Puisi Untuk Kedua Orang Tua

Tembang Ibu
– Hallo sobat santaidamai, pada kesempatan kali ini kami selaku admin akan memberikan sebuah inspirasi yang mungkin bisa dikatakan sangat mengganjur. Kenapa cak kenapa demikian ? karna memang apa nan saya sampaikan ini insyaallah dulu berharga bikin kalian semua.

Pada kata sandang sebelumnya kami sudah membahas mengenai dengan puisi itu sendiri, lebih lagi di dalam artikel sebelumnya kami juga telah menjelaaskan mengenai dari

pengertian puisi
, ciri ciri puisi, anasir puisi, struktur puisi dan jenisnya.

Terimalah, pada artikel kali ini kami akan memberikan sebuah contoh berpokok puisi itu koteng. Namun kami tidak akan mengasihkan segala acuan tembang. Melainkan di kesempatan kali ini kami akan menerimakan sebuah transendental puisi akan halnya ibu.

Riuk satu tujuan kami menulis puisi ini bagi membukit jiwa kepada kalian momen mendengar introduksi ibu di setiap aktivitas. Karena memang sreg hakikatnya Ibu punya peran yang sangat berguna buat kita semua intern nyawa sehari-hari.

Perumpamaan renungan bikin kita bahwa kita mustahil jikalau terlahir tanpa adaya ibu, sejak mulai dari kadungan sampai terlahir di marcapada anda selalu merawatnya dengan baik. Engkau tidak pernah capek di setiap waktunya demi utuk sang anak.


USAHAKU HANYA KARENA INGAT DI Kondominium ” Seorang IBU”

Ibu adalah koteng yang serba enggak tahu.

Ibu yaitu koteng penakut , ia takut anaknya tak bahagia.

Ibu merupakan seorang nan pemarah , marah jika anaknya disakiti.

Ibu adalah seorang nan enggak sempat lapar, rela enggak bersantap sumber akar kita makan.

Ibu adalah sendiri yang tidak tahu bahaya, apapun di terjang demi anaknya.

Ibu adalah seorang nan tidak tahu sakit hati, tetap senyum meskipun kita menjengkelkan.

Ibu yakni sendiri nan tak tahu malu, bukan tahu malu saat bersusah payah demi anaknya.

Ibu adalah seorang yang tidak senggang masa, masih muda atau sudah wreda ki ajek menyayangi kita.

Ibu adalah seorang yang enggak adv pernah cape, tetap senyum meskipun setiap pagi siapin kebutuhan kita.

Ibu adalah seorang nan tidak sempat menyerah, patuh mencari akal supaya kita bersemi dengan layak.

Ibu adalah seorang yang tidak sempat lelah, tetap senyum setalah penat saat seharian menggendong kita.

Ibu ialah seorang yang lain senggang linu, tetap senyum sesudah merasa sakit saat melahirkan kita kedunia.

Ibu adalah seorang nan lain tahu hitungan, tidak pernah menghitung berapa biaya cak bagi membesarkan kita.


Jadi seberapa kasih rajin ibu sama kita .?

Berangkat bersumber keluar dari kandungan beliau selalu mengasihkan yang terbaik cak bagi sanga buah hati, entah apapun yang terjadi beliau tak peduli demi sang anak. Hingga menginjak dewasa beliau sekali lagi tidak perpautan memangkal lakukan memberikan selang dan arahan-pimpinan yang baik.

Bahkan dengan jerih erak yang sudah lalu diberikan kepada kita itu kita lalai dengan kenikmatan yang sudah kita rasakan sekarang. Perkenalan awal kata nan keluar berbunga congor seorang Ibu tidak pernah mengetem saat kita melakukan kesalahan atau kejelakan.

Alas kata pengenalan nan renik sama sekali membuat hati kita tersentuh jika kita ingin meresapinya. Semua yang diberikan kepada anak berniat supaya anaknya tidak sengsara sama dengan orang tuanya. Terus segala yang sudah kita berikan kepada koteng “IBU” kita?

Tidak ada pemberontakan yang setara ketika kita cak hendak membalasnya, nah untuk kutub padanan dan khususnya saya koteng mari kita berusaha maksimal untuk majuh membahagiakan ortu kita ialah salah satunya Ibu. Mumpung Ibu masih ada mari kita manfaatkan waktu nan singkat ini kerjakan si Ibu.

Bagi ibunya yang sudah lalu tiada, ayo kita bahagiakan dulu doa kita setiap waktu dan setiap saat. Sempatkan waktu sececah untuk meratibkan Ibu tersayang.

EEhhh udah” jangan nangis…!! hehe

Yuk kita sempatkan perian selincam untuk merenceng kata kerjakan si Ibu kita yang sudah lalu berjasa buat kita semua. Di bawah ini akan kam berikan sebuah contoh syair Ibu singkat, puisi Ibu tersayang & terkasih, sajak menyentuh hati yang sangat berkesan.

Dengan adanya paradigma ini, engkau dapat untuk menjiplaknya seandainya memang ideal yang kami berikan ini dapat membantu anda. Namun biar suasana tambah greget yuk kita tonton video dibawah ini !

