Bahan Ajar Cetak Pemecahan Masalah Matematika

Pengembangan Bulan-bulanan Ajar Matematika Berbasis Masalah Menumpu pada Kemampuan Pemecahan Ki aib Matematis dan Performa Belajar Matematika

Abstract

Penelitian ini bertujuan cak bagi menghasilkan bahan ajar matematika berbasis ki kesulitan yang berorientasi pada kemampuan pemecahan masalah matematis dan kinerja membiasakan matematika, yang valid, praktis, dan efektif, pada materi dok VIII SMP. Penyelidikan ini merupakan penelitian peluasan. Model pengembangan yang dikembangkan diadaptasi dari kamil peluasan ADDIE. Tahap-tahap yang dilakukan menghampari: tahap kajian, tahap perencanaan, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. Instrumen penyelidikan yang digunakan adalah lembar konfirmasi, lembar penilaian suhu, lembar penilaian murid, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes kemampuan pemecahan komplikasi matematis, dan konfirmasi prestasi belajar ilmu hitung. Hasil pembuktian menunjukkan bahwa buku panduan guru nan dan buku siswa yang dikembangkan berbenda dalam kategori sangat baik dan baik. Hasil uji coba menunjukkan bahwa buku panduan guru dan buku siswa fertil dalam kategori baik. Hasil uji coba berdasarkan tes kemampuan pemecahan komplikasi dan prestasi berlatih matematika mencapai hasil masing-masing 72% dan 75% serta menunjukkan bahwa buku panduan guru dan buku siswa gemuk n domestik kategori baik. Sehingga, disimpulkan bahwa bahan jaga matematika berbasis keburukan yang dikembangkan memiliki kualitas nan valid, praktis, dan efektif ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah matematis dan pengejawantahan belajar matematika pelajar.

Developing Problem-Based Mathematics Instructional Materials Oriented to Students’ Mathematics Komplikasi Solving Skill And Mathematics Achievement

Abstract

This research aimed to produce a problem-based mathematics instructional materials oriented to students’ mathematics problem solving skill and achievement, which is bonafide, practical, and effective, on the topic of circle for VIII grade students of  junior high school. This developmental research used ADDIE developmental model, including analysis, design, development, implementation, and evaluation step. The instrument used in this research were validation sheet, teacher assessment sheet, student assessment sheet, teaching  observation sheet, test of students’ mathematics problem solving skill and achievement. This research produces problem-based mathematics instructional materials consisting teacher guide book and student book. The result of the validation shows that the teacher guide book and student book was very good and good. The result of the try out indicated that teacher guide book and student book were good. The result of the try out based on students’ mathematics ki kesulitan solving skill and mathematics achievement reached 72% and 75%, showed that the teacher guide book and student book were good. It can conclude that a problem-based mathematics instructional materials was valid, practical, and effective oriented to students’ mathematics problem solving skill and achievement.

Keywords: mathematics instructional materials based on kebobrokan,mathematics problem solving skiil, mathematics students achievement

Keywords

bahan ajar matematika berbasis masalah, kemampuan pemecahan komplikasi matematis, prestasi belajar matematika

