Bahan Ajar Matematika Kelas X1 Ioa Kurikulum 13

Matematika Operasi HITUNG PECAHAN
Pencacahan DAN Penyunatan Rekahan

Papan bawah 5

Penulis
AHMAD ROHADI, S.Pd

Kata sambutan

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Sang pencipta Yang Maha Kuasa.
Karena atas berkah, karunia, dan karuniaNya, penulis boleh penyusun bahan
asuh Matematika Kelas bawah 5 SD dengan materi Enumerasi Belahan dengan
Penyebut Berbeda ini dapat diselesaikan.

Dalam modul ini disajikan materi latihan Usaha Hitung Pecahan
khususnya enumerasi bongkahan dengan penyebut berbeda, nan disertai
dengan contoh spirit nyata dan dibuat semenarik mungkin untuk
mempermudah n domestik mencerna materi yang sedang dipelajari. Mangsa bimbing ini
pun dilengkapii dengan contoh tanya dan tugas-tugas latihan. Sesuai dengan
pamrih pendedahan matematika, peserta ajar diharapkan bisa memaklumi
konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antar konsep dan
mengaplikasikannya cak bagi memecahkan suatu penyakit. Pesuluh didik kembali
diharapkan rani menggunakan penalaran, mengkomunikasikan gagasan
dengan berbagai perangkat matematika, serta memiliki sikap menghargai
matematika dalam spirit.

Mulut terima rahmat pencatat sampaikan kepada pihak-pihak yang
mutakadim mendukung, memberi dukungan, serta saran dalam penyusunan bahan ajar
ini. Penulis Mencatat bahwa modul ini masih terdapat banyak kehabisan.
Oleh karena itu, penyalin sangat mengharapkan kritik dan saran dari beraneka ragam
pihak, untuk reformasi dan penyempurnaan mangsa ajar ini ini. Akhir kata,
Osean harapan katib kiranya materi ajar ini dapat berarti bagi semua
pihak khususnya bagi para pendidik dan mudah- mudahan dapat memberikan
yang terbaik bagi kemajuan pendidikan kedepannya. Sekian dan terima rahmat

Mojokerto, 3 Oktober 2022

Penulis

DAFTAR ISI

Kata PENGANTAR ……………………………………………………………………………………..i
DAFTAR ISI ………………………………………………………………………………………………….. ii
A. PENDAHULUAN ………………………………………………………………………………………..1

1. Deskripsi Pendek …………………………………………………………………………………….1
2. Capaian Penataran ……………………………………………………………………………. 2
B. URAIAN MATERI ……………………………………………………………………………………..3
1. Pembilangan Bongkahan …………………………………………………………………………….. 3
2. Tugas Terstruktur …………………………………………………………………………………… 5
3. Forum Diskusi………………………………………………………………………………………….5
C. Penutup ………………………………………………………………………………………………….. 6
1. Rangkuman …………………………………………………………………………………………….. 6
2. Verifikasi Formatif……………………………………………………………………………………………. 6
DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………………………………….8
Pokok Jawaban ………………………………………………………………………………………………. 9
Standar Penilaian Tes Formatif……………………………………………………………………….. 9

A Pendahuluan

Deskripsi singkat

Ibu Rita mempunyai suatu buah pizza utuh, habis Ibu Rita akan membagikan
pizza tersebut pada 5 makhluk anggota keluarganya. Ibu Rita membagi pizza tersebut
menjadi 6 episode setimbang besar. Berapa bagiankah nan dimiliki Ibu Rita dan 5 orang
anggota keluarga nan lainnya? Ibu Rita memiliki 1/6 babak dari keseluruhan
pizza, begitupun 5 anggota anak bini lainnya. 1/6 atau dibaca 1 per 6 merupakan
bilangan belahan. Apakah anda tahu apa itu bilangan rekahan? Apa tujuan dari
ponten 1 dan 6? Kerjakan mempelajari lebih lanjut mari kita sama-sama belajar
mengenaipecahan.

Pecahan adalah satu garis hidup nan terdiri berpokok pembilang dan penyebut.
Pembilang ialah bagian yang dimiliki sedangkan penyebut adalah keseluruhan
bagian. Coba perhatikan gambar di pangkal ini! Berapakah bagian yang diarsir?

Materi ajar ini dilengkapi dengan tes formatif dengan daya jawaban dan pembahasan kaya
sreg akhir materi ajar ini. Tes formatif diberikan di akhir materi asuh ini sebagai bagan evaluasi
pemahaman pelajar didik terhadap materi ajar ini. modul ini terdiri atas (a) capaian pembelajaran, (b)
aktivitas pembelajaran yakni memahami materi ajar, dan (c) evaluasi. Harapan penataran menjadi
bahan pencaplokan kompetensi yang dituju dalam berlatih. Aktivitas pendedahan berwujud aktivitas-
aktivitas yang akan peserta ajar bikin hendaknya memperoleh pengalaman- pengalaman belajar nan
berharga dalam mencapai capaian penataran. Evaluasi berupa pembuktian formatif ialah proses
penentuan kesesuaian antara proses dan hasil belajar dengan tujuan pembelajaran. Internal keadaan ini,
evaluasi berniat untuk menyerahkan latihan sekaligus mengukur tingkat ketercapaian kompetensi
yang peserta didik peroleh sesuai dengan intensi pendedahan yang telah ditetapkan pada putaran
awal materi tuntun ini. Selamat belajar, jaga kesehatan, dan konsisten kehidupan!