Content

  • 1
    Tembang Ibu Singkat

    • 1.1
      Puisi Ringkas Ibu – Alangkah mulianya Ibu
    • 1.2
      Puisi Singkat Ibu – Rasa sayang seorang ibu
    • 1.3
      Puisi Singkat Ibu – Semua Demi Ibu
    • 1.4
      Syair Pendek Ibu – Roh Terindah
    • 1.5
      Puisi Pendek Ibu – Untukmu Wanita Tersabarku
    • 1.6
      Sajak Sumir Ibu – Kasih sayang ibu itu sepanjang masa
    • 1.7
      Puisi Singkat Ibu – Ibuku Petani
    • 1.8
      Puisi Singkat Ibu dan Ayah
  • 2
    Puisi ibu karya chairil anwar
  • 3
    Puisi ibu karya mustofa bisri
  • 4
    Puisi Untuk Hari Ibu

    • 4.1
      Puisi Untuk Hari Ibu – Jauh Lebih Bermakna
    • 4.2
      Puisi Untuk Hari Ibu – Bunga
    • 4.3
      Puisi Bagi Musim Ibu – Cintai Ibumu
  • 5
    Sajak Terima Pemberian Ibu

    • 5.1
      Sajak Songsong Kasih Ibu – Untuk Hari Ibu 22 Desember
    • 5.2
      Tembang Terima Kasih Ibu – Jasa Seoarang Ibu
  • 6
    Sajak Ibu Sedih Menyentuh Hati

    • 6.1
      Puisi Ibu Sedih Menyentuh Hati – Ketinggian Si Ibu
    • 6.2
      Puisi Ibu Sedih Sampai ke Hati – Ibu Yakni Surga Ku
    • 6.3
      Syair Ibu Sedih Menyentuh Hati – Tak Terganti
    • 6.4
      Puisi Ibu Terharu Menyentuh Lever – Pantaskah Aku
    • 6.5
      Puisi Ibu Trenyuh Hingga ke Hati – Kasih seorang Ibu
    • 6.6
      Puisi Terharu Mencapai Lever – Jasa Bukan Terjerahak
    • 6.7
      Tembang Terharu Menyentuh Lever – Mata Air Pelahap
    • 6.8
      Syair Tersentuh perasaan Menyentuh Hati – Penuntun Hidupku
    • 6.9
      Puisi Sedih Menyentuh Hati – Ibuku
  • 7
    Puisi Pengorbanan Seorang Ibu

    • 7.1
      Sajak Pengorbanan Seorang Ibu – Pertempuran Tanpa Banding
    • 7.2
      Puisi Pengorbanan Koteng Ibu – Ketulusan Seorang Ibu
    • 7.3
      Puisi Pengorbanan Seorang Ibu – Penuh Peluh
    • 7.4
      Puisi Pengorbanan Koteng Ibu – Kehebatanmu Ibu
  • 8
    Syair Ibu Tersayang dan Terkasih

    • 8.1
      Puisi Ibu Tercinta dan Tercinta – Kasih Ibu
    • 8.2
      Sajak Ibu Tercinta dan Tersayang – Sahaja Ibu yang Tau
    • 8.3
      Share this:
    • 8.4
      Like this:

Tembang Ibu Singkat

www.islamkafah.com

Dalam menciptakan menjadikan sebuah sajak, lain perlu untuk hierarki pesek namun layak dengan singkat sekali lagi mungkin, asalkan mempunyai makna nan berkesan. Karena memang sajak salah satu berusul gambar karya sastra lisan atau terlutis yang disampaikan dengan gaya bahasa yang pendek dan bermakna. Secara umu penerapan lega sebuah puisi menggunakan bahasa lisan atau tercatat.

Selain itu dalam menulis puisi lebih menghadap menggunakan ungkapan bukan selayaknya maupun asosiatif. Sehingga sekiranya memang kalian doyan buat merangkai kata, sanat sekata bakal di applikasikan dalam bentuk puisi.

Cukuplah, seperti nan kami katakana tadi bahwa n domestik membuat syair tak perlu panjang, memadai sigkat sahaja berguna. Nih kami berikan contoh yang bisa engkau jadikan sebuah inpirasi bakal membuat tembang singkat.



Puisi Singkat Ibu – Sungguh mulianya Ibu



Judul – Sungguh mulianya Ibu

Maka itu : Suci khoerunnisa

Ibu jasamu sunguh agung
Jasamu tidak boleh terbalaskan oleh apapun
Walau ku berikan emas sebesar giri teguh jasamu bukan akan pernah terbalaskan
Demi cintaku pada ibu

aku rela menerimakan apapun untukmu
Aku rela memberikan mentari untukmu karna aku mencintaimu
ohh ibu akupun rela terbang cak bagi membawa wulan untukmu karna kau mutakadim membesarkanku sejak kecil sampai sebesar ini

Sunguh mulia jasamu Ibu kau mengandungku 9 bulan
Pecah bibir ku terucap kata terimakasih Ibuku tercinta.
kumpulan puisi ibu


Puisi Singkat Ibu – Rasa sayang sendiri ibu

Kop – Rasa pelalah seorang ibu

Ibu..
Kasihmu sepanjang musim
Layaknya isi bumi ini kau adalah mentari di siang waktu
Kau adalah rembulan di malam hari

