh , dan 4 1 Candra memperoleh – 3 Agar semua telur terbagi dalam keadaan utuh, bagaimanakah cara membaginya?

Kegiatan Tunjukkan dengan rang bahwa

1 2 dapat kurang bermula . 2 3

Ikhtisar 1. Predestinasi pecahan ialah bilangan nan berbentuk

a . b

a dibaca a saban b b a dan b ganjaran bulat a disebut pembilang b disebut penyebut. Kredit b tak sepadan dengan 0

2. Kerjakan pecahan berpenyebut sama, semakin besar pembilang semakin besar nilainya. 3. Debirokratisasi belahan dilakukan dengan membagi pembilang dan penyebut FPB dari pembilang dan penyebut tersebut. 4. Penghitungan pecahan berpenyebut setimbang dilakukan dengan menjumlahkan pembilang. 5. Pengurangan rekahan berpenyebut sama dilakukan dengan mengurangkan pembilangnya. 6. Penjumlahan dan pengurangan retakan berpenyebut berbeda disamakah penyebutnya. Perataan penyebut dilakukan dengan memperalat KPK kedua penyebutnya.

130

Asyiknya Belajar Ilmu hitung SD/MI untuk Kelas IV

Evaluasi A. Berilah tanda silang (x) pada aksara a, b, c, alias d di depan jawaban yang etis. 1.

1 10 a. b. c. d.

dibaca …. dasa dibagi 1 sepuluh satu dibagi sepuluh sepersepuluh

2. Catur perlima ditulis …. a.

b.

c.

d.

3 5 4 5 5 4 5 3

3.

Nilai retakan buram di samping adalah …. a.

b.

1

c.

2 1

d.

3

Pecahan

1 4 1 5

131

4.

10 18 12 ,

,

,

9 15 ,

7

,

,

18 18 18 18 18 18

Urutan semenjak yang terkecil pecahan tersebut adalah …. a. b.

12 15 18 ,

,

,

9

,

7 10 ,

18 18 18 18 18 18 9

,

7 10 12 15 18 ,

,

,

,

,

18 18 18 18 18 18 c.

d.

7

,

9

,

10 12 15 18 ,

,

,

18 18 18 18 18 18 18 15 ,

18 18

,

12 10 ,

,

9

,

7

18 18 18 18

5. Bentuk sederhana bongkahan a.

5 12

b.

6 12

c.

7 12 1

d.

8 12

6. Hasil penghitungan

35 merupakan …. 60

6 16 + ialah …. 3 3

a. 22 3 b. 23 3 c. 24 3 d. 25 3

132

Asyiknya Berlatih Ilmu hitung SD/Bihun bikin Kelas IV

7. Hasil pembilangan a. b.

2 7

+

8 3

adalah ….

62 23 62 21 61

c.

23

d.

62 25

8.

5 6

+

3 4



1 2

= ….

10 a.

12 11

b.

12 12

c.

12 13

d.

12

9 3 9. Bibi ke pasar membeli kg biji pelir jeruk. Kemudian membeli kg lici. 4 2 7 Lagi membeli buah mangga. Berat buah Bibi seluruhnya adalah …. 4 21 a. 4

b. c. d.

22 4

23 4 24 4

Bongkahan

133

10. Budi n kepunyaan uang Rp5.000,00. Kemudian

1 4

dari uangnya cak bagi membeli

potlot. Hajat uang Khuluk yaitu …. a. Rp3.750,00 b. Rp2.500,00 c. Rp1.500,00 d. Rp1.250,00 B. Kerjakan tanya-tanya berikut dengan benar. 1. Hitunglah a.

3 5

+

5 3



1

b. 69  13  10 8 6 3

6

2. Berat badan Ida

9

lebih berat daripada jarang bodi Tuti. Berat jasad Tuti

4 Berapakah musykil badan Ida?

3. Tentukan z = x + y, jika x =

4. Berapakah beda bermula

7 2

dan

5

dan y =

2 9 5

31 2

21 7 . 4 2

?

5. Berapakah logo biasa paling terbelakang dari

1 2



4 5

?

Refleksi Operasi tambah dan cacat seimbang. Sebagai terdapat propaganda fusi penjumlahan dan pengurangan. Mana yang kamu kerjakan, enumerasi lampau atau pengurangan?

134

Asyiknya Belajar Ilmu hitung SD/Mihun bagi Kelas bawah IV

kg.

7 Portal

Bilangan Romawi

Tujuan Pembelajaran 1. 2. 3. 4.

Siswa Peserta Petatar Murid

dapat dapat bisa dapat

mengenal ganjaran-bilangan Romawi. menuliskan bilangan Romawi. menuliskan bilangan cacah sebagai takdir Romawi. menuliskan bilangan Romawi perumpamaan bilangan cacah.

Bilangan Romawi

135

Peta Konsep

Bilangan Romawi

Mengenal kadar Romawi

Menyangkal bilangan Romawi ke bilangan cacah

Memungkirkan kodrat cacah ke bilangan Romawi

Penyelesaian masalah kadar Romawi

Ritual pataka pekan ini melanglang tertib. Siswa inferior I dan II berbaris di sisi kidal. Upacara dipimpin oleh siswa wakil kelas IV. Sementara pelajar konsul kelas bawah III mengarak paduan celaan. Bilangan seperti mana I dan IV disebut kodrat Romawi.

136

Asyiknya Belajar Ilmu hitung SD/Misoa kerjakan Kelas IV

A.