Capaian Pembelajaran

Adapun kompetensi sumber akar dan indikator pembelajaran sreg bahan ajar ini merupakan sebagai
berikut.

Kompetensi Dasar Indeks Pencapaian Kompetensi
3.1. Menjelaskan dan
3.1.1.Menyelesaikan penyakit yang berkaitan dengan
melakukan penjumlahan rekahan dengan penyebut yang
penjumlahan dan berlainan (C4)
pengurangan dua
bongkahan dengan 4.1.1. Melalui soal cerita peserta dapat menjumlahkan
penyebut yang pecahan dengan penyebut berbeda (C5)
berbeda. .
4.1. Tanggulang
masalah yang
berkaitan dengan
penghitungan dan
ki pemotongan dua
pecahan dengan
penyebut nan
berbeda.

Sesudah mempelajari materi ini pelajar tuntun diharapkan mampu menjelaskan
pencacahan pecahan dengan penyebut berlainan, bisa menuntaskan keburukan yang berkaitan
dengan penjumlahan rekahan dengan penyebut farik.

B Uraian Materi

Penjumlahan Pecahan

INGATLAH!

Puas penjumlahan bongkahan formal, kalau penyebutnya sama maka
pembilangnya bersama-sama dijumlahkan. Perhatikan contoh di
bawah ini!

+=

Pada pembilangan pecahan yang punya penyebut yang farik
maka lebih lagi tinggal harus menyesuaikan penyebutnya, karena jika
penyebutnya berbeda maka retakan tersebut tidak dapat dijumlahkan.
Perhatikan model di pangkal ini!

Contoh

1 2 ……
3+ 4=
1 2 ……+ …… ……
3+ 4= 12 …… 12

=
12

Langkah pertama adalah menyetarafkan penyebutnya dengan mengejar KPK dari kedua
penyebutnya, seperti contoh di atas KPK pecah 3 dan 4 merupakan 12.

1 2 1 4 = 4 2 3 = 6 … …
3 + 4 = 3 4 = 12 + 4 3 = 12 = 12

Langkah kedua yaitu selepas menyamakan penyebutnya maka pembilangnya juga harus
diubah, sesuai dengan konsep pecahan senilai takdirnya penyebutnya dikali x maka pembilangnya
juga dikali x. Seperti model di atas.

12
4 6 10

3 + 4 = 12 + 12 = 12

Langkah ketiga adalah selepas penyebutnya disamakan dan pembilangnya sudah lalu
diubah maka kedua pecahan tersebut boleh dijumlahkan.

Puas enumerasi pecahan normal dan ketentuan bulat, proses

penyelesaiannya berbeda. Perhatikan contoh di bawah ini!

1
2+ 2=
Kalau pencacahan pecahan dengan kadar bulat, maka terlebih

adv amat ubahlah bilangan bulat menjadi rekahan yang penyebutnya

sebanding dengan belahan nan ada di depannya dan jika pembilang

dibagi penyebut maka hasilnya qada dan qadar bulat itu sendiri.

INGATLAH! 1
2+ 2=

2=4

2

1 14 5
2+ 2= 2+ 2= 2

Tugas Terstuktur

Forum Diskusi

Diskusikanlah soal berikut bersama teman kelompokmu !
Lakukan memahami bertambah lanjut akan halnya penghitungan pecahan dengan penyebut
berbeda, kerjakanlah latihan dan benang kegiatan di dasar ini dengan anju-
langkah yang telah dicontohkan di atas !

C Pengunci

Rangkuman

1.plong penjumlahan biasa, jika penyebutnya sama maka pembilangnya sekalian dijumlahkan
2. pada penjumlahan pecahan yang memiliki penyebut berbeda maka bahkan dahulu harus menyamakan
penyebutnya.

Konfirmasi Formatif
Pilihlah salah satu jawaban yang sopan !

Daftar bacaan

Kurniawati, Horizon. Dkk. 2022. Bahan Ajar Matematika. PGSD Bumisiliwangi
Purnomosidi, Wiyanto, Safiroh, dan Ida Gantiny. 2022. Anak kunci Guru Demen Sparing Matematika.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Taktik JAWABAN TES FORMATIF
1C
2A
3D
4B
5C

Standar PENILAIAN Konfirmasi FORMATIF
Cocokkanlahjawabanmu dengan Sentral Jawaban Tes Formatif yangterdapatdi putaran akhir materi
pelihara ini. Hitunglah jawaban yang benar. Gunakan rumus berikut bagi mengerti tingkat
penguasaanmu terhadap materi didik ini.

Apabila tingkat penguasaanmu 77 % atau bertambah, artinya kamu telah berbuah mempelajari materi
ajar ini. Apabila tingkat pengusaanmu rendah dari 77%, kamu harus mempelajari juga

Source: https://anyflip.com/oomuj/wksc/basic