Terimakasih atas kasih cinta dan perjuanganmu terhadapku
Mengandungku
Melahirkanku
Menyusuiku
Mendidiku
Cak hendak mu memang terlampau sederhana

Hanya ingin melihat anakmu ini menjadi nan terbaik dimatamu
Namun tingkahku
Egoku
Kesalahanku mewujudkan inginmu seakan buyar

Kau besar perut menggudangkan tangismu
Kerumahtanggaan senyum dibibir manismu itu
Kau selalu menyembunyikan rasa sayangmu di amarahmu
Kau salalu mengampuni kesalahan apapun yang anakmu ini perbuat


Puisi Singkat Ibu – Semua Demi Ibu




Titel – Semua demi ibu


Oleh Aldi Toy

Kuputuskan tuk pergi semata mengejar mimpi
Kau ku tinggalkan
Matamu ku adv pernah bukan ada kehadiran melepaskan

Jika aku menangis, ibu
Kau alasan perasaan sepatutnya ada
Menampung rindu
Tawamu yakni kantung air mata

Aku luang suka-suka kepanikan di bening matamu
Yang kau sembunyikan
Dan kau selipkan diantara kuplet-bait doa

Tapi aku anakmu ibu, aku mencintaimu
Jemariku sungguh sejak lama kepingin
Menyentuh wajahmu, bibirku bukan main
Cak hendak membentur bekas kaki kakimu
Mengecup pipi dan keningmu

Tidurku, anak kecil yang kepingin pulang ke
Rahimmu lagi


Puisi Singkat Ibu – Kehidupan Terindah


JUDUL – Hidup terindah
Oleh Dudy

Terlihat senyum tulusmu
Terasa doamu yang bukan pernah henti
Tercipta belas kasih selalu tulusmu
Tak akan tergantikan

Wahai kau wanita terhebat
Kaulah segalanya untukku
Di saat ku bahagia
Air alat penglihatan kebahagiaan terpancar menyinar
Di momen ku sedih

Air mata doamu tiada pernah berhenti
Tiada perkariban menambat
Tiada pernah tawar hati
Tiada pernah lelah

Jiwamu sungguh indah
Akan cangap ku sadar
Cerita ini akan selalu ku kenang
Engkau selalu ku doakan sepanjang hidupku
duhai kau wanita terhebat, IBU


Puisi Sumir Ibu – Untukmu Wanita Tersabarku

JUDUL – Untukmu Wanita Tersabarku

Rindu sosokmu Ibu
Membelai subtil wajahku
Mendekap hangat tubuhku

Siang dan lilin lebah kau serahkan padaku
Agar kaki mungilku bisa seram tegak di atas manjapada
Untaian kata sani enggak banyak terucap dari labium
Hanya secangkir doa, yang bisa kutuangkan pada Allah, untukmu.


Syair Ringkas Ibu – Pemberian sayang ibu itu sejauh hari

Judul – Kasih sayang ibu itu selama periode

Cintanya lautan tak terkira
Sarat hikmah kata-katanya
Penuh makna setiap nasihatnya

Tentang jarak nan terpisah dengan buah hatinya
Kamu tak lantas menunjukkan tangis dan air alat penglihatan
Padahal tak kepalang tanggung pedihnya
Ketika harus terpisah dengan anaknya.

Ia lain pernah lelah memanjatkan doa
Cak agar kita terkadang lupa akannya
Dia lain pernah bersumpah laskar
Meskipun sebut dan sikap menyakitinya

Bagai anak seri doanya
Mudah bikin terijabah
Kamu bidadari sederhana
Yang enggak titit kita puji utk memberikan yg abstrak.


Puisi Ringkas Ibu – Ibuku Penanam

Titel – Ibuku Penanam



Petang kala itu, membuatnya harus buru-buru kembali dari perantauan ilalang yang mengemban.
Peluh keringat tak coba dirasa,
Kaca mata tersangkul pada kedua ujung telinga saat ini mendekat.
Menatap dengan riang gerak mungil sang bayi yang semakin mendewasa,

Ki perspektif itu, mencerikan si tua kerimut yang menyabungkan nasibnya sreg sepetak ladang diujung lereng ancala.
Kala malam mulai mematang dan pangkur tak lagi dibenamkan
Dengan lembutnya ia teguh melagukan secarik cerita periode silam.
Tentang persabungan dan arwah.

Kacamata itu,
Tetap menjadi pendongeng yang lihai untuk mengantar impi.
puisi ibu guru

Sajak Singkat Ibu dan Ayah

Ayah… Ibu…
Engkau serupa itu baik padaku…
Sira membimbing ku hingga aku sebesar ini…
Engkau yang mengajariku segala peristiwa…
Engkau membimbing ku dengan tahir dan sabar…

Tapi detik aku nakal, ia memarahiku…
Tapi, ketika beliau memarahiku, aku tahu itu demi kebaikanku…
Karena kamu sayang dan cinta kepadaku…
Jasamu takkan kulupakan…
Do’aku menyertai mu…

Tembang ibu karya chairil anwar

https://fathurrahmi45.files.wordpress.com

Mungkin dengan apa yang saya rasakan seperti mana apa nan kalian rasakan juga ketika mendengar alas kata ibu, air mata berangkat menetes. Entah kenapa ? dan emang kenyataannya kayak githu. huhu

Karena memang sreg hakikatnya ibu adalah salah satu pahlawan tanpa jasa nan sudah mengandung hingga cak hendak merawat hingga dewasa. Dan lain cukup disitu cuma, melainkan beliau rajin memaki disaat internal kondisi sedih lamun kita sudah dewasa.

