Bagaimana Cara Mengatasi Pelajaran Matematika Yang Menjadi Momok Bagi Anak-anak

Surabaya – Pelajaran Ilmu hitung menjadi salah satu momok kerjakan anak, lantaran pembelajarannya ki boyak dan dianggap sukar.

Dosen Matematika Prodi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Sri Hartatik, S.Si., M.Pd. memiliki prinsip semoga anak gemar dengan latihan Matematika.

Menurut Sri Hartatik, banyak anak yang lain suka dengan matematika karena memang menjadi mata latihan yang musykil kerjakan dikerjakan. Sementara secara tidak langsung matematika lampau dibutuhkan privat kehidupan sehari-hari. “Bintang sartan banyak anak tak doyan untuk berhitung karena kesulitan bikin hitung-hitungan,” ungkapnya, Rabu (26/5).

Wanita yang dempang disapa Tatik memiliki uang pelicin semoga anak senang dengan tuntunan Ilmu hitung. Anju permulaan dengan memberikan motivasi serta pemahaman bahwa matematika itu menghibur dan mudah. “Dengan memberikan senawat ini mewujudkan anak perlahan mulai menaksir pelajaran matematika,” kilauan Tatik.

Awalan kedua, menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan. Langkah ketiga, dengan memberikan penjelasan yang tercecer dan mudah dipahami.

Langkah keempat menggunakan metode, media dan strategi pembelajaran yang menyenangkan sebagaimana metode permainan matematika, teka teki matematika, dan narasi cerita ilmu hitung yang menyentak, menantang dan tidak kaku.

Langkah kelima, mengikutsertakan siswa secara langsung dalam pembelajaran. Sedangkan, ancang keenam dengan memadukan matematika dengan dunia nyata.

Persiapan ketujuh dengan memberikan sedikit candaan dan kejenakaan sehingga suasana pengajian pengkajian bertambah santai. Langkah kedelapan, sering melakukan evaluasi terhadap cara mengajar guru.

Dengan pendirian ini, maka anak asuh mulai senang dengan pelajaran matematika. “Harus diterapkan kerjakan mengajarkan ke anak agar senang Matematika,” ucap Tatik. (sar humas)

Source: https://unusa.ac.id/2021/05/26/delapan-langkah-agar-siswa-senang-belajar-matematika/