Mengenal Bilangan Romawi

1. Mengenal takdir Romawi Lega bilangan cacah terdapat sepuluh nilai. Kredit tersebut adalah 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9. Bilangan yang kian besar merupakan gabungan ponten tersebut. Contoh: 12 merupakan gabungan terbit angka 1 dan 2. 35 yaitu gabungan dari biji 3 dan 5. 470 merupakan gabungan pecah ponten 4, 7, dan 0. I V X L C D M

Skor kerjakan takdir Romawi berbentuk huruf sama dengan berikut ketentuan Romawi untuk 1 bilangan Romawi bikin 5 bilangan Romawi untuk 10 bilangan Romawi untuk 50 takdir Romawi bikin 100 bilangan Romawi untuk 500 bilangan Romawi bikin 1.000

Latihan 1 Tuliskan kadar bawah Romawi berikut. 1. Bilangan dasar 1 2. Kodrat asal 5 3. Kodrat dasar 50

B.

4. Bilangan dasar 100 5. Bilangan dasar 1.000

Menyatakan Bilangan Cacah ke Bilangan Romawi

Penulisan takdir Romawi memperalat penjumlahan atau pengurangan angka pangkal. 1. Penjumlahan. Susunlah bilangan yang sama atau kian mungil di arah kanan. Penjumlahan suratan yang sejajar maksimum tiga kali. Teladan: 2 = 1 + 1 = I + I = II Jadi, lambang qada dan qadar Romawi buat 2 adalah II.

Bilangan Romawi

137

7 = 5 + 1 + 1 = V + I + I = VII Jadi, lambang bilangan Romawi untuk 7 adalah VII. 153 = 100 + 50 + 1 + 1 + 1 = C + L + I + I + I = CLIII Kaprikornus, lambang bilangan Romawi bakal 153 ialah CLIII. 2. Penyunatan sisipkan garis hidup yang lebih kecil di sebelah kiri bilangan utama. Ki pemotongan suratan yang separas hanya dapat suatu bilangan. Contoh: 4 = 5 – 1 = V – I = IV Jadi, qada dan qadar Romawi lakukan 4 yaitu IV. 9 = 10 – 1 = X – 1 = IX Jadi, bilangan Romawi untuk 9 yakni IX. 40 = = = Makara,

50 – 10 L – X XL qada dan qadar Romawi bikin 40 adalah XL.

Latihan 2 A. Tulislah ketentuan Romawi berikut dengan melakukan pembilangan. 1. 2. 3. 4. 5.

6 15 33 62 87

6. 7. 8. 9. 10.

110 150 1.200 1.350 1.383

B. Tulislah bilangan Romawi berikut dengan melakukan pengurangan. 1. 2. 3. 4. 5.

4 9 90 400 900

138

Asyiknya Belajar Matematika SD/Misoa bakal Kelas IV

Cak semau juga bilangan nan melibatkan enumerasi dan pengurangan. Perhatikan teoretis berikut. 14 = 10 + 5 – 1 = X + V – I = XIV Makara, 14 = XIV. 42 = 50 – 10 + 2 = L – X + 1 + 1 = XLII Jadi, 42 = XLII. 674 = 500 + 100 + 50 + 10 + 10 + 5 – 1 = D + C + L + X + X + V – I = DCLXXIV Jadi, 674 = DCLXXIV.

Latihan 3 Ubahlah ke dalam bentuk garis hidup Romawi. 1. 2. 3. 4. 5.

24 98 298 324 457

C.

6. 7. 8. 9. 10.

549 684 946 1.489 3.453

Menyatakan Bilangan Romawi ke Bilangan Cacah

Bilangan Romawi dibentuk bersendikan penjumlahan dan pengurangan. Hal-kejadian yang perlu di ingat adalah 1. skor lebih kecil maupun sama di kanan menunjukkan enumerasi, dan 2. angka lebih kecil di kidal menunjukkan ki pemotongan. Contoh: VIII = V + I + I + I = 5 + 1 + 1 + 1 = 8

XL = L – X = 50 – 10 = 40

Makara, VIII = 8.

Kaprikornus, XL = 40.

Bilangan Romawi

139

CDLXXIV = D – C + L + X + X + V – I = 500 – 100 + 50 + 10 + 10 + 5 – 1 = 474 Makara, CDLXXIV = 474.

Kursus 4 Ubahlah bilangan Romawi berikut ke bilangan cacah. 1. 2. 3. 4. 5.

XXIV = …. LXXXIV = …. LXXIX = …. CCXLVII = …. DCCXLIV = ….

D.

6. 7. 8. 9. 10.

DCCCXVIII = …. CMXXIV = …. MDCCXXIV = …. MMCMXXIX = …. MMMCDXLXIV = ….

Pemecahan Masalah Ganjaran Romawi

1. Operasi hitung bilangan Romawi Seperti pada kodrat cacah, bilangan Romawi dapat dioperasikan. Perhatikan operasi berikut. Hitunglah hasil mulai sejak: 1) VII + XII = …. 2) XLII – XXXVIII = …. Jawab: Jawab: VII + XII = 7 + 12 XLII – XXXVIII = 42 – 38 = 19 = 4 = XIX = IV Jadi, VII + XII = XIX. Jadi, XLII – XXXVIII = IV.

Latihan 5 Hitunglah hasil operasi berikut. 1. 2. 3. 4. 5.

XIX – XIV LXXIV + XLIII CCLXXIV + CCLXVII CMLXXXVI – DCCLXIX MMMCDXXXVIII – MMCCCLXXXIV

140

= = = = =

…. …. …. …. ….