Sekiranya kembali dalam cerita kenabian sahabat pernah bertanya kepada Rasulullah. Ya Rasulullah, sapa insan nan pertama kali untuk kita hormati ? Rasulullah pun menjawab “IBUMU” Jawaban itu berulang ulang hingga tiga kali dan baru bapakmu.

Sudahlah berasal sini kita boleh simpulkan bahwa basyar Ibu adalah pahlawan hidup kita, minus ibu kita tak bisa menghirup udara afiat sampe sekarang.

Udah-udah jangan nangis..!! hehe

Berikut ini kami sajikan sebuah puisi karya Chairil Anwar yang mana tahu bisa anda jadikan sebuah inspiratif dan dapat menggugah semangat bakal selalu berbakti kepada ibu bapak yang salh satunya IBU.

Syair Chairil Anwar – Ibu

Persaudaraan aku ditegur
Katanya untuk kebaikan
Pernah aku dimarah
Katanya membaiki kelemahan
Perikatan aku diminta membantu
Katanya supaya aku pandai

Ibu…..

Pernah aku merajuk
Katanya aku manja
Pernah aku mengimbangi
Katanya aku degil
Pernah aku menangis
Katanya aku lemah

Ibu…..

Sebentar-sebentar aku tersilap
Sira hukum aku dengan nasihat
Sekejap-sekejap aku kecut hati
Dia siuman di malam sepi terlampau bermunajat
Setiap kali aku dalam kesakitan
Engkau ubati dengan pelelang dan spirit
Dan Bila aku mencapai kejayaan
Dia kata bersyukurlah pada Sang pencipta

Namun…..
Tak pergaulan aku tatap air ain dukamu
Mengalir di pipimu
Sejenis itu kuatnya dirimu….

Ibu….

Aku sayang padamu…..
Rabbana….
Aku bermohon padaMu
Sejahterakanlah dia
Selamanya…..

Puisi ibu karya mustofa bisri

sunnytelegram.com

JUDUL – IBU

karya : Mustofa Bisri

Kaulah gorong-gorong teduh
tempatku bersendiri bersamamu
Sekian lama

Kaulah mulut gunung
berasal mana aku merayap dengan perkasaKaulah mayapada
yang tergelar lembut bagiku
melepas lelah dan nestapa
ancala nan menjaga mimpiku
siang dan malam
mata air yang tidak brenti bergerak
membasahi dahagaku
situ tempatku bermain
berenang dan menyelamKaulah, ibu, laut dan langit
yang menjaga verbatim horisonkuKaulah, ibu, mentari dan rembulan
yang meraun perjalananku
mengejar jejak sorga
di telapak kakimu(Tuhan, aku bersaksi ibuku telah melaksanakan amanatMu memunculkan kasihsayangMu maka kasihilah ibuku begitu juga Kau mengasihi kekasih-kekasih-Mu
Amin).


Puisi Karya Mustofa Bisri – CINTA IBU

Burung laut Ibu

Seorang ibu mendekap anaknya nan
Durhaka saat sekarat
Airmatanya menetes-netes di wajah yang gelap dan pucatAnaknya yang sejak di kas dapur diharap-harapkan menjadi nur
Setidaknya dalam dirinyadan merenjeng lidah anakku jangan risaukan dosa-dosamu kepadakuSebutlah namaNya, sebutlah namaNya.
Dari congor si momongan nan gelepotan lendut dan darah
Terdengar desing mirip upaya sia-sia sebelum semuanya melekat kaku.

Syair Lakukan Periode Ibu

https://www.gucel.id

Pemberian sayang nan diberikan maka itu ibu untuk kita memang tidak bias tergantikan, banyak jasa dan manah mutakadim diberikan dengan Cuma-Cuma. Semua itu karena memang koteng ibu tidak pengen anaknya sengsara.

Sejak mulai kita lahir hingga dewasa seperti sekarang ini, camar dan kasih sayang Ibu memang demap hadir privat benak jiwa kita. Dengan begitu kita patut untuk membalas hadiah belalah seorag ibu dengan segala segala yang kita mampu dan miliki.

Keseleo satu cara nan tepat yaitu dengan mengungkap kata kata n domestik sebuah sajak yang sebagai wujud spirit kerap dan anugerah comar kita kepada Ibu tercinta. Bakal itulah tiada yang paling penting untuk selalu mengingat akan kasih besar perut ibu yang sudah diberikan kepada kita.

Ada moment isimewa yang bias anda gunakan kerjakan menggungkan kata kata sani tersebut kepada ibu kta tercinta merupakan puas terlepas 22 Desember. Agar lebih nuansa dan mempunyai kesan yang mulia maka di waktu itulah silakan sempatkan lakukan mewujudkan satu dua abtar kata puisi untuk kita berikan kepada ibu kita tercinta.



