Bahan Ajar Kurikulum 2013 Smp Matematika 2017


  • Fitriani Nur


    Jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Institut Islam Negeri Alauddin Makassar



    (ID)

Abstract

Penelitian ini bermaksud bagi menghasilkan bahan asuh matematika kelas VIII SMP berlandaskan sempurna pembelajaran Kolb-Knisley berbantuan
geogebra
untuk meningkatkan
higher-order thinking skill
dan penghormatan siswa papan bawah VIII SMP dengan menunggangi bahan ajar ilmu hitung berdasarkan teladan pembelajaran Kolb-Knisley. Hasil pengkajian dan peluasan menunjukkan bahwa bahan bimbing Kolb-Knisley yang dihasilkan dapat dijadikan sebagai salah satu media pembelajaran, berdasarkan penilaian bersumber validator diketahui bahwa secara keseluruhan bahwa bahan jaga ini tergolong dalam kategori terlampau baik dengan persentase sebesar 88,33%, berdasarkan uji coba kelompok kecil
higher order thinking skill
pesuluh setelah menggunakan incaran pelihara Kolb-Knisley meningkat dengan persentase ketuntasan sebesar 100%, beradasarkan uji coba kelompok kecil dapat diketahui bahwa biasanya apresiasi siswa terhadap matematika sebelum menggunakan dagangan yang dikembangkan sebesar 73,66 dan kreatif sreg kategori madya. Sementara itu apresiasi murid terhadap matematika setelah menggunakan produk yang dikembangkan sebesar 103,60 dan congah pada kategori adv amat tingkatan. Berlandaskan hasil jajak pendapat respon siswa terhadap bahan ajar Kolb-Knisley diperoleh persentase sebesar 95%. Secara keseluruhan, korban ajar Kolb-Knisley yang telah dikembangkan oleh pengembang diketahui suntuk baik.

Downloads

Download data is titinada yet available.

References

Ahmadi, I. K., dkk. (2011). Strategi pembelajaran sekolah terpadu. Jakarta: PT. Performa Pustakaraya.

Amalia, R. (2013). Penerapan acuan pendedahan pembuktian untuk meningkatkan kemampuan nanang matematis tingkat tinggi siswa SMA. Skripsi. Perserikatan Pendidikan Indonesia, Bandung.

An, S., Kulm, G., & Wu, Z. 2004. The pedagogical content knowledge of middle school. Mathematics teachers in China and the U.S. Journal of Mathematics Teacher Education, 7, 145-172.

Barret, Tepi langit. 2007. Teaching toward appreciation. Kerumahtanggaan L. Bresler (Eds.), International Handbook of Research of Arts Education (pp. 639-654). New York, NY: Springer.

Kementerian Pendidikan Nasional. 2007. Qanun menteri pendidikan nasional Republik Indonesia No. 41 Tahun 2007 akan halnya patokan proses bikin satuan pendidikan dasar dan madya. Terhidang puas: http://www.bsnp-indonesia.org/standards-proses.php.

Heong, Y. M., Othman, W. D., Yunos, M. J., Kiong, Kaki langit.T., Hassan, R., & Mohamad, M. M. (2011). The level of marzano higher order thinking skills among technical education students. International Journal of Social and Humanity, Vol. 1, No. 2, July 2022, 121-125.

Hohenwarter, M ., & Fuchs, K. (2004). Combination of dynamic geometry, algebra, and calculus in the software system geogebra. Cawis di http://www.geogebra.org.

Knisley, J. (2003). A Four-Stage Model of Mathematical Learning. N domestik Mathematics Educator [Online], Vol 12 (1) 10 halaman. Tersedia: http//Wilson Coe.uga.edu/DEPT/TME/Issues/ v12n1/ 3knisley. HTML.

Majid, A. (2009). Perencanaan pembelajaran. Bandung: PT. Cukup umur Rosdakarya.

Wijaya, A. (2012). Pendidikan matematika realistik suatu alternatif pendekatan pembelajaran matematika. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Source: https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/Mapan/article/view/2853