Biografi Bill Gates Bahasa Inggris

Profil BILL GATES
– Mungkin yang tidak mengenal Bill Gates di bumi ini? Seorang pemanufaktur nan dinobatkan sebagai salah satu orang terkaya di marcapada ini memang dikenal misal penemu/produsen Microsoft bersama rekannya Paul Allen. Gates yang saat ini telah melepas jabatannya di Microsoft dan memilih benar-benar menghabiskan waktunya di organisasi sosial setia dikenal sebagai seorang genius yang berada raya.

Gates meruapakan anak asuh yang penuh rasa penasaran dalam dirinya sejak beliau masih kecil. Banyak mengahabiskan waktu dengan membaca buku – muslihat Ensiklopedia. Rasa pensarannya yang kemudian membuatnya menjadi anak asuh yang sering unggul n domestik banyak mata tuntunan. Bertunas dalam keluarga yang hangat, Gates da kedua saudaranya di didik bakal berusaha menatah prestasi.

Berikut yaitu biografi singkat Bill Gates privat bahasa Inggris;

Riwayat hidup Bill Gates internal Bahasa Inggris dan Artinya

Entrepreneur and businessman Bill Gates and his business partner Paul Allen founded and built the world’s largest software business (
pengusaha dan pembisnis Bill Gates dan n antipoda bisnisnya Paul Allen menemukan dan membangun bisnis software terbesar di dunia
), Microsoft, through technological innovation, keen business strategy and aggressive business tactics (
Microsoft, melalui inovasi teknologi, strategi bisnis yang taam dan taktis bisnis nan sedemikian itu agresif
). In the process, Gates became one of the richest men in the world (
intern pelawatan karirnya, Gates menjadi salah suatu makhluk terkaya di dunia
). In February 2022, Gates announced that he was stepping down as Microsoft’s chairman to focus on charitable work at his foundation (
pada February 2022, Gate mereklamekan bahawa dia mutakadim tidak memimpin Microsoft lagi dan fokus puas organisasi sosialnya
).

Gates was born William Henry Gates III on October 28, 1955, in Seattle, Washington (
Gates lahir dengan segel William Henry Gates III pada 28 Oktober 1955, di Seattle, Washington
). Gates grew up in an upper-middle-class family with his older sister, Kristianne, and younger sister, Libby (
Gates lahir dari keluarga madya keatas dengan Embok perempuan Kristianne, dan Adik perempuan Libby
).

Their father, William H. Gates Sr., was a promising, if somewhat shy, law student when he met his future wife, Mary Maxwell (
ayah mereka, William H. Gates Sr, ayahnya sendiri pria yang sukses, yang pula celingus, dia seorang mahasiswa jurusan hukum detik ia berdapat istrinya
). She was an athletic, outgoing student at the University of Washington (
istrinya ialah seorang yang sangta atletis, sendiri pesuluh yang ramah semenjak Universitas Washington
), , actively involved in student affairs and leadership (
dahulu aktif pada kegiatan mahasiswa dan kepemimpinan
).

The Gates family atmosphere was warm and close, and all three children were encouraged to be competitive and strive for excellence (
anak bini Gate merupakan keluarga nan silam hangat dan dekat, dan ketiga anak asuh mereka dididik bikin selalu berusaha menjadi yang terbaik
). Gates showed early signs of competitiveness when he coordinated family athletic games at their summer house on Puget Sound (
Gates menunjukkan sisi kompetitifnya ketika kamu mengkoordinasikan permainan olah raga anak bini di apartemen musim seronok mereka di Puget Sound
). He also relished in playing board games (Risk was his favorite) and excelled at Monopoly (
dia sekali lagi sangat hobi bermain permaianan puzzle (Risk yakni game yang paling dia sukai) dan dangat unggul puas monopoly
).

Gates had a very close relationship with his mother, Mary, who after a brief career as a teacher devoted her time to helping raise the children and working on civic affairs and with charities (
Gates adv amat dekat dengan ibunya, Mary, yang mana menghabiskan waktunya membuncitkan anak – naka dan berkarya di penggalan sipil dan kegiatan sosial pasca- melepas karir andai guru
). She also served on several corporate boards, including those of the First Interstate Bank in Seattle (founded by her grandfather) (dia juga bekerja di sejumlah dewan perusahaan, termasuk di Bank Frist Unterstate di Seattle (nan mana didirikan maka dari itu kakeknya) ), the United Way and International Business Machines (IBM) (
the united way dan membahu mesin internatioan (IMB)

). She would often take Gates along when she volunteered in schools and at community organizations (
dia sering membawa serta Gates saban-saban dia menjadi sukarelwaan di sekolah dan di organisasi
).

