Kelebihan Dan Kekurangan Ideologi Liberalisme

Sobat cerdika, udah sampe mana nih belajarnya? Admin cak hendak ngajak berlatih PPKn lagi nih, simak kata sandang dibawah ini dengan baik ya…

Liberalisme adalah suatu ideologi dan rukyat filsafat yang mengutamakan independensi dan paralelisme properti bagaikan skor garis haluan nan utama.

Ideologi liberalisme tidak kontributif adanya pemagaran baik terbit pemerintah maupun agama.

Daftar Isi

  • Denotasi Ideologi Liberalisme
  • Album Ideologi Liberalisme
  • Ciri-ciri Ideologi Liberalisme
  • Kelebihan Ideologi Liberalisme
  • Kekurangan Ideologi Liberalisme
  • Contoh Negara Penganut Ideologi Liberalisme
    • 1. Benua Amerika
    • 2. Kontinen Eropa
    • 3. Tanah raya Asia


Pengertian Ideologi Liberalisme

ideologi liberalisme

Liberalisme yaitu paham dan tradisi politik yang menjunjung tangga kebebasan dan persamaan eigendom intern beraneka rupa satah semangat masyarakat.

Bidang tersebut meliputi ekonomi, kebijakan, sosial, agama dan lain-lain.

Dengan demikian, negara dan pemerintah wajib menghiormati independensi dan hak warga negara kerumahtanggaan semua satah spirit.

Paham liberalisme tumbuh dan berkembang di negara dengan sistem kerakyatan.

Hal ini dikarenakan keduanya mempunyai konsep yang sekufu, yaitu konsep kebebasan.

Meski demikian, kedaulatan yang dijunjung tangga tetap memiliki batasan dan kebiasaan nan dapat dipertanggungjawabkan.


Sejarah Ideologi Liberalisme

sejarah ideologi liberalisme

Kritis iberalisme mula-mula kali muncul sejak abad ke 18, tepatnya saat keadaan revolusi Perancis.

Peristiwa tersebut terjadi karena adanya kesenjangan sistem dan ketakseimbangan sosial di halangan masyarakat.

Saat itu, di Perancis masih dijumpai adanya pengelompokan awam.

Cak semau golongan tertentu yang memperoleh perlakuan istimewa sementara golongan lainnya bukan mendapatkan.

Mahajana nan memperoleh keistimewaan yaitu keluarga kerajaan dan pemuka agama.

Awam biasa baik yang kaya ataupun miskin harus takluk dan tegar kepada golongan spesial.

Kondisi tersebut menimbulkan demonstrasi dari masyarakat yang memaui kemerdekaan dan kebebasan.

Puncaknya, lega tahun 1789 terjadi revolusi nan memicu munculnya golongan liberal.

Sejak saat itulah liberalisme menyebar ke berbagai negara di Eropa, lalu diterima dan memperoleh dukungan dari negara lain.


Ciri-ciri Ideologi Liberalisme

ciri-ciri ideologi liberalisme

1. Setiap orang n kepunyaan kesempatan yang sama

Di dalam liberalisme, setiap anak adam memiliki persamaan hak dan kesempatan yang setolok intern apa bidang.

Akan saja, tak berarti bahwa setiap khalayak boleh memberi hasil yang sama.

Hasil yang diperoleh setiap orang dipengaruhi banyak faktor sama dengan keterampilan, kerja keras, sendang daya dan lain-lain.

2. Setiap makhluk berkuasa memperoleh perlakuan setimbang

Apabila terdapat permasalahan baik di bidang ekonomi, kebijakan, sosial dan bidang lainnya maka dalam penyelesaiannya setiap orang berkuasa memperoleh perlakuan yang sebabat.

3. Ada hukum dan hukum diterapkan

Setiap negara teradat punya syariat.

Keadaan ini bermaksud untuk melindungi hak-eigendom mahajana.

Di negara liberal, mempunyai dasar syariat tertinggi nan menghargai hak-milik kebebasan serta persamaan kedudukan setiap manusia di dalam hukum.

4. Pemerintah dipilih dengan persetujuan rakyat

Rakyat memegang pengaturan tertinggi sehingga pemilihan anggota pemerintah yang menjalankan negara harus dengan persetujuan rakyat.

Internal menjalankan negara, pemerintah harus menyeimbangkan kehendak rakyat dan tak diperkenankan atas kerinduan pemerintah saja.

5. Negara hanya sebuah alat

Negara menjadi alat untuk membentuk tujuan-maksud tertentu yang kian besar.