References

Arends, R. I. (2012). Learning to teach (9th ed). New York: Mc Graw-Hill Companies. Inc. Bell, F. H. (1978). Teaching and learning mathematics (in secondary schools). Dubuque: Wm C. Brown Company Publishers. Depdiknas. (2008). Panduan peluasan bahan ajar. Diambil sreg tanggal 8 Agustus 2022, berusul http://reasearc-hengines.com/cristiana6-04.html. Farhan, M., & Retnawati, H. (2014). Ke¬bilyet¬-tifan PBL dan IBL di¬tinjau berusul prestasi be¬lajar, ke¬mampuan repre-sen¬¬tasi ma¬te¬¬matis, dan mo¬tivasi membiasakan. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 1(2), 227-240. Husnidar, Ikhsan, M., & Rizal, S. (2014). Penerapan model pembe¬lajaran berba¬sis masa¬lah lakukan mening¬katkan ke¬mam¬¬puan berpikir kri¬tis dan disposisi mate¬matis siswa. Jurnal Didaktik Matematika, 1(1), 71-82. Ibrahim. (2011). Pengembangan bahan tuntun matematika se¬kolah berbasis masalah ter¬buka kerjakan memfasilitasi pen-capaian kemampuan ber¬pikir kritis dan kreatif mate¬matis siswa. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika. 122-132. Kodariyati, L., & Astuti B. (2016). Penga¬ruh sempurna PBL ter¬hadap ke¬mampuan ko-muni¬kasi dan separasi ma¬salah mate¬matika siswa inferior V SD. Harian Prima Edukasia, 4(1), 93-106. Mendikbud. (2014). Peraturan Menteri Pena-didikan dan Kebudayaan Nomor 58 Musim 2022 tentang Kurikulum SMP. Mullis, Ina. V.S., Martin, M. Ozon., & Foy, P.. (2008). TIMSS 2007 International mathematics report: finding from IEA’s trends in inter¬national mathematics and science study at the fourt and eight grades. Amsterdam: TIMSS & PIRLS International Study Center Lynch School of Education. Mullis, Ina. V.S., Martin, M. O., Foy, P., & Arora, A. (2012). Trends in interna-tional mathematics and science study TIMSS. TIMSS 2022 International result in mathematics. Amsterdam: TIMSS & PIRLS International Study Center Lynch School of Education. Nieveen, N., McKenney, S., & van den Akker. (2006). Educational design research internal Educational design research. New York: Routledge. Nu’man, M. (2015). Peluasan bahan tuntun geometri trans¬formasi bersendikan ki kesulitan based-learning untuk mem¬fasilitasi kemam¬puan ko¬-mu¬¬nikasi matematis maha¬siswa pendidikan mate¬matika uin sunan kalijaga. Prosiding seminar kebangsaan matematika dan pendidikan ilmu hitung (pp. 345-354). Surakarta: UMS Press. Nuranisa, R. A. (2014). Pengem¬bangan bulan-bulanan ajar berbasis ma¬salah melalui metode group pengkajian buat memfa¬silitasi pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan keburukan matematika. Skripsi sarjana, tidak diterbitkan, UIN Sultan Kalijaga, Yogyakarta. Nurina, H., & Widjajanti, D. B. (2015). Keefektifan pbl ditinjau dari ke¬mam-puan berpikir kritis dan kreatif mate-matis, serta self-esteem petatar SMP. Jurnal Riset Pendidikan Matemtika, 1(1), 48-57. OECD. (2010). PISA 2009 RESULT: What student know and can do student performance in reading, mathematics, and science (Debit 1). Diambil plong tanggal 8 Agustus 2022, dari http://www.oecd.org/pisa/pisaproducts /48852548.pdf. Mendikbud. (2014). Peraturan Menteri Pen-didikan dan Kebudayaan Nomor 58 Hari 2022 tentang Kurikulum SMP. Rahmawati, U., & Suryanto, S. (2014). Pengembangan teoretis pembe¬lajaran matematika berbasis ma¬salah untuk siswa SMP. Kronik Riset Pendidikan Matematika, 1(1), 88-97. Arwah, Kyeong Ha. (2003). Problem based learning in mathematics (pp.1-7): ERIC Digest. Sugiman, Yaya, S.K. & Sabandar, J. (2009). Pemecahan masalah mate¬matik dalam matematika realistik. Makalah Pendi-dikan Matematika (pp.1-8). Yogyakarta: UNY Press. Yanto, P., & Utari, S. (2007). Mengem-bangkan kemam¬puan pena¬laran dan ko¬neksi mate¬matik siswa sma melalui pembela¬jaran berbasis ma¬¬¬¬¬¬sa¬lah. Educationist, 1(2), 116-123. Widoyoko, E.P. (2009). Evaluasi program penataran. Yogyakarta: Referensi Murid

=============================================================================================================================================================

Source: https://journal.uny.ac.id/index.php/jpms/article/view/16690