Asyiknya Belajar Matematika SD/MI lakukan Kelas IV

2. Menyelesaikan permasalahan bilangan Romawi Apakah bilangan Romawi digunakan dalam semangat sehari-hari? Bagaimanakah penyelesaian masalah bilangan Romawi? Perhatikan kalimat berikut. Sri Prabu Hamengku Boewono IX akan melantik PNS baru. Apa maksud qada dan qadar IX sreg kalimat di atas? Jawab: Bilangan Romawi IX menunjukkan angka 9. Jadi, Sri Aji Hamengku Boewono merupakan sultan yang ke sembilan.

Latihan 6 Jelaskan maksud penggunaan kadar Romawi berikut. 1. 2. 3. 4. 5.

Juara II pada lomba Agustusan mendapat hadiah. Suasana HUT RI LXII di berbagai distrik berlangsung meriah. Tanding cerdas cermat matematika XII diadakan bulan ini. Presiden RI V merupakan presiden perempuan pertama di Indonesia. Garut meraih gelar jago I kebersihan tingkat Kebangsaan.

Nanang Reaktif

Mengapa bilangan Romawi bukan berkembang? Disebut apakah bilangan 1, 2, 3, dan seterusnya?

Kegiatan Angka puas bilangan Romawi yaitu I, V, X, L, C, D, dan M. Nilainya adalah I =1 X = 10 C = 100 M = 100 V =5 L = 50 D = 500 Carilah laporan, mengapa atau bagaimana ponten tersebut diperoleh. Gunakan internet alias ensiklopedia.

Takdir Romawi

141

Rangkuman 1. Poin kadar Romawi I = 1 C = 100 V = 5 D = 500 X = 10 M = 1.000 L = 50 2. Penjumlahan kadar Romawi disimpan di sebelah kanan. 3. Pengurangan predestinasi Romawi disimpan di arah kiri. 4. Penggunaan suratan Romawi pada suatu kalimat berarti menyatakan usap.

Evaluasi A. Berilah tanda silang (x) pada abc a, b, c, atau d di depan jawaban yang benar. 1.

Lambang bilangan berusul XXIV yakni …. a. b. c. d.

2.

Lambang bilangan Romawi kerjakan angka 29 yaitu …. a. b. c. d.

3.

14 16 24 26

XIX XXI XXVI XXIX

Dani tinggal di Jalan Honggowongso IX No 39. Bilangan kalis untuk angka Romawi tersebut yaitu …. a. b. c. d.

10 9 11 110

142

Asyiknya Belajar Matematika SD/Mihun untuk Kelas IV

4.

Tahun ini jawatan ayah Rita memperingati ulang tahun ke XLVIII. Penulisan takdir ceria yang benar adalah …. a. b. c. d.

5.

Berikut cara penulisan ganjaran Romawi yang keseleo, kecuali …. a. b. c. d.

6.

XIII XII XI X

Predestinasi 36, 27, dan 43 sekiranya di ubah ke dalam bilangan Romawi berturut-turut menjadi …. a. b. c. d.

9.

17 = XVII 48 = XXXXVIII 71 = XLVII 68 = XLVIII

Kemarin Rita membaca buku hingga bab VI. Hari ini Rita menyelesaikan membaca sampai 4 bab. Waktu ini Rita membaca muslihat sampai pintu …. a. b. c. d.

8.

4 = I + I + I + I = IIII 9 = 5 + 4 = VIIII 40 = 10 + 10 + 10 + 10 = XXXX 29 = 10 + 10 + (10 – 1) = XXIX

Penulisan bilangan Romawi nan benar adalah …. a. b. c. d.

7.

68 58 48 38

XLIII, XXXVI, XXVII XXVII, XLIII, XXXVI XXXVI, XXVII, XLIII XXXVI, XLIII, XXVII

17 + 12 = …. a. b. c. d.

XXIX XXX XLVI XLIX

10. Lambang bilangan berbunga XLVI ialah …. a. b. c. d.

44 46 54 56

Takdir Romawi

143

B. Bagi soal-tanya berikut dengan bermartabat. 1. 2. 3. 4.

5.

Manakah yang makin ki akbar, XVI atau XIV? II, V, VII, X, …, …, … Tuliskan 3 bilangan selanjutnya. Xl XXIV XLIII XIX XLI Urutkan kadar Romawi tersebut berpunca yang terbesar. Ibu mempunyai kumpulan beling antik. Gelas ibu dibagi nomor Romawi sesuai urutan membelinya. Kaca ibu nan ke-49 adalah kaca termahal. Tuliskan ganjaran Romawi untuk kaca termahal ibu. Isilah titik-titik dengan bilangan tahir. a. 29 + … = LXVII b. 34 – … = XII

Refleksi Berikan bilang alasan perlunya mempelajari bilangan Romawi.

144

Asyiknya Belajar Matematika SD/MI bagi Kelas IV

Portal

Pulang ingatan Ruang dan Melelapkan

8

Tujuan Pembelajaran 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Siswa Pesuluh Murid Petatar Murid Siswa Murid Murid Siswa

dapat dapat bisa dapat dapat boleh dapat dapat dapat

menyebutkan atom-unsur sadar ruang. menentukan rasam-adat bangun ruang. batik bangun ruang. menentukan kantung kubus. menentukan kantung balok. mengidentifikasi benda-benda yang simetris. menentukan banyaknya simetri pada ingat datar. mengenal sifat-resan pencerminan. menentukan hasil pencerminan.

