Kaum Brahmana Adalah Pemimpin Agama

Teori proses masuknya agama Hindu ke Indonesia



kasta_hinduAda beberapa teori masuknya agama Hindu ke Indonesia. Para ahli sejarah mengungkap siapa nan menyebarkan agama Hindu ke Indonesia. Antara sejarawan satu dan nan lainnya berbeda pendapat adapun siapa yang mengapalkan agama Hindu. Amatan semenjak para sejarawan disertai dengan alasan yang cukup meyakinkan sehingga membentuk kita dibuat khawatir dengan pendapat para tokoh. Teori yang satu dengan yang lain ganti bertolak belakang. Berpangkal beberapa teori, berikut ini ada empat teori tentang masuknya agama Hindu ke Indonesia.

  1. Teori Brahmana

J.C Van Leur mengungkapkan bahwa penyebar agama Hindu di Indonesia adalah suku bangsa brahmana yang diundang oleh para kepala suku. Kedatangan para Brahmana ditujukan bikin menyahihkan supremsi para pemimpin suku tersebut. Jadi menurut J.C Van Leur, suku bangsa brahmanalah yang mencecerkan agama Hindu ke Indonesia. Hal ini didasarkan bahwa agama Hindu bukalah agama yang demokratis bagi orang banyak. Nan mampu membaca bahasa sansekerta ialah kaum brahmana. Sedangkan teori ini diragukan karena kaum Brahmana pantang kerjakan menyebrangi lautan. Sementara itu kita tahu letak Indonesia dengan India harus melewati ribuan kilometer air laut.

  1. Teori Ksatria

Majumdar dan CC Berg menelanjangi bahwa masuknya agama Hindu ke Indonesia dibawa oleh kasta Ksatria. Di India zaman habis comar terjadi pergesekan antar suku bangsa ksatria. Para prajurit nan mengalami kekalahan plong akhirnya meninggalkan India dan kemudian menyebar ke beberapa wilaya pelecok satunya Indonesia. Mereka inilah yang kemudian mendirikan dominion-dominion plonco bak tempat dahulu. Di tempat itu pula terjadi proses pendakyahan agama dan kebudayaan Hindu. Cuma teori punya kelemahan yaitu bukan terserah bukti tertera bahwa pernah terjadi kolonialisasi India atas Indonesia.

  1. Teori Waisya

N.J Krom mengungkapkan Teori Waisya, adalah para pedaganglah yang camur agama Hindu ke Indonesia. Krom menganalisa atas dasar, para pedaganglah (kaasta waisya) nan paling banyak datang ke Indonesia. Para pedagang India yang ingin berdagang ke Cina, singgah di Indonesia. Kemudian mereka takhlik pemukiman India, bahkan banyak dari meraka nan menikah dengan pemukim pribumi. Lalu interaksi itu mereka menyebarkan agama Hindu. Kelemahan teori waisya ialah apabila Hindu disebarkan oleh pedagang kiranya agama Hindu “hanya” berkembang di daerah pesisir. Sementara itu pada kenyataannya banyak kerajaan yang bercorak Hindu di daerah pedalaman.

  1. Hipotesis Sudra

Von van Faber mengungkapkan bahwa peperangan yang tejadi di India sudah menyebabkan golongan sudra menjadi orang gusuran. Mereka kemudian meninggalkan India dengan mengikuti suku bangsa waisya. Dengan besaran yang besar, diduga golongan sudralah yang membagi andil n domestik penyebaran budaya Hindu ke Nusantara. Tapi teori ini ruai dikarenakan kaum sudra tidak mengetahui isi dari kitab Weda.

  1. Teori Arus Balik

Coedes dan F.D.K Bosch mengekspos teori perputaran balik merupakan agama Hindu disebarkan oleh orang Indonesia sendiri. Sudah banyak pedagang Indonesia yang berdagang di India. Selain berdagang mereka pula berinteraksi dengan pemukim India. Sehingga mereka mengenal agama Hindu.










Source: https://www.donisetyawan.com/teori-proses-masuknya-agama-hindu-ke-indonesia/

Posted by: soaltugas.net