Sajak Bikin Hari Ibu – Jauh Bertambah Bermakna


JUDUL – Jauh Lebih Bermakna


Oleh Taufiq Ridho

Telah berjuta prolog coba ku rangkai
Ketika inginnya hati menyantirkan
Raksasa tinta sudah lalu ku habiskan
Ketika tangan kotorku inginkan tuliskan

Seketika, tubuhku mematung memadai yang seakan berhenti
Jiwa nan bergejolak mencampur bancuhan rasa…
Aku bukan bisa…
Barang apa yang sulit berasal berasal merangkai introduksi? serupa itu sulitkah menulis?
Tidak! Ternyata Bukan itu

Karna Berapa dan seindah apapun kata nan ku rangkai
Sebanyak apapun mangsi yang kuhabiskan
Kasihmu jauh melebihi itu
Semua tentangmu, jiwa yang kalis itu

Sebuah penghormatan nan inginkan ku berikan
Walau jauh berbanding bersama dengan tulusnya kasihmu itu
Apalah makna sebuah kronologis kata ini
Kasihmu itu jauh bertambah bermakna

Karena engkau, aku mengerti hidup ini
Kau itu bagai mentari
Kau yang menerangi siangku
Dan memberikan sinarmu terhadap wulan untuk menerangi malamku

Aku menyayangimu, ibu



Sajak Untuk Musim Ibu – Anakan


JUDUL – Bunga


Maka itu Ellen Erviandani

Aku pilih mati!
Jika bunga tetap menangis
Karena tiap-tiap tetesannya jejas dalam jiwaku

Aku diskriminatif sepi!
Buratan benang kusam jalannya terlampau rendah
Kala itu menghendaki aku bunuh sang waktu

Aku memperbedakan mati!
Sebagai aku rama-rama yang tak bersayap
Bagi aku yang tak kliyengan cerahkan kelopaknya

Aku berang!
Jika keasingan muram senyum bunga
Sangat teriris…

Aku tak pilih tenang!
Panah takbir-doanya selimuti malamku
Semacam itu banyak maksud mimpi bunga padaku

Aku bikin menetap diri
Dengarkan silir-semilir angin berbunga dari dirinya
Menyongsong tajam cahaya mata tuanya

Aku lain boleh senyap!
Mendahului anakan
Itu pintanya



Puisi Cak bagi Masa Ibu – Cintai Ibumu



JUDUL – Cintai Ibumu

Pejamkan sekelebat matamu
Bayngkanlah wajahnya,
Tampang yang selalu mencintaimu
Lebih dari yang lainnya

Yang selalu peduli dalam kebisuan,
Tanpa kau memintanya.
Nan Minimal mederita disaat kau menangis,
Yang lebih sangat terluka saat kau tersakiti,
Dia adalah Ibumu.
Cintailah anda di musim ini, besok dan kerap.

SELAMAT HARI IBU

Sajak Terima Kasih Ibu

http://otaiviral.com

Tidak ada yang setimpal dengan apa yang sudah diberikan ibu kepada kita, bahkan jika kita mau menghitungnya enggak akan boleh. Telah banyak jasa beliau yang sudah diberikan cak bagi kita sejak kita dalam lambung hingga sekarag ini.

Dengan jasa yang sudah diberikan kepada kita itu, apakah cak semau waktu luang bikin menitahkan perkenalan awal terima rahmat. Marilah kita luangkan masa sejenak tetapi teman untuk memberikan sebuah perkenalan awal terima  kasih kepada ibu kita tercinta.

Banyak prinsip nan bisa kita gunakan bikin menelanjangi kata syukur tersebut, yang salh satunya yaitu puisi. Dengan merangkai sebuah alas kata introduksi sajak maka bisa dijadikan sebuah wujud faktual bahwa kita kembali sangat gegares dan mencitai seorang Ibu.


Puisi Terima Belas kasih Ibu – Untuk Hari Ibu 22 Desember

JUDUL – Kerjakan Periode Ibu 22 Desember

Ibu
Tak perhubungan kulalui sedetikpun tanpa cintamu
Anugerah sayangmu temani aku setiap detik
Belaianmu cinta mampu tenangkan jiwaku

Ibu
Entah berapa banyak peluh dan air mata kauteteskan demi diriku
Semata-mata kau tidak koalisi mengeluh
Merawatku dengan penuh karunia

Ibu
Aku tahu sejauh apapun aku melangkah
Nan kurindukan ialah pagutan hangatmu

Ibu
Kini aku beranjak dewasa
Kadangkala pilihan kita tak juga sejalan
Hingga tak sadar aku menyakitimu

Ibu
Aku luang kau selalu menyebutku privat doamu
Segala bahagiaku adalah jawaban Almalik atas pintamu

Ibu
Tahukah dia cita-cita terbesarku?
Aku ingin gelojoh membuatmu tersenyum
Aku ingin bahagiakanmu

Ibu
Engkaulah segalanya bagiku
Seisi dunia pun tak ketel makmur membalas cinta kasihmu
Pengorbananmu sungguh tidak ternilai

Untukmu Ibuku tersayang
Terlantun segala doa terbaik
Agar Sang pencipta pelalah mengasihimu seperti mana engkau mengasihiku

Terima hadiah untukmu,
Ibuku
 tercinta.


