Pengganti Kain Flanel Untuk Hidroponik

Bukannya mau ngajarin sih, karena saya juga masih sparing berhidroponik. Baru 2 wulan ini saya berintegrasi dengan grup hidroponik di facebook. Gara-gara kerap mantengin setiap postingan yang terserah (silam ngiler lihat betapa indah dan suburnya sosi tiang member grup di sana), akibatnya saya mulai mencoba. Berdampak? Ada nan berbuah, banyak pula yang gagal. Hehehe. Menurut para master hidroponik, tidak terserah jaminan pasti sebuah keberuntungan tanam, karena banyak faktor nan mempengaruhi. Seseorang nan bertelur mengetanahkan sebuah spesies pokok kayu di kota A, belum karuan akan sukses juga di kota B. Suhu, kebesaran lokasi, dll. akan habis berpengaruh. Karena itu, uji coba tanam harus rajin dilakukan mudah-mudahan kita dapat mengerti setiap faktor kemenangan maupun kegagalan.

Dan, mengingat banyak antiwirawan yang tergiur sekali lagi untuk mengepas hidroponik, balasannya saya bagi postingan ini. Kali sempat dengan sparing menyerentakkan, bisa saling menggarangkan cak bagi terus menghijaukan mileu kondominium. Setidaknya, beberapa kebutuhan tenggarang sudah lalu terlampau tak perlu beli pun. 😀

Bermula sekian banyak sistem hidroponik yang ditawarkan, saya memilih yang paling mudah; sistem wick ataupun tali api. Tidak saja karena mandu pembuatannya yang minimum mudah, tapi berpangkal jihat biaya lagi minimal murah. Sistem Wick dapat memperalat dagangan-produk bekas yang ada di rumah. Contohnya botol air mineral. Daripada bintang sartan sampah, ternyata masih bermanfaat juga lho untuk hidroponik.

Terhibur kembali? Yuk kita mulai berpatut tanam!

Bulan-bulanan yang dibutuhkan :

  1. Botol air mineral format 600 ml
  2. Rockwool (pelecok satu media tanam bagi hidroponik, bisa beli di toko perkebunan maupun online) – Dapat diganti sebanding dacron, buih ajang jok geta, gulungan kapas, atau tiras flanel nan digulung.
  3. Tiras flanel / api-api perbaraan / kain yang menyerap air

Mandu membentuk botol bakal kendaraan tanam hidroponik

Sembelih jambangan air mineral menjadi 2 bagian (lihat susuk)
Lubangi babak atas leher pot di dua jihat dengan solder atau pakis nan dipanasi (kerangka kiri). Akuisisi cemping flanel yang mutakadim dipotong mengaret melalui dua terowongan tadi (gambar kanan)
Pasang menjengkelit bagian atas botol ke babak bawah jambang (tatap rang). Media tanam hidroponik tercecer telah siap digunakan.

Tapi tunggu, botol di atas belum akan kita gunakan momen ini. Yang harus kita lakukan masa ini merupakan menyemai benih tanamannya lebih-lebih tinggal. Karena itu, siapkan semen-benih nan akan kita tanam. Untuk tutorial menguburkan hidroponik, agar dimulai dengan tanaman sayuran. Sayuran kian mudah ditanam dan … cepat penuaian! Horeee …

Lengkap benih sawi hijau yunior/caisim tosakan dan selada bokor yang saya miliki

Masa ini, semen/ekstrak tumbuhan banyak sekali dijual online. Kalau di sekitar anda tak suka-suka toko perkebunan nan lego jauhar tanaman, dia dapat membelinya online. Saya biasa membeli benihnya di sini, sini, dan sini. Kalau mau googling, akan suka-suka ratusan penjual benih online. Kamu bisa menyepadankan pembelian dengan lokasi seller yang terdekat dengan kota kamu.

Menyemai Mani

Potong-penggal rockwool dengan dimensi 2,5 x 2,5. Rockwool bisa dibeli online kembali. Rata-rata penjual jauhar pokok kayu menyenggangkan rockwool kembali.
Basahi rockwool dengan air. Ciprat-ciprat rockwool sebaiknya bukan terlalu basah (air bukan sesak menggenang). Tempatkan di dulang atau kotak plastik jebolan yang ada. Bolongi penggalan tengah setiap rockwool dengan lidi/pancung transmisi. Jangan bakal liang sesak dalam, patut kira-asa 2 mm namun.

