Bagaimana Aturan Permainan Tepuk Nyamuk

       Hmmz..Sepertinya momongan waktu ini lebih suka permainan yang menggunakan peralatan seperti komputer jinjing alias televisi. Biasanya kita sebut game dibandingkan permainan klasik begitu juga dampu bulan, tepok nyamuk dll. Semakin majunya tekhnologi Semakin memudarnya permaianan klasik ini. Tapi lain sedikit adik-adik kita sekarang nan masih memainkan permainan klasik ini walaupun kenyataannya Jakarta saat ini sudah sempit, bekas berperan pun sudah tidak ada. Terbukti anak-anak dirumah gw masih ko mereka berperan permaianan klasik sungguhpun tempat sempit dan camar diomelin ibu-ibu karena berisik dan menganggu pengguna jalan.

          Tapi mereka tetap enjoy, senyum dan ketawa riang yang merias mereka seolah tempat yang sempit dan repetan itu bukan ada artinya. Ternyata banyak keuntungan juga loh dalam Permainan klasik sepert ini karena permainan klasik harus dimainkan kian pecah suatu orang. Semakin banyak insan tambah ramai permainannya, dari sini kita bisa melihat mereka berinteraksi suatu selevel tak, dari segi ekonomis jelas permainan klasik silam murah. Bisa dikatakan enggak perlu mengeluarkan uang sepeserpun. Badan kita  pun tekun bergerak, secara tidak langsung kita berolahraga.

Kata sandang ini gw bikin hanya untuk intermezo atau flash back sreg hari kecil  gw dan permainan klasik pun n kepunyaan nilai-ponten luhur yang terkadung dalam permaianan tersebut.



Permainan Rapuh Nyamuk anopeles

Permainan periode kecil gw yang satu ini menurut gw sangat ki menenangkan amarah dan mudah dimainkan. Tepok nyamuk adalah permaianan nan berasal dari betawi/Jakarta. Permainan repas nyamuk memerlukan palagan yang luas. Total pemain n domestik permainan tepok nyamuk paling rendah tiga makhluk. Sebelum permainan dimulai lebih-lebih dahulu dilakukan undian dengan cara hompimpa.

Aturan permaianan repas nyamuk malaria :

1. Apabila nyamuknya terkena tepokan, kamu mengaplus menjadi penjaga

2. Nyamuk dikatakan menjuarai jika berbuntut melewati penjaga tanpa tersentuh

3. Pemain yang lolos menerobos gerbang mengirik membelakangi penjaga

pemain nan dinyatakan unggul adalah anak bangsawan nan berhasil menerobos penjaga dan tidak tersentuh. Penjaga saat menepok nyamuk tidak boleh menoleh kebelakang. Nyamuk yang berbuah ditepok penjaga menjadi penjaga.

nilai-poin mulia yang terkandung  dalam permaianan tepok nyamuk :

1. Kebersamaan

2. Kerukunan

3. Saling menghargai




Mengenal Permainan Dampu Rembulan



Masih ingetkah kita dengan permainan nan satu ini ? Permainan dampu bulan berasal dari daerah Betawi, ialah negeri Jakarta Pusat. Permainan ini bisa dilakukan ditempat yang adv minim, seperti halaman rumah, pelataran sekolah, dan lingkungan rumah. Jumlah pemainan dampu bulan minimal kurang 2 basyar, tapi kebanyakan 3 orang sampai 5 orang.

Arena permainan dampu bulan berbentuk kotak-boks. Alat yang digunakan konkret batu pipih. Setiap pemain memiliki latmain yang disebut gacoan. Bikin menentukan urutan prmainan dilakukan dengan cara hompipa. Jika pemain dilakukan hanya dua orang dilakukan suten.

Pemain yang dinyatakan gugur apabila :

1. Tiba garis arena

2. Gacoan nan dilempar runtuh diluar boks yang dituju

3. Saat bejingkat, suku yang diangkat menyentuh tanah

4. kaki berangkat medalion oponen

Nilai-nilai luhur yang terkandung kerumahtanggaan permainan dampu bulan :

1. Keterampilan

2. Keuletan/ kegigihan

3. Keterbukaan

4. Sportivitas

Kadang kala terbesit pertanyaan diotak gw, “Segala apa kelak momongan gw kelak masih bisa menikmati permainan klasik ini yah?,” ya..semoga permainan ini tak akan pudar kendatipun arena bermaian mutakadim menginjak lenyap dengan bangunan-bangunan gencar 🙂 Ayoo.. kawan lestarikan permainan klasik yang semakin tenggelam akibat perkembangan tekhnologi..kalo bukan kita mungkin lagi ??

* tetap mengajak dan memperkenalkan permainan klasik puas adik-adik kita.

I Hope…

*Tunggu selanjutnya yah p versus tulisan gw yang masih membahas adapun permainan klasik ^^ oce..oce..oce

C_U

Source: http://sariyanah-myworld.blogspot.com/2011/04/intermezo-permainan-klasik.html

Posted by: soaltugas.net