Bangun Ruang dan Datar

145

Atlas Konsep

Geometri

Sadar membosankan

Pulang ingatan ira

Kubus

Balok

Unsur-unsur

Unsur-unsur

Jala-jala

Kantung

Pencerminan

Bangun simetri

Simetri lipat

Adat-aturan

Kita roh dan kreatif n domestik ruang. Kondominium dan ira kelas yaitu transendental bangun ruang. Banyak ingat urat kayu dibatasi bangun datar. Dinding dan loteng yaitu teladan bangun datar.

146

Asyiknya Belajar Matematika SD/Misoa untuk Kelas IV

A.

Sifat-Sifat Ingat Ruang Tercecer

Bangun-bangun seperti bufet merupakan bangun yang berbentuk balok. Perhatikan tulang beragangan balok berikut. rusuk

R

Q

O

P

sisi N

titik sudut K

M

L

Balok di atas memiliki partikel-molekul seumpama berikut. Nama Rusuk Sisi Titik sudut

Balok KLMN.OPQR KL, LM, MN, NK, OP, PQ, QR, RO, KO, LP, MQ, NR KLMN, OPQR, KLPO, MNRQ, KNRO, LMQP K, L, M, N, Ozon, P, Q, R

Perhatikan pun atom balok di atas. Diskusikan: 1. Berapa banyak rusuk balok? 2. Bagaimana panjang rusuk-rusuknya? 3. Berapa banyak sisi balok? 4. Bagaimana bentuknya? 5. Berapa banyak titik kacamata balok? Sekarang kita dapat menyimpulkan sifat-sifat balok. 1. 2. 3. 4. 5.

Mempunyai 12 rusuk. Rusuk yang setinggi sekelas panjang. Mempunyai 6 jihat. Sisi nan setimbang sama raksasa berbentuk persegi panjang. Punya 8 titik sudut.

Balok yang sisi-sisinya sama panjang disebut kubus.

Bangun Ruang dan Ki boyak

147

Latihan 1 A. 1. 2. 3. 4. 5.

Gambarlah balok PQRS. TUVW. Berapa banyak rusuk lega balok PQRS. TUVW? Sebutkan. Berapa banyak sisi balok PQRS. TUVW. Sebutkan. Berapa banyak titik kacamata balok PQRS. TUVW. Sebutkan. Tuliskan sifat-resan balok PQRS. TUVW.

B. 1. 2. 3. 4. 5.

Gambarlah kardus EFGH. IJKL. Berapa banyak rusuk pada kubus EFGH. IJKL? Sebutkan. Berapa banyak sisi karton EFGH. IJKL? Sebutkan. Berapa banyak titik sudut kubus EFGH. IJKL. Sebutkan. Tuliskan sifat-sifat kardus EFGH. IJKL.

B.

Menentukan Serok-jaring Kubus dan Balok

1. Jejala-jala dus Rampas sebuah boks plano berbentuk kubus. Gunting mengikuti rusuk-rusuknya. Tetapi jangan sampai ada sisi yang terlepas. Terakhir bentangkan di atas permukaan datar. Bentangan jeluang datar ini disebut jaring-jaring kubus. Apakah alhasil ekuivalen dengan buram berikut?

Model Kubus

148

Contoh Jaring-Jaring

Asyiknya Belajar Ilmu hitung SD/Mi bakal Kelas IV

Latihan 2 A. Salin dan guntinglah konseptual jaring-jaring berikut. Manakah yang merupakan jaring-jala kubus? Jelaskan. 1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

B. Gambarlah 4 biji pelir kantung kubus yang enggak.

Bangun Ira dan Ki boyak

149

2. Jala-jala balok

Ambil kotak pasta gigi. Lakukan hal yang sekelas seperti pada karton. Apakah hasilnya sebagaimana gambar berikut?

Model Balok

Paradigma Jaring-Jaring

Pelajaran 3 A. Salin dan guntinglah abstrak jaring-net berikut. Manakah yang ialah jaring-pukat balok? Jelaskan. 1.

150

2.

Asyiknya Berlatih Matematika SD/Kwetiau untuk Kelas bawah IV

3.

4.

5.

B. Gambarlah 4 buah bantau-serok balok yang lain.

C.

Bangun Datar Simetris

1. Bangun yang simetris Kerjakan kegiatan berikut. Ambil selembar kertas catat berbentuk persegi tahapan. Lipat kertas sehingga sepasang tutul segaris berlaga. Apakah kedua bagian kertas sebabat segara? Jika demikian, persegi panjang termasuk benda simetri. Ingat simetris ialah bangun menjemukan. Apabila dilipat, lipatannya saling meliputi ataupun seimbang besarnya. Perhatikan rangka-gambar pulang ingatan datar simetris berikut. Garis kutung-puntung disebut sumbu simetris.

Kaidah melipat

Cara memanipulasi

Bangun Ulas dan Ki boyak

Cara menggelapkan

151

Cara melipat

Cara melipat

Cara melipat

Cara menggelapkan

Cara melipat

Cara melipat

Les 4 A. Berilah tanda — pada bangun yang simetris. 1.

4.

2.

5.

3.

6.

152

Asyiknya Belajar Matematika SD/Laksa buat Kelas IV

7.

9.

8.

10.

B. Berilah tanda X pada benda yang simetris. 1.

4.

2.

5.

3.

6.

Sadar Ulas dan Datar

153

7.

9.

8.

10.

B.

Pencerminan Bangun Datar

Sebelum meninggalkan ke sekolah, kita sering bercermin di depan kaca lakukan apa? Coba bikin kegiatan berikut. 1. Berdirilah 50 cm di depan cermin. 2. Amati jarak gambaran terhadap pola. Apakah sama jaraknya? 3. Amati tinggi badanmu dengan tinggi jasad di cermin. Apakah sama tingginya? 4. Amati samudra badanmu dengan besar badan di cermin. Apakah sama besarnya? 5. Angkat tangan kananmu. Segala apa yang terjadi di cermin? 6. Jabat alat pendengar kananmu. Segala yang terjadi di cermin? Kegiatan tersebut merupakan hasil pencerminan.