Yang harus dilakukan sekarang adalah menjaringkan semen ke dalam gaung yang sudah dibuat di atas rockwool. Pasca- selesai semua, tutup panggung dengan kantong plastik hitam dan tempatkan di arena yang teduh maupun haram. Cek saban hari apakah benih telah sprout (berasal benih) maupun belum. Untuk caisim dan selada, biasanya dalam 1-2 tahun telah sangat sprout. Etiket sprout adalah dengan munculnya favorit akar petang (putih-ceria) dan menyembul calon patera.

Jikalau sudah cak semau yang bersumber sperma (berkecambah/berakar) lekas kenalkan dengan kilat syamsu. Jemur medan berisi semen tersebut di bawah cerah matahari pagi hingga siang. Seandainya mentari telah terik, cukup simpan di bekas nan binar dan lain mesti ditutup pula maka terbit itu plastik hitam. Tersisa mengenalkan sreg pendar matahari bisa mengakibatkan etiolasi (Kutilang = Mersik, tahapan, semampai). Apa itu etiolasi? Ayo baca di sini biar jelas ya.

Teoretis etiolasi pada tanaman yang telat dikenalkan pada sinar matahari. Batangnya memanjang dan akan menahan pertumbuhannya (dua pokok papan yang di depan. Yang lainnya masih memadai baku)

Tanaman membutuhkan nur matahari cak bagi proses pertumbuhannya. Karena itu, mutakadim harus mengenal terang mentari (simat) setiap harinya. Jangan lupa bagi mengecek apakah rockwool masih sepan basah atau sudah cengkar. Tambahkan maupun semprotkan air sebaiknya rockwool tetap basah dan lembab.

Benih yang tiba bertunas internal bilang hari.

Tani, tak terkecuali hidroponik, membutuhkan kesabaran. Pokok kayu tidak akan bersemi semacam itu sekadar. Karena itu dibutuhkan konservasi dan pikiran. Sebelum pindah ke media tanam (jambangan), yang mereka butuhkan hanya air dan kilauan matahari nan cukup. Kita tetapi teristiadat menunggu sebatas setiap tanaman sudah lalu berdaun 4 (sudah keluar daun asli) yang menandakan mereka sudah lalu siap pindah tanam dan memerlukan vitamin.

Sawi saya sudah berdaun 4, sehingga mutakadim dapat dipindah ke alat angkut tanam (botol hidroponik)

Menyiapkan Zat lambung

Pokok kayu mutakadim lalu semakin besar, sudah memerlukan nutrisi kerjakan pertumbuhannya. Karena tidak ditanam di petak (yang umumnya sudah boleh mencukupi kebutuhan nutrisi mereka) dan sekadar mengandalkan air tetapi, dibutuhkan gizi cak bagi pertumbuhan mereka. Intern hidroponik dikenal gizi dengan istilah AB MIX.

AB MIX ini biasa dijual di toko pertanian alias online. Cak semau nan masih dalam bentuk tepung, cak semau lagi nan mutakadim internal bentuk cair cair. Sekiranya sira membeli dalam bentuk serbuk, baca panduan cara melarutkannya. Lazimnya dicantumkan kerumahtanggaan kemasan kongkalikong kenapa. Pada saat saya beli AB MIX ini, penjualnya makin lagi melampirkan cara melarutkannya n domestik selembar daluang.

Suka-suka bebeberapa jenis AB MIX. Lakukan sayuran, pastikan dia membeli AB MIX Patera (sayuran patera). Kecuali jikalau kemudian hari sudah mencoba pokok kayu biji zakar, AB MIX nan harus disiapkan sekali lagi spesifik cak bagi buah. AB MIX akan terdiri berasal 2 cair hancuran nan terpisah, ialah hancuran A dan cairan B. Kedua hancuran nutrisi ini adalah larutan pekat yang dalam penggunaannya nanti harus dicampur juga dengan air.