Puisi Syukur Ibu – Jasa Seoarang Ibu

Kop – Jasa Seoarang Ibu

Karya : Patma

Ibu…
kau membimbingku selama satu perian
kau begitu baik padaku meskipun aku suka marah-marah

Ibu…
kau serupa itu tulus dan rajin berpokok dari terhadap guru yang lain
Ibu…
kau nan kebal, baik, ramah, rupawan, dan bermoral

Ibu…
seandainya aku sebabkan keliru bantu maafkan aku
karena aku semata-mata kesal karna aku selalu diejek

Ibu…
kalau aku kembali trenyuh kau menghibur aku
sekiranya aku kembali kesal kau menghiburku

Ibu…
terimakasih atas jasa-jasamu seandainya aku
masih sempat bertemu bersama dengan ibu
aku amat inginkan memeluk ibu

Syair Ibu Dayuh Menyentuh Lever

Tembang Ibu Menyentuh Hati | Santaidamai.com

Banyak sekali dosa yang mutakadim kita lakuakan sejauh ini, entah itu disengaja alias tidak sengaja.namun semua itu sama saja. Sudah mudahmudahan jika untuk menanyakan maaf kepada seorang ibu.

Sebuah relasi kata syair menjadi salah satu kaidah nan boleh anda gunakn untuk merayu ibu sebaiknya bisa mesem. Banyak inspirasi syair yang dapat menyentuh hati dan bisamengngat hati ibu yakni salah satunya dibawah ini. hehe


Puisi Ibu Dayuh Mengaras Hati – Kemuliaan Sang Ibu

Tajuk – Kemuliaan Sang Ibu

Terdiam sejenak dalam renungan..
Kala bayang wajahmu datang menamai..
Waktupun berputar kebelakang
membuka ki kenangan kenangan kecilku

Jelmaan peluh dan air mata
berjuang menandingi maut..
Demi kesediaan sang buah lever
Mendengar tangisan pertamaku
makara kebahagian tak ternilai bagimu

Saat ku tiba belajar berjalan
kau dengan setia menjaga ku..
Ku start belajar bicara
engkau dengan panjang usus mengenalkan ku pada kata-prolog..

Hingga ku dewasa belas kasih sayang itu tetap sama..
Tak kontak awawarna dan terkikis oleh waktu..

Berkarya sonder mengenal perkenalan awal capek
Tidur tanpa mengenal prolog lelap
Terjaga internal gelapnya langit subuh
Demi mengejar sesuap nasi cak bagi ku..

Tapi, pemberontakan apa yang ku serah..
Hanya coretan luka dan air ain..
Meskipun begitu kasih sayang itu bukan berkurang sedikitpun..

Slalu kau sebut namaku n domestik setiap doamu..
Air indra penglihatan ini roboh berlinang dengan derasnya
Mengingat betapa mulianya engkau aduhai ibu..

Aforisme berkata..
“indraloka dibawah telapak suku ibu”
Izinkanlah daku mencium surga itu
ibu..


Syair Ibu Sedih Hingga ke Hati – Ibu Adalah Keindraan Ku

Kepala karangan – Ibu Yaitu Suraloka Ku

Saat itu,
Aku belum tau siapa itu ibu
Yag aku tahu bu hanyalah orang yang biasa
Yang akan selalu menghampiriku disaat aku menangis

Detik itu,
ku tidak ki memenungkan kenapa ibu hadir disampingku
Yang aku tau hanyalah
Ibu akan datang disaat dia ingin membersihkan badanku.

Detik itu,
Aku bukan mengerti apa itu merindukan ibu
Yag aku tahu bahwa ibu hanyalah
Penghibur bagiku dikala aku sedang kesepian

Tapi sekarang,
Aku merasa, ibulah nan mengisi segalanya
hingga aku andai ruang yang zero

Sekarang,
Aku merasa, ibulah orang yang gegares aku rindukan
hinga aku ibarat sosok yang haus akan pemberian cak acap

Kini,
Aku merasa, ibu adalah surgaku
setakat aku membuatkaan belaian kehangatan dipeluknya.


Puisi Ibu Sedih Sampai ke Lever


– Tak Terganti


Judul : Tidak Terganti

Detik kupandang lekat plong kacamata matamu
Tersimpan me nan sedemikian itu mendalam
Aku senggang disana banyak tersimpan air mata untuk kami anakmu

Air ain yang telah kami lakukan
Ibu
Kamu selalu berharap kami anakmu yang kan bintang sartan nomor suatu
Namun sering kali kami menyaingi dan melalaikan perintahmu

Kami burung laut membuatmu bersedih
Mulai kini aku bertekad untuk menghapusair matamu…
dan menggantinya dengan canda dan tawa

Terima kasih Ibu
Kau takkan koneksi tergantikan di dalam lever kami anakmu


Tembang Ibu Terharu Menyentuh Hati


– Pantaskah Aku


Tajuk – Pantaskah Aku

Ku duduk bersemayam diri
Wanita yang tiba berida ku pandangi
Wanita yang selama ini mengasihi
Serta merawatku segenap lever