154

Asyiknya Belajar Ilmu hitung SD/MI cak bagi Inferior IV

1. 2. 3. 4.

Berikut sifat-adat pada pencerminan. Jarak benda terhadap cermin begitu juga jarak bayangan. Hierarki benda seperti mana tinggi gambaran. Besar benda sebagaimana besar bayangannya. Posisi benda dengan bayangan anti. Rasam-resan tersebut akan ditunjukkan dengan ilustrasi berikut.

Contoh: Misanya kita n kepunyaan trapesium ABCD. cermin

D

C

A

C’

B

Trapesium ABCD

B’

D’

A’

Bayangan trapesium ABCD

Perhatikan gambar pencerminan trapesium ABCD di atas. 1. Jarak trapesium ABCD terhadap kamil. Perhatikan jarak bayangan trapesium A’B’C’D’ terhadap paradigma, jaraknya sama, bukan? 2. Tahapan trapesium ABCD sama dengan tinggi bayangannya. 3. Lautan trapesium ABCD seperti mana besar bayangannya. 4. Posisi trapesium ABCD berlawanan dengan bayangannya.

Siuman Ruang dan Datar

155

Tuntunan 5 A. Gambarkan bayangan benda berikut dan jelaskan sifat-sifatnya. 1.

cermin

2.

cermin

3.

arketipe

156

Asyiknya Berlatih Ilmu hitung SD/Kwetiau untuk Papan bawah IV

4.

cermin

5.

arketipe

B. Cerminkanlah benda berikut ke teoretis Y. Kemudian cerminkan akibatnya ke cermin X. 1.

cermin Y

cermin X

Bangun Ruang dan Melelapkan

157

2.

konseptual Y

cermin X

3.

cermin Y

sempurna X

158

Asyiknya Belajar Matematika SD/Kwetiau kerjakan Kelas IV

4.

kamil Y

cermin X

5.

cermin Y

arketipe X

Berpikir Kritis Apakah kamu perhubungan mendengar istilah dilatasi dan translasi? Coba apakah perbedaannya dengan pencerminan?

Pulang ingatan Urat kayu dan Melelapkan

159

Kegiatan Ambil kotak benda berbentuk kubus maupun balok. Tempel setiap jihat dengan jeluang susuk. Lukis dan warnai setiap sisi. Tunjukkan balasannya sreg gurumu.

Ringkasan

1. Berikut sifat-resan karton: a. Mempunyai 12 rusuk nan selaras panjang. b. Mempunyai 6 sebelah yang berbentuk persegi. c. Memiliki 8 titik sudut. 2. Berikut sifat-sifat balok a. Mempunyai 12 rusuk. b. Rusuk nan sejajar sama jenjang. c. Mempunyai 6 sisi yang berbentuk persegi tingkatan. d. Punya 8 titik kacamata. 3. Kerangka jaring-pukat kubus dan balok Pura kubus

Pura balok

4. Sifat-kebiasaan pencerminan ialah bagaikan berikut. a. Jarak benda terhadap cermin sama tangga dengan jarak ideal ke cerminan. b. Tataran benda sama dengan strata bayangan. c. Osean benda seperti ki akbar bayangan. d. Posisi benda bentrok dengan bayangannya

160

Asyiknya Belajar Matematika SD/Kwetiau lakukan Kelas bawah IV

Evaluasi A. Berilah label silang (x) pada huruf a, b, c, ataupun d di depan jawaban yang benar. 1.

Jarak bayangan ke cermin sederajat dengan jarak …. a. benda ke cermin b. bayangan ke benda

2.

Banyaknya sisi puas balok adalah …. a. 8 b. 6

3.

4.

c. benda aslinya d. ideal

c. 4 d. 2

Jaring-jaring balok yang benar adalah …. a.

c.

b.

d.

Jaring-jala kubus yang benar adalah ….

a.

c.

b.

d.

Bangun Ira dan Membosankan

161

5.

y

A

B

C

Hasil pencerminan yang bersusila yaitu …. a.

C’

B’

B’

d.

C’

A’

A’

B’

C’

Bagian-babak berikut yang n kepunyaan sumbu simetri, kecuali …. a. persegi b. persegi panjang

7.

B’

C’

A’

b.

6.

c.

A’

c. pematang d. jajargenjang

Banyaknya rusuk pada kubus adalah …. a. 11 b. 12

c. 13 d. 14

8.

Banyaknya sisi puas kerangka tersebut merupakan …. a. 4 b. 8 9.

c. 6 d. 12

Tingi benda begitu juga …. a. tinggi bayangan b. jarak cerminan

162

c. raksasa benda d. posisi benda

Asyiknya Belajar Matematika SD/Misoa bikin Kelas IV

10. Kubus mempunyai … titik sudut. a. 18 b. 16

c. 12 d. 8

B. Kerjakan soal-soal berikut dengan bermartabat. 1.

A

D

2. 3. 4. 5.

y

B

C

Buatlah hasil pencerminan bangun di atas. Sebutkan bangun-pulang ingatan yang mempunyai api-api simetri. Apakah sumbu simetri itu? Gambarlah kardus dan sebutkan zarah-unsurnya. Sebutkan sadar-bangun datar yang tidak mempunyai murang simetri.

Refleksi Apakah manfaat mempelajari bangun ruang dan bangun datar? Bagaimana penerapannya n domestik roh sehari-hari?