Pron bila pohon telah siap dipindahkan dari media semaian ke media tanam (jambang), zat makanan ini harus segera disiapkan. Gemar-suka takaran khusus lakukan hadiah nutrisi seumpama persiapan, yaitu; 5ml (milimeter) enceran A ditambah 5 ml enceran B, dicampur dengan 1 liter air. Aduk rata. Sehabis itu gizi mutakadim dapat dipindahkan plong vas-botol media tanam hidroponik.

Pindah Tanam

Siapkan lagi botol air mineral yang sudah lalu dibuat sebelumnya. Isi putaran asal jambang dengan cairan vitamin. Pindahkan lever-hati rockwool yang berilmu tumbuhan nan sudah berdaun catur ke adegan intern jambang fragmen atas nan sudah diisi cemping flanel. Pasangkan kedua penggalan pot tersebut seperti tulang beragangan di dasar ini.

Selesai!

Cak kenapa sistem ini disebut dengan sistem wick alias tali api? Kita bisa melihatnya dengan adanya media flanel laksana sumbu nan kondusif mengalirkan nutrisi dari pot bawah ke jambang episode atas. Rockwool yaitu ki alat nan akan menyerap air nutrisi yang dibawa karet flanel, sehingga akar susu-akar cukup umur tumbuhan akan menyerapnya berusul rockwool. Semakin besar, akar susu tumbuhan akan keluar semenjak rockwool dan menjulur melalui karet flanel menjurus larutan gizi di bagian dasar dan mengisapnya seorang.

Semakin pohon membesar, kebutuhan gizi pun semakin segara. Karena itu, sepekan sekali enceran nutrisi harus ditambah. Kalau di tadinya paduan gizi adalah ; 5ml + 5ml + 1 lt. Pekan kedua naikkan menjadi 6ml + 6ml + 1lt. sejenis itu seterusnya sampai tanaman siap panen.

Jangan biarkan larutan zat lambung di botol fragmen sumber akar susu kosong karena akan menyebabkan tanaman hening kesuntukan. Jambangan nan digdaya larutan nutrisi rentan terkena kulat karena cerminan nur matahari. Karena itu, jikalau mau, lapisi jambang bagian bawah dengan kertas rona ilegal. Atau cat dengan rona hitam. Tapi, karena saya memperalat vas-botol ini minus pelapis, rata-rata pada saat pertukaran vitamin, saya bersihkan kulat-lumut yang bersampingan hingga bersih kembali. Kerja pun sih, tapi saya sih asyik-asyik aja.

Takdirnya tidak mau menunggangi pot bekas air mineral, selayaknya kita bisa kembali menggunakan baskom atau tempat plastik lainnya. Sistemnya setimpal namun mengapa. Belaka saja, sebagai media memangkalkan rockwool berisi tanamannya saya menggunakan netpot (pot boncel) atau boleh kembali dengan bekas air mineral gelas yang sudah dilubangi ujung bawahnya dan dipasangi kain flanel. Untuk mengerudungi baskom/wadah plastiknya menunggangi styrofoam yang dilubangi sehingga jambang-jambangan akan menggantung dan tidak menjejak air. dengan cara begitu juga ini, kita bisa menempatkan beberapa botol tumbuhan sekaligus.

Demikian kaidah hidroponik tercecer dengan sistem wick. Sepantasnya terserah bermacam ragam varietas jenis hidroponik, seperti sistem NFT, Dutch Bucket, Autopot, fertigasi, drip, rakti apung, dan tak-enggak. Tapi karena saya bau kencur nyoba nan sistem wick, kaprikornus bau kencur ini hanya yang saya tulis. Sekurang-kurangnya semenjak sistem wick ini sudah ada sawi yang berhasil saya penuaian. Hehehe.

Siap-siap timbrung ketuhar
Ini lahan sempit di teras samping arena saya eksperimen dengan hidroponik

Selamat bercocok tanam. Silakan, kita hijaukan flat! ^_^



Update

Pada perkembangannya, saya tiba berekspansi sayap dengan memulai membuat modul DFT dari paralon. Berhasil dengan sistem wicks/sumbu membuat saya ingin menyedang sistem hidroponik lainnya yang lebih baik. Berikut merupakan bilang fotonya.

Source: https://caribes.net/pengganti-kain-flanel-untuk-hidroponik/

Posted by: soaltugas.net