Belajar Tentang Penjumlah Dua Vektor Metode Segitiga Matematika Peminatan

Photo by Demitri Karastelev

Riuk satu manfaat vektor Matematika kerumahtanggaan hidup kita adalah penggunaan GPS (Mondial Positioning System). Apabila kamu sedang membutuhkan petunjuk arah satu panggung, dia boleh mengandalkan sistem GPS bermula HP-mu, Sobat Sakti. Nah, GPS ini akan menentukan letak lokasi yang dia tuju dengan bantuan satelit. Tanpa membutuhkan waktu nan lama, beliau bisa langsung menemukan lokasinya. Selain itu, GPS kembali akan menunjukkan sebelah untuk mencapai lokasi tersebut. Keren banget, kan?

Mendengar istilah vektor, mungkin kamu akan berpikir bahwa kita akan ceratai mengenai vektor pada indra penglihatan pelajaran Fisika. Eits.. Buruk perut sekali, Sobat. Vektor yang akan kita bahas kali ini adalah vektor Matematika. Sebenarnya, pembahasan adapun vektor dalam Fisika sangat bersambung dengan vektor Ilmu hitung. Seperti nan kamu ketahui, vektor dalam Fisika merupakan salah suatu berbunga dua jenis besaran selain jumlah skalar. Jika kuantitas skalar saja mempunyai nilai saja, vektor yakni kuantitas yang memiliki skor dan sisi. Pola berpunca total skalar adalah panjang, luas, tagihan, master, dan bukan-lain. Padahal sempurna dari vektor yaitu kecepatan, akselerasi, medan magnetik, dan lain sebagainya.

Nah, sekarang kita pelajari bersama materi vektor Matematika, yuk! Kita mulai dari pengertian vektor setakat paradigma soalnya.

Pengertian dan Jenis-Jenis Vektor

Nah, sesuai yang kakak sebutkan di semula nih, bahwa vektor
yakni ruas garis berarah yang mempunyai besaran (ponten) dan sebelah tertentu. Secara geometris, suatu vektor boleh digambarkan sebagai ruas garis berarah dengan panjang ruas garis menyatakan besar vektor dan sisi ruas garis menyatakan arah vektor.

Sebuah vektor boleh dinotasikan dengan beberapa predestinasi, diantaranya:

Definisi berpunca vektor koteng yakni ruas garis berarah. Maka, bagan dari vektor boleh beliau lihat pada susuk vektor berikut ini.

Terimalah, sehabis kalian amati gambar vektor di atas,
. Kedua vektor tersebut n kepunyaan panjang vektor dan jihat nan ekuivalen meskipun letaknya berbeda.

Macam-Jenis Vektor Ilmu hitung

Vektor ternyata terbagi menjadi bilang macam, yaitu:

1. Vektor Nol : Suatu vektor yang panjangnya kosong dan tidak memiliki arah vektor yang jelas.

2. Vektor Posisi : Suatu vektor yang posisi tutul awalnya di Ozon (0,0), padahal posisi titik ujungnya di satu tutul tertentu (selain titik Udara murni).

3. Vektor Satuan : Satu vektor yang panjangnya satu satuan.

4. Vektor Basis : Suatu vektor yang panjangnya satu satuan, tapi arahnya searah dengan sumbu koordinat.

Sebelum lanjut, Sobat Pintar n kepunyaan tugas tapi bingung ngerjainnya?

Vektor Matematika, Panjang Vektor, Operasi Vektor, Proyeksi Vektor, Vektor pada bidang, Vektor pada ruang

Vektor Pada Satah (R2)

Kita lanjut, marilah! Karena vektor merupakan salah satu putaran dari geometri, berjasa vektor dapat digambarkan pada sebuah meres (R2) atau sebuah ulas (R3). Kalau vektor berada puas permukaan, maka akan dinyatakan dalam dua murang koordinat, yakni sumbu-x dan sumbu-y. Sedangkan vektor yang makmur puas ulas (R3), akan dinyatakan intern tiga api-api koordinat, ialah sumbu-x, sumbu-y, dan tali api-z.

Panjang Vektor sreg Bidang

Sesuai dengan pengertiannya, vektor memiliki janjang tertentu. Cukuplah, untuk menentukan panjang suatu vektor plong bidang (R2), anda boleh menggunakan rumus berikut.

Propaganda Vektor sreg Bidang

Propaganda puas vektor tidak jauh berbeda dengan kampanye aljabar kok, Sobat. Operasi vektor puas bidang menghampari: pencacahan, ki pemotongan, perkalian vektor dengan skalar, dan perkalian dua vektor.

1. Penghitungan Vektor

Privat pembilangan dua vektor, secara geometri, terdapat dua macam cara pencacahan yang dapat digunakan, yakni: pendirian segitiga dan cara derek genjang.

  • Penjumlahan dua vektor dengan cara segitiga:

  • Enumerasi dua vektor dengan cara baris genjang:

Namun, secara aljabar, enumerasi vektor hanya menjumlahkan koordinat titik pusat vektor dengan noktah ujungnya.

2. Ki pemotongan Vektor

Pengurangan dua vektor pada dasarnya sama dengan pencacahan kedua vektor. Namun, secara geometri, yang membedakan adalah terdapat pelecok satu vektor yang memiliki arah bertentangan sehingga bernilai negatif. Sedangkan secara aljabar, hanya mengurangi noktah-titik lega koordinat vektornya.

3. Multiplikasi Vektor dengan Skalar

Perkalian antara vektor dengan skalar adalah hasil mana tahu satu bilangan skalar k dengan sebuah vektor a.

Cukuplah, Sobat, materi vektor Matematika ternyata tak terlalu berat, bukan? Mudahmudahan boleh memahami materi vektor lebih dalam lagi, kalian bisa menyedang latihan cak bertanya lainnya pada aplikasi Aku Pintar di fitur Sparing Pintar mata pelajaran Matematika Minat inferior 10.

Hingga bertumbuk di pembahasan berikutnya!

Sobat Kebal mau pembahasan video pembelajaran Prodeo?

Vektor Matematika, Panjang Vektor, Proyeksi Vektor, penjumlahan vektor

Writer: Sophia Maulidatul Adha
Penyunting: Deni Purbowati

Source: https://akupintar.id/info-pintar/-/blogs/vektor-matematika-pengertian-rumus-dan-contoh-soal