Ingat Ira dan Menjemukan

163

Tuntunan Ulangan Semester 2 A. Berilah tanda silang (x) lega huruf a, b, c, alias d di depan jawaban yang bermoral. 1. Destruktif tujuh desimal lima ditulis …. a. –57 b. –75

c. –87 d. –95

2. Urutan garis hidup bulat mulai sejak yang terkecil merupakan …. a. –1, –2, 0, 1, 2 b. –2, –1, 0, 2, 1

c. –2, –1, 0, 1, 2 d. 0, 1, 2, –1, –2, –3

3. –26 … –24 Tanda yang tepat lakukan membandingkan suratan tersebut ialah …. a. < c. > b. = d. + 4. Nilai dari –4 + 6 = …. a. –2 b. –3

c. 2 d. 3

5. Nilai dari 10 + (–13) = …. a. –23 b. –3

c. 3 d. 23

6. Nilai berpokok –9 – (–8) = …. a. –17 b. –1

c. 1 d. 17

7. Nilai dari –30 + (–15) – 25 = …. a. –70 b. –50

c. –10 d. 10

8.

1 1 … 3 2

Tanda yang tepat untuk membandingan bilangan tersebut adalah …. a. < c. > b. = d. – 9. Gosokan pecahan berikut dari nan terkecil adalah …. a.

1 1 1 , , 2 3 4

c.

1 1 1 , , 4 3 2

b.

1 1 1 , , 3 2 4

d.

1 1 1 , , 4 2 3

164

Asyiknya Membiasakan Matematika SD/Mi kerjakan Kelas IV

10. Buram sederhana dari retakan

14 adalah …. 24

a.

1 2

c.

2 3

b.

1 3

d.

7 12

11. Hasil dari

1 2  7 7

….

a.

2 7

c.

4 7

b.

3 7

d.

5 7

12. Hasil dari

15 5  25 25

….

a.

1 5

c.

3 5

b.

2 5

d.

5 5

13. Hasil dari

2 3  5 4

….

a.

5 7

c.

5 20

b.

5 9

d.

23 20

14. Hasil dari

3 6 8   5 10 20

….

a.

1 5

c.

3 5

b.

2 5

d.

4 5

Latihan Ulangan Semester 2

165

15. Predestinasi cacah dari ganjaran romawi LXIV merupakan …. a. 54 c. 74 b. 64 d. 84 16. Bilangan romawi 1.241 yakni …. a. MCCXLI b. MCCIXL

c. MCCLCI d. MDCCI

17. Hasil dari IV + VIII adalah …. a. X b. XII

c. XIV d. VVVIIII

18. Jala-jaring kardus yang benar ialah …. a.

c.

b.

d.

19. Bangun ki boyak yang memiliki dua pasang arah bersemuka sama panjang dan memiliki semua sudut yang sama besar yakni …. a. persegi panjang c. paralelogram b. jajargenjang d. layang-layang 20. Pulang ingatan yang tak simetri adalah …. a.

c.

b.

d.

166

Asyiknya Belajar Matematika SD/MI kerjakan Papan bawah IV

B. Lakukan soal-soal berikut. 1. Hitunglah ponten dari –20 + (–32) + 28. 2. Tentukanlah rancangan tercecer terbit

3. Hitunglah ponten dari

54 . 64

5 3 12   . 6 5 15

4. Tulislah bentuk Romawi dari 48, 125, dan 1.452. 5. Tulislah rasam-sifat pencerminan. Berikan contoh gambar pencerminannya. 6. Hitunglah biji berusul 7. 8. 9. 10.

7 3 3   . 8 5 4

Hitunglah nilai berpokok 135 + (–168) – (–40). Berapakah banyaknya sisi sreg bumbung? Gambarlah tiga jaring-jaring karton. Gambarlah hasil pencerminan berbunga ΔABC.

Latihan Ulangan Semester 2

167

Glosarium rimba angka Romawi

: :

balok

:

ingat datar bangun ruang

: :

busur derajat

:

faktor faktor persekutuan FPB garis garis qada dan qadar jajargenjang

: : : : : :

KPK kubus

: :

luas nilai tempat pecahan

: : :

pencerminan pembilang pengurangan

: : :

penjumlahan

:

penyebut rusuk runcitruncit berat satuan kuantitas rincih tingkatan satuan waktu segitiga sama

: : : : : : :

segitiga lancip segitiga sama kaki segitiga sekufu sebelah

: : :

168

bawah angka yang berasal dari zaman Kekaisaran Romawi, begitu juga I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII, IX, X, L bangun ulas tertutup nan terbentuk dari 6 daerah catur persegi pangkat ingat yang dibuat puas permukaan ki boyak satu bangun yang tidak seluruhnya terletak dalam meres perabot pengukur yang memperalat derajat bagaikan rincih suatu bilangan yang membagi habis bilangan lain pusparagam faktor-faktor faktor persekutuan terbesar karangan tingkatan garis yang mencantumkan qada dan qadar-takdir bangun melelapkan segi catur yang sisinya bertatap sejajar dan sama panjang kelipatan persekutuan terkecil prisma siku-siku solo, semua sisinya dibatasi oleh bujur sangkar matra panjang lebarnya bidang (alun-alun, ruangan) wadah suatu biji dalam lambang ketentuan ganjaran nan menggambarkan fragmen berpangkal suatu keseluruhan atau bagian dari himpunan menggambarkan bayangan ideal satu bangun bilangan cacah pada bongkahan persuasi yang dipergunakan buat memperoleh selisih berusul dua kadar operasi yang dipergunakan buat memperoleh besaran dari dua bilangan bilangan sejati pada pecahan etiket ruas garis yang terdapat pada bangun standar atau radiks ukuran musykil barometer atau dasar ukuran besaran standar atau dasar format tangga standar alias dasar dimensi waktu bangun melelapkan yang memiliki tiga sisi tiga kacamata dan tiga buah tutul sudut segitiga yang mempunyai sudut lancip segitiga yang dua sisinya sama panjang segitiga nan riuk satu sudutnya kelukan-belengkokan

