Potongan Ayat Tersebut Menjelaskan Bahwa

Ayat alquran mengenai larangan zina dan pergaulan adil. Melanjutkan apa yang sudah kami bagikan semalam, yaitu adapun dalil akan halnya perbuatan zina, maka pada kesempatan ini kami akan membagikan dalil ayat quran tentang zina. Makara begini, sebelumnya kami persaudaraan membagikan dalil hadits tentang zina, cukuplah bakal kali ini kami akan lengkapi dengan dalil ayat alquran tentang larangan zina. Jika anda tertarik lakukan membuka haditsnya, sulahkan buka : 9 Hadits Tentang Wasilah Objektif, Perbuatan Zina + Artinya

Zina memang dilarang oleh agama islam, lebih-lebih kelakuan zina termuat pelecok satu dosa besar. Secara istilah, pengertian zina adalah perbuatan bersanggama antara lelaki dan perempuan yang tidak terikat oleh wasilah akad nikah (perkawinan). Namun, dalam agama islam, zina tidak sahaja identik dengan hubungan seksual semata, semata-mata semua kegiatan seksual yang dapat destruktif keperawanan manusia termasuk dikategorikan zina.

Perbuatan zina terbagi menjadi beberapa variasi, antara lain : 1) Zina Al-Laman yakni zina yang umumnya dilakukan dengan mengunakan panca indera, 2) Zina Muhsan, adalah zina nan dilakukan oleh orang nan telah menikah ataupun mutakadim memiliki laki atau istri, 3) Zina ghairu muhsan, ialah zina yang dilakukan maka itu mereka yang belum pernah menikah.


Ayat Quran akan halnya Larangan Zina

Ada banyak alquran yang menjelaskan tentang perbuatan zina. Beberapa diantara nya yaitu sebagai berikut :

1. Alquran Surat Al-Isra’ Ayat 32

Ayat alquran tentang zina yang pertama yakni alquran surat Al Isra’ 32. Dalam ayat ini dijelaskan bahwa kita dilarang mendekati zina dengan melakukan hal-hal yang menumpu kepadanya. Sebab zina yaitu ulah ki busuk yang sangat jelas keburukannya. Jalan itu adalah yaitu urut-urutan nan minimum buruk.

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

Artinya :
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu merupakan suatu perbuatan nan kejam. Dan suatu jalan yang buruk.

2. Quran Surat Al Furqan Ayat 68

Internal pertinggal ini dijelaskan tentang akan ada penolakan atas dosa ragam zina yang akan Sang pencipta berikan kemudian hari di hari akhir.

وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ يَلْقَ أَثَامًا

Artinya :
Dan orang-hamba allah yang tidak menyembah tuhan nan bukan beserta Allah dan tidak membunuh arwah nan diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan bukan bermukah, komoditas siapa nan melakukan yang demikian itu, niscaya anda mendapat (pembalasan) dosa(nya),

3. Alquran Kopi An Nur Ayat 2-5

Surat An-Nur Ayat 2

Ayat ini mengatur ikab bagi pelaku zina nan berlaku pada pezina lanang dan nona yang belum menikah, yakni bahwa keduanya didera seratus kali. Sedangkan yang sudah menikah, maka As Sunnah membersihkan, bahwa hadnya adalah dengan dirajam.Yaitu menampar kulitnya (mencambuk).

الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا مِائَةَ جَلْدَةٍ ۖ وَلَا تَأْخُذْكُمْ بِهِمَا رَأْفَةٌ فِي دِينِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَائِفَةٌ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ

Artinya :
Nona yang berzina dan laki-suami yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang pecah keduanya seratus dali dera, dan janganlah magfirah kepada keduanya mencegah anda bakal (menjalankan) agama Sang pencipta, jika anda beriman kepada Halikuljabbar, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang nan beriktikad.

Ayat Alquran tentang Larangan Zina (Pergaulan Bebas)

Surat An-Nur Ayat 3

Berkaitan dengan dalil alquran tentang zina, intern ayat ini dijelaskan bahwa maskulin yang kotor, nan terbiasa melakukan zina, sekadar ingin menikahi wanita yang kotor yang juga terbiasa melakukan zina maupun wanita musyrik. (1) Begitu lagi, wanita yang cemar dan mesti melakukan zina hanya diminati oleh adam nan dikenal perlu melakukan zina atau junjungan-suami musyrik. Pernikahan sebagai halnya itu enggak pantas terjadi di dok orang-orang Mukminat, karena mengandung atom menyerupai mereka dalam tindakan fusûq (keluar dari aturan-resan agama) dan rawan kecaman.

الزَّانِي لَا يَنْكِحُ إِلَّا زَانِيَةً أَوْ مُشْرِكَةً وَالزَّانِيَةُ لَا يَنْكِحُهَا إِلَّا زَانٍ أَوْ مُشْرِكٌ ۚ وَحُرِّمَ ذَٰلِكَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ

Artinya :
Laki-laki yang bermukah tidak mengawini melainkan cewek yang membabi jalang, atau perempuan yang musyrik; dan pemudi yang berzina bukan dikawini melainkan makanya laki-laki yang ki bercabul ataupun lelaki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas oran-orang yang mukmin.

Surat An-Nur Ayat 4

Memang hukuman insan yang berzina sangatlah selit belit. Semata-mata, ketika kita menjatuhi hukuman individu berzina, kita harus lever-hati. Orang-hamba allah yang melontarkan tudingan zina kepada wanita-wanita yang menjaga kesuciannya tanpa dapat mendatangkan empat sosok saksi yang menasdikkan tuduhannya, hukumannya adalah delapan puluh lecut dan dengan tak kembali mengakui persaksian mereka atas perkara apa pun selamanya. Sebab, mereka memang pantas disebut sebagai orang-orang yang keluar berpangkal batas-batas agama.

وَالَّذِينَ يَرْمُونَ الْمُحْصَنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَأْتُوا بِأَرْبَعَةِ شُهَدَاءَ فَاجْلِدُوهُمْ ثَمَانِينَ جَلْدَةً وَلَا تَقْبَلُوا لَهُمْ شَهَادَةً أَبَدًا ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

Artinya :

Dan hamba allah-manusia yang menuduh wanita-wanita nan baik-baik (berbuat zina) dan mereka lain mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (nan kecam itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah beliau terima kesaksian mereka untuk selama-lamanya. Dan mereka itulah hamba allah-orang yang fasik.

Surat An-Nur Ayat 5

Ayat ini merupakan lajutan berpangkal ayat ke empat. Berkenaan dengan kesalahan privat menuduh insan yang menjangak, takdirnya di antara mereka cak semau nan bertobat dan menyatakan penyesalan terhadap maksiat nan dilakukannya itu, lalu berketetapan hati bakal selalu taat, dan perilaku kesehariannya pun kemudian menunjukkan legalitas pertobatannya, maka Allah akan mengampuni dan tak menyiksanya.

إِلَّا الَّذِينَ تَابُوا مِنْ بَعْدِ ذَٰلِكَ وَأَصْلَحُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Artinya :

kecuali individu-manusia yang bertaubat sesudah itu dan mengedit (dirinya), maka selayaknya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Demikian beberapa dalil ayat quran yang menjelaskan tentang perbuatan zina. Semoga bermanfaat cak bagi para pembaca dalam berkelakuan. Jangan setakat terbawa dalam perbuatan zina. Selain itu pula, kita lagi harus hati-lever dalam menjatuhi hukuman orang yang berzina.

Source: https://www.muttaqin.id/2018/07/ayat-alquran-larangan-zina-pergaulan-bebas.html

Posted by: soaltugas.net