6. Menolak nubuat dogmantisme

Negara nan menerapakan ideologi liberalisme  menolak ajaran dogmantisme.

Dogmantisme yaitu ideologi yang merentang apa peristiwa yang tidak sesuai dengan apa nan dipercaya.


Kelebihan Ideologi Liberalisme

kelebihan ideologi liberal

  1. Awam memiliki keinginan dan inisiatif bakal berkembang agar makin baik.
  2. Setiap individu memperoleh hak dan kedaulatan yang setara kerumahtanggaan hidup bermasyarakat
  3. Persaingan yang terjadi di dalam umum berperilaku positif. Dengan demikian, setiap individu berkeinginan cak bagi bersaing menghasilkan dagangan nan bermutu pangkat.
  4. Setiap individu memiliki kemandirian buat memintal organisasi politik politik tanpa adanya intervensi semenjak bani adam enggak.
  5. Pers n kepunyaan hak serta kebebasan cak bagi mengkritik pemerintah secara tajam doang tetap mematuhi etika pers dan batasan yang bermain
  6. Timbulnya motif untuk berburu keuntungan sehingga kegiatan ekonomi di internal satu negara berjalan efektif dan efisien.


Kekurangan Ideologi Liberalisme

kekurangan ideologi liberal

  1. Menimbulkan adanya kesenjangan sosial di masyarakat karena adanya eksploitasi para praktisi yang dilakukan oleh pihak-pihak yang mempunyai sumber kancing
  2. Munculnya monopoli pada umum kecil dan miskin
  3. Pihak-pihak tertentu memanfaatkan kebebasan pers bikin mendapatkan keuntungan
  4. Adanya persaingan bebas sehingga rumpil meratakan pendapatan masyarakat
  5. Terbentuk keramaian masyarakat yang merasa n kepunyaan derajat tinggi dari kerumunan masyarakat lainnya dan sebaliknya.


Contoh Negara Penganut Ideologi Liberalisme

1. Benua Amerika

benua amerika

Negara di tanah raya Amerika yang menganut liberalisme antara lain yaitu Amerika Kawan, Brazil, Cili, Cuba, Argentina, Bolivia, Kolombia, Ekuador, Honduras, Panama, Paraguay, Peru, Kanada, Meksiko, Nikaragua, Uruguay, Aruba, Bahamas Grenada, Kosta Rika, Puerto Rico, Republik Dominika, Greenland dan Suriname.

2. Tanah raya Eropa

benua eropa

Negara di kontinen Eropa yang menganut liberalisme antara lain adalah Albania, Armenia, Kroasia, Cyprus, Republik Cekoslovakia, Denmark, Austria, Belgia, Bulgaria, Estonia, Finlandia, Perancis, Islandia, Italia, Latvia, Lithuania, Luxembourg, Macedonia, Moldova, Bosnia-Herzegovina, Kepulauan Faroe, Netherlands, Norwegia, Polandia dan Portugal.

Selain itu, Romania, Rusia, Serbia Montenegro, Slovakia, Slovenia, Jerman, Yunani, Hungaria, Spanyol, Swedia, Switzerland, Ukraina, United Kingdom, Andorra, Belarusia, Georgia, Irlandia dan San Marino pun menganut liberalisme.

3. Benua Asia

benua asia

Negara di benua Asia yang menganut liberalisme antara lain adalah India, Iran, Filipina, Taiwan, Thailand, Israel, Jepang, Korea Selatan, Turki, Myanmar, Malaysia, Kamboja dan Hong Kong.

  1. Australia dan Selandia Hijau
  2. Kontinen Afrika

Negara di benua Afrika yang menggunakan liberalisme antara lain yakni Mesir, Senegal, Afrika Kidul, Aljazair, Angola, Côte D’Ivoire, Equatorial Guinea, Gambia, Ghana, Kenya, Malawi, Maroko, Mozambik, Benin, Burkina Faso, Mantol Verde, Seychelles, Tanzania, Tunisia dan  Zambia.


Salah suatu ciri distingtif nan menunjukkan bahwa suatu negara menganut liberalisme yakni di dalamnya terdapat kedaulatan dan persamaan hak untuk semua masyarakat.

Banyak sekali negara di seluruh mayapada yang menganut ideologi liberalisme dalam pemerintahannya.

Originally posted 2022-03-01 19:23:13.

Source: https://cerdika.com/kelebihan-dan-kekurangan-ideologi-liberalisme/

Posted by: soaltugas.net