Seorang wanita yang tak kenal mengeluh
Nan tak peduli dipelipisnya berjuta peluh
Yang bekerja persisten tak kenal waktu
Hanya demi kesuksesanku

Tapi pantaskah aku ?
Masih dicintainya
Masih disayanginya
Masih menjadi kebanggaannya

Aku hanyalah momongan tak tau diri
Yang hanya tidur dan memencilkan setiap hari
Yang membentaknya kala dinasihati
Yang kolokan dan mementingkan diri sendiri

Pantaskah aku, ibu ?
Mendapat hadiah sayangmu
Mendapat cinta tulusmu
Memanggilmu seorang ibu

Aku murka,
Aku benci,
Pada diri seorang

Mengapa yunior ku sadari ?
Aku mengecewakannya
Aku tanggung hidupnya
Aku berdosa padanya

Pantaskah aku,
Mendapat habuan surgamu ibu ?


Puisi Ibu Tersentuh perasaan Menyentuh Hati – Kasih seorang Ibu

JUDUL – Kasih Seorang Ibu

Bila aku dibeai
oleh pemberian sayng terindah
Engkau mesem disaat melihat diri ini

Setakat aku beranjak dewasa
kasih dari dirimu lain pernah pudar
Namun semakin kuat ku rasakan

Semerbak harumnya bunga yang indah
Pelukmu, sayngmu
Laksana sang mentari cahayaku

Setiap kasihmu
Yang aku butuhkan
bukan ada bandingannya bermula yang tidak

Setiap kasihmu
biarlah abadi n domestik hatiku
Kerjakan selamnya

Engkau begitu berarti untuk diri ini
kegigihan membesarkanku
Apabila pada jadinya semua berubah
Sinarmu akan tetap menerangi nyawa ini


Sajak Trenyuh Menjejak Hati – Jasa Tak Telantar

Kepala karangan – Jasa Tak Terlupakan

Ibu…
kau membingbingku sejauh suatu hari
kau begitu baik padakuwaluapun aku sukamarah-marah

Ibu….
kau begitu kalis dan rajin berpokok pada guru yang bukan
ibu…
kau yang pintar,baik,ramah,cantik,dan bermoral

Ibu…
sekiranya aku membuat salah tolong maafkan aku
karena aku semata-mata kesal karna aku selalu diejek

Ibu…
jikalau aku lagi sedih kau menghibur aku
kalau aku lagi kesal kau menghiburku

Ibu…
terimakasih atas jasa-jasamu sekiranya aku
masih sempat bercocok ibu
aku sangat ingin memeluk ibu


Tembang Sedih Mencecah Hati – Perigi Cinta

Kepala karangan – Ain Air Burung laut

Oleh Boby Julianto Siallagan

Ibu…
Memelukmu yakni kenyamananku
Melukis senyummu adalah keinginanku
Mencintaimu sudah tentu kewajibanku

Namun terkadang
Melawanmu menjadi kebiasaanku
Bahkan ku menyiakanmu dan
Melupakanmu bagaikan seorang ibu
Tanpa kusadari serupa itu teririsnya hatimu

Harusnya aku menjadi pelindung
Lain menjadi anak asuh yang tak senggang untung
Harusnya aku menjadi anak yang penurut
Lain menjadi momongan nan banyak nuntut

Aku masih sangat ingat
Ketika itu tak cak semau biaya untuk tiba
Dari kampung menuju perkotaan yang padat
Waktu itu hujan begitu lebat
Kakimu kau paksa menapak
Tetapi bermodal payung rusak
Ibu menjelajah kondominium ke apartemen dengan lever terisak

Tak peduli petir menyambar
Ibu tunak berjalan dengan sabar
Meski tubuhmu sudah gemetar
Ibu masih mengetuk pintu pemukim sekeliling

Terimakasih sang pembentuk
Kau serah aku seorang wanita tangguh
Yang gegares membelai air netra
Ketika ku dilanda derita
Nan punya hati sebening permata
Dan yang menjadi alat penglihatan air cinta


Puisi Sedih Menyentuh Hati – Penuntun Hidupku

Ibu…
Dirimu bagaikna pelita dalam hatiku
Dirimu yang berjuang membesarkanku
Dirimu yang memertaruhkan kehidupan untuk ku

Ibu….
Dirimu andai embun pagi
Nan g meredam emosi jiwa ini
Sinarmu bagaikan bintang di langit
Yang menghiasi gelap nya malam

Maafkanlah diri ini
Yang tidak bisa menjadi koteng yang kau harapkan
Nan cerbak menyulitkan dirimu
Setakat terkadang membuatmu tenggelam dalam kesedihan

Ya halikuljabbar…

Berikanlah ampunan bikin dirinya
Limpahkan segala kasih gelojoh lega dirinya
serta lindungilah dirinya cangap


Puisi Sedih Menyentuh Lever – Ibuku

JUDUL – Ibuku

Betapa besarny kasih sayngmu
Menglahirkan ku ke dunia ini
Membuatku mengenal sang surya
melihat mentar yang indah

Ibuku…
Betapa beratnya semua pengorbananmu
memikul ku bosor makan dalam ki gua garba
letih kan badanmu yang sudah ruai

Ibuku…
Kaulah pelita kerumahtanggaan jiwaku
kalulah pelita dalam jiwaku
Kaulah surga nyata bagiku
menerangi ku sayang kerumahtanggaan gelapnya lilin batik

Tembang Pengorbanan Seorang Ibu

https://www.inovasee.com

Ibu yakni segalanya cak bagi sendiri anak karena sonder adanya beliau  mustahil kita bisa hidup di marcapada ini. Dan begitu sebaliknya seorang ibu menganggap bahwa anak ialah segalanya untuk hidup.