Glosarium

segitiga kelukan-siku

:

segitiga tumpul sifat asosiatif kebiasaan distributif

: : :

sifat komutatif sudut

: :

Glosarium

segitiga nan salah satu sudutnya siku-siku sebesar 90° segitiga sama kaki yang memiliki sudut tumpul sifat pengklasifikasian sifat nan menghubungkan manuver pergandaan dan penjumlahan atau pengurangan sifat pergantian bangun yang dibuat maka itu dua garis nan saling memalang di seputar bintik potongnya

169

Daftar Pustaka Activites La Bande A Birgal Des 4 Ans: Belgia: Caramel. Andrew Er. 2001. Improve Your Mathematics Primary Four. Educational Publishing House. Singapore. A.N. Lim. 2004. Mathematics Topical Exercises Primary 4. Success Publications PTE LTD. Singapore. Armstrong, Thomas. 2003. Setiap Anak Cerdas. Jakarta: Gramedia Pustaka Terdahulu. Calvin T. Long. Mathematical Reasoning for Elementary Teachers, Duane W Detempe. Departemen Pendidikan Nasional. 2006. Kurikulum Tingkat Ketengan Pendidikan. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Depdikbud Ditjen Dikti, Fragmen Proyek Peluasan Pendidikan Guru SD. 2004. Pembelajaran Terpadu D-II PGSD dan S2 Pendidikan Pangkal. Jakarta. Depdiknas. Balitbang. 2001. Petunjuk Teknis Pembelajaran Tematis Kelas 1 dan 2. SD dan Mihun. Jakarta. Depdiknas. 2003. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta. Disney’s Ensiklopediku yang Pertama. 2004. Jakarta: Bhineka Surya Pratama. Djamarah, Syaiful Bahri dan Aswan Zain. 2002. Kebijakan Sparing Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta. Leong, A. dan K.S. Tin. Progresive Mathematics for Primary Schools. Singapore: Educational Publications Bunran Pte. Ltd. Marshall, J., dkk. New Curriculum Mathematics for Schools. Hongkong: Longman Group FE Ltd. Ong, P. dan Tan K.Kaki langit. Mathematics – An Enrichment Programme for Primary. Singapore: Pan Fasific Publications Pte. Ltd.

170

Daftar pustaka

Indeks A pangan 81, 82, 89

B balok 147 sadar melelapkan 146 bangun ulas 146 pulang ingatan simetris 151 bilangan bulat 100 – 103, 106, 109 bilangan Romawi 136, 137, 139, 140 busur derajat 55

P bongkahan 116, 119 – 124, 128 pembilang 117, 120, 121, 123, 125 pembulatan 22 – 24 penaksiran 23 ki pemotongan 3 – 5 penyunatan pecahan 125 penjumlahan 3 – 6 penjumlahan rekahan 123 penyebut 117, 120 – 124

R

F faktor 40 – 41 faktor persekutuan 41 – 44 FPB 44 – 45

G garis garis hidup 102 – 108

J jajargenjang 77 – 83, 91, 93 jaring-jala 146, 148 – 150

K berkeliling 86 kelipatan 39 – 40 KPK 38, 43 – 45

L luas 81 – 83, 88 – 90

N kredit tempat 9, 10

O persuasi hitung campuran 21

Indeks

rusuk 147, 148, 160

S satuan berat 64 satuan kuantitas 66, 68, 69 satuan tinggi 62 asongan waktu 57 segitiga 84 – 93 segitiga gonjong 85 segitiga sama kaki 84, 86 segitiga sama sama sisi 84, 86 segitiga sama sembarang 84, 86 segitiga sama kaki siku-tikungan 85, 86 segitiga ketul 85 sifat asosiatif 4 sifat distributif 5 sifat identitas 6, 7 sifat komutatif 3 sisi 147 sudut 51 – 56 ki perspektif ketengan 53 – 54 tali api simetris 151

Lengkung langit runding 24, 25 tataran 81, 88 – 90

171

Trik Jawaban Bab 1 Kursus 1

Latihan 14

A. 2. 40; 4. 154;

1. 1.075; 4. 59.596

B. 3. 210; 5. 1.728

Latihan 25

Kursus 4

1. Rp30.250,00; 4. Rp10.500,00

A. 2. 45 + 0 = 45

Evaluasi

5. 1 × 99 = 99

1. b; 3. d; 5. a; 7. c; 9. b

Latihan 7 A. 1. 6 3 2 6

nilai poin nilai nilai

medan beribu-ribu tempat ratusan tempat puluhan palagan satuan

B. 2. 40.000 + 5.000 + 200 + 10 + 9 4. 200.000 + 10.000 + 8.000 + 300 + 40 + 9

Bab 2 Latihan 1

Latihan 7

A. 1. 4. 9. 15.

1. Ami: 12; Ahmad: 12.

3 = 3, 6, 9, 12, …. 8 = 8, 16, 24, 32, …. 30 = 30, 60, 90, 120, …. 1.000 = 1.000, 2.000, 3.000, ….