Gates was a voracious reader as a child, spending many hours poring over reference books such as the encyclopedia (
Gates ialah seorang anak yang sangat gemar membaca, menghabiskan banyak hari untuk mendaras buku seperti ensiklopedia
). Around the age of 11 or 12, Gates’s parents began to have concerns about his behavior (
ketika berusia 11 atau 12 waktu, ayah bunda Gates mulai sadar akan tingkahnya
). He was doing well in school, but he seemed bored and withdrawn at times, and his parents worried he might become a loner (
dia anak yang berprestasi di sekolah, tetapi dia tertumbuk pandangan cepat bosan dan pendiam kadang – kadang, suka-suka orang tuanya khawatir sira boleh jadi seorang penyendiri
) .

Though they were strong believers in public education (
biarpun mereka sangat percaya dengan sekolah Negri
), when Gates turned 13, his parents enrolled him at Seattle’s exclusive preparatory Lakeside School (
ketia Gates berumur 13 masa, orang tuanya mendaftarkan dirinya ke sekolah swasta Lakeside School di Seattle
). He blossomed in nearly all his subjects, excelling in math and science, but also doing very well in sandiwara radio and English (
dia karib mengendalikan semua alat penglihatan tutorial, terlampau unggul n domestik ilmu hitung dan ilmu proklamasi, juga sangat baik dalam pelajaran Drama dan bahasa Inggris
).

While at Lakeside School, a Seattle computer company offered to provide computer time for the students (
ketika berada di Lakeside, sebuah operusahaan computer di Seattle memberikan kesempatan bagi siswa bakal mempelajari computer
). The Mother’s Club used proceeds from the school’s rummage sale to purchase a teletype terminal for students to use (
organisasi The Mother menggunakan uang hasil penjualan dagangan medan cak bagi membelikan terminal teletype bagi para peserta
).

Gates became entranced with what a computer could do and spent much of his free time working on the halte (
Gates menjadi terlampau tertarik dengan segala apa yang bisa dilakukan maka dari itu computer dan menhabiskan waktu luanganya mempelajari halte
). He wrote a tic-tac-toe acara in BASIC computer language that allowed users to play against the computer (
kamu mulai menulis program tic-tac-toe dalam program bahasa dasar computer yang memungkinkan pemakai barmain melawan komputer
).

Gates graduated from Lakeside in 1973 (
Gates lulus berasal Lakeside pada tahun 1973
). He scored 1590 out of 1600 on the college SAT test (
beliau mendapatkan score 1590 bermula 1600 sreg test SAT di sekolah
), a feat of intellectual achievement that he boasted about for several years when introducing himself to new people (
merupakan pencapaian ilmuwan nan sering dia banggakan kerumahtanggaan beberapa tahun ketika dia memopulerkan dirinya kepada khalayak bau kencur
).

Gates enrolled at Harvard University in the fall of 1973 (
Gates kemudian mendaftar ke Universitas Harvard sreg musim gugur tahun 1973
), originally thinking of a career in law (
awalnya dia berfikir untuk berkarir dalam parasan hukum
). Much to his parents’ dismay, Gates dropped out of college in 1975 to pursue his business, Microsoft, with partner Allen (
banyak nan di cemaskan orang tuanya, ketika Gates berhenti pidato apda tahun 1975 untuk mengejar bisnisnya, Microsoft, bersama rekannya Allen
).

Memang enggak boleh dipungkiri bahwa membaca yakni keseleo satu sifat yang dapat mengasah rasa penasaran anak asuh kepada setiap kejadian nan mereka temukan di selingkung mereka. Gates nan selalu berusaha menemukan jawaban dari rasa penasarannnya n domestik buku, kemudian menemukan rasa penasarannya pada perhentian teletype yang dibelikan oleh pihak sekoah untuk para siswa.

Tidak doang Bill Gates, kamu juga bisa menjadi orang selanjutnya nan menciptakan inovasi mentah yang dapat digunakan dunia untuk kepentingan spirit sehari – hari. Berlatih bahasa Inggris merupakan awal mulai sejak memberikan pertukaran baik untuk spirit.

Source: https://www.bahasainggris.xyz/2019/10/biografi-bill-gates-dalam-bahasa-inggris.html

Posted by: soaltugas.net