Demi seorang anak, ibu rela berkorban apapun demi anaknya. Bahkan semua apa yang dimilikinya mulai mulai sejak tahun, kesegaran dan bahkan juga atma. Kamu merelakan untuk semua itu karena demi sang anak asuh.

Ibu rela menghabiskan waktunya untuk selalu merawat dan mengolah untuk buah hatinya. Memang alangkah raksasa pengorbanan yang seorang ibu dan osean cintanya haya kerjakan diberikan kepada anaknya.

Nah, berikut ini kami sajikan sebuah syair ibu yang ber tema mengenai pengorbanan seorang ibu yang bisa bakal menggugah lever kita semua.


Puisi Pengorbanan Seorang Ibu – Balasan Tanpa Banding

JUDUL – Pertarungan Tanpa Banding

Oleh Ary Gembel

Berbunga berasal dari kasih sayang tulus…
Lukis semua rasa yang renik…

Kini ku mulai kisah…
Saat merintih mencegah dera…
Tiada banding hantamannya…
Bagai terbakar larpa…
Bukan perna ia acuhkan kehidupan centung tinggalkan jasmani…

Tak tersedia lukisan sungguh menakutkan itu…
Layaknya petir bergemuruh…
Samua pusat dan mau tumpah…
meruah semua kusut…

Tiada sedetikpun yang cak hendak…
Mau selincam beri ira cak bagi menggerutu…
Raungnya merincih kalbu…
Tak juga proklamasi keringat…
Tapi badai belum berpulang…

Ia masih dan belum cak jongkok bergulat…
Kepalan tangan tangannya bagai remukkan tulang…
Hanya dia seorang nan tau…
Kanyon nan dapat engkau lalu…

Masa ini…
Rintih menghindari…

Dan air sebening salju pun menginjak berlinang…
Lain layak rengek meraung lantang…
Cemas berhanyut-hanyut hilang…
Karena seonggak daging dan gumpalan darah telah datang…
Cak bertengger bagai bintang…

Kumandang asma illahi terdengar memenuhi tiap tiap segi ruang…
Lahir la buah cinta yang serah terang


Sajak Pengorbanan Seorang Ibu – Ketulusan Seorang Ibu

Titel – Ketulusan Seorang Ibu
Karya : Rifqi Nadim Ukail

Dialah Ibuku
Mengenai cinta ..dialah ibuku
kasihnya jangan kau ragukan juga
Sayngnya jangan kau bantah
Karena beliau pegiat tama pamrih untuk para buah hatinya

Dan kau.. ya  termasuk aku
haya khalayak orang nan lalai
Enggak akan makmur megalahkan kasihnya ibu
jangan kau bahas taat

JIka belum tua
karena pekerjaanmu masih jauh menembus ujiannya
Kecuali kau sudah setua ibuku

Kancah lamar ampun
Tempatku menunangi wirid
tempatku mencari rido
dialah ibu kandungku tercinta

Orang yang biasa saja
Tapi panjang nilai kasihnya
Sebaiknya di panjangka usianya
Agar secuil untuk garam dapur
Tapi akan terus aku perjuangkan sebatas berlian
Karena dia adalah taman firdaus bikin si anak asuh

Kukuh semanga tibu..
Kaulah lenteraku
Pelita hatiku
Pemberian lakukan jiwaku
Kasih sayangmu bagi adik adikku
Semua itu atas ketulusan ibu..


Puisi Pengorbanan Seorang Ibu – Penuh Peluh

Judul – Munjung peluh

Lain peduli seberapapun lelahku
Yang terfikirkan hanyalah kekosongan didapurku
Apa yang harus kuberi untuk mereke?
Sedang aku bersusah payah mencarinya
Peluh dan elusif tak lagi asing menyengat
Terus menyusuri kerasnya kota
Kuberikan tenagaku untuk sesuap nasi

Menjaga mereka agar ki ajek bertunas
Selayaknya mereka tumbuh
Aku mencintai mereka
Sebagai anugerah yang harus ku jaga

Jatuh tak signifikan lumpuh
Aku harus berdiri melawannya

Tangan keriput
Kini semakin cinta terlihat
Oleh banyaknya bani adam yang menatapku iba
Ahh sudah sah…
Tentang bertahan
Aku kuat seperti mana senyumku
Nan cak acap kubebaskan
Bersemarak dibawah teriknya mentari


Sajak Pengorbanan Seorang Ibu – Kehebatanmu Ibu

JUDUL – Kehebatanmu Ibu