Tuntunan 3

Evaluasi 1. b; 3. d; 5. d; 7. b; 9. a

3. 36; 5. 60

172

Kiat Jawaban

Gerbang 3 Latihan 1

Latihan 10

1. titik B; 3. bintik I; 6. titik P; 10. titik Y

1. 8.290 m; 3. 5.655 dm; 9. 210 m

Kursus 5

Evaluasi

1. 7.000 periode = 70 abad 6. 3 milenium = 30 abad 9. 10 windu = 16 lustrum

1. b; 3. b; 5. d; 6. a; 7. b; 9. a

Ki 4 Latihan 1

Tuntunan 6

1. BC = 3, CD = 4; 2. EF = 7, EH = 5 5. ST = 34, TU = 30

A. 4. 1.000 cm2 B. 1. 4 cm2

Pelajaran 5

Latihan 7

A. 1. 30 cm; 2. 30 cm; 8. 30 cm B. 1. 22 cm; 2. 81 cm

1. 276 m2; 2. 225 cm2; 7. 1.120 cm2

Evaluasi A. 1. a; 3. d; 5. b; 7. a; 9. c B. 1. 75 m; 5. 18 cm

Latihan Ulangan Semester 1. c; 3. a; 5. d; 7. d; 8. c; 15. b; 16. d; 17. d.

Pintu 5 Tuntunan 1 A. 1. destruktif 2; 3. negatif empat puluh suatu 6. nol

Cak bimbingan 6 2. –9; 5. –10; 10. –13

Tuntunan 3

Latihan 8

1. –7, –5, –4, –2, –1 2. –21, –18, –17, –15, –12 3. –4, –2, –1, 0, 1, 3

2. –8; 5. 15; 5. 12

Latihan 5

Evaluasi 1. b; 2. a; 4. d; 5. b; 9. b

B. 1. –1; 3. –5; 5. –3

Anak kunci Jawaban

173

Bab 6 Les 1

Latihan 9

A. 1. dua perempat; 3. seperenam; 5. empat perlima

1.

B. 1.

1 ; 3. 4 ; 5. 5 7 7 11

51 15 22 54 ; 3. ; 7. ; 10. 60 24 90 60

Evaluasi

Tuntunan 8

A. 1. d; 3. a; 5. c; 7. b; 9. b; 10. a

1 9 4 29 1. ; 3. 0; 5. ; 7. ; 10. 6 28 60 120

Portal 7 Tutorial 1

Cak bimbingan 3

Les 6

A. 1. I; 3. L; 5. M

1. XXIV

Tutorial 2

1. juara ke-2; 3. kelas bawah 12; 5. juara mula-mula

Les 4

A. 1. VI; 7. CL B. 1. IV; 2. X

1. V

Evaluasi A. 1. c; 3. b; 5. c; 7. d; 9. a B. 1. XVI

Bab 8 Latihan 1

Latihan 4

Evaluasi

A. 2. 12; 3. 6 B. 1. 12; 3. 6

A. 1, 3, 5, 9, 10 B. 1, 3, 4

A. 1. a; 2. b; 3. c; 4. d; 6. a; 9. d B. 2. persegi panjang

Kursus 3 A. 1, 2, 4, 5, 6, 7, 8, 9

Tutorial Ulangan Semester 2 A. 1. b; 3. a; 5. b; 7. a; 9. c; 13. d; 14. b; 16. a; 18. c; 19. a; 20. c. B. 1. –24; 3. 19 30

174

Rahasia Jawaban

Kunci Matematika binar Asyiknya Belajar Matematika disusun bikin kemajuan berlatih anak-anak Indonesia. Setiap bab dalam kunci ini disajikan misal berikut. 1. 2.

Peta Konsep, sakti pokok-taktik materi nan akan dipelajari. Materi, disusun bersendikan Statuta Menteri Pendidikan Kewarganegaraan RI No.22 dan 23 Masa 2006. 3. Latihan, berisi soal-soal kerjakan mencanai kemampuan petatar secara mandiri. 4. Berpikir responsif, melatih kemampuan berpikir pesuluh secara nonblok. 5. Kegiatan, berisi kegiatan bagi melatih kecepatan berpikir dalam-dalam. 6. Rangkuman, mandraguna inti mulai sejak materi yang diberikan lakukan menggampangkan belajar siswa. 7. Evaluasi, berisi tanya-soal yang berkualitas dilengkapi dengan jawaban soal terpilih. 8. Refleksi, berfungsi untuk menguji kemampuan kalian dalam menerima materi pelajaran. 9. Glosarium, kebal daftar introduksi berfaedah beserta artinya. 10. Indeks, ampuh daftar pembukaan terdepan dan halaman munculnya kata tersebut. 11. Latihan ulangan semester 1 dan 2, berisi soal-tanya yang mencakup keseluruhan materi pelajaran, dilengkapi kunci jawaban tersaring.

ISBN : 978-979-068-554-3 (No. jil lengkap) ISBN : 978-979-068-558-1 Buku ini telah dinilai maka dari itu Badan Kriteria Nasional Pendidikan (BSNP) dan telah dinyatakan layak bagaikan pokok wacana pelajaran berdasarkan Kanun Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 9 Tahun 2009 Rontok 12 Februari 2009 tentang Penetapan Kiat Pustaka Pelajaran yang Memenuhi Syarat Kelayakan buat Digunakan dalam Proses Pendedahan.

Harga Eceran Teratas: Rp12.771,-

Source: https://pdfcoffee.com/asyiknya-belajar-matematika-kelas-4-mas-titing-sumarmi-siti-kamsiyati-2009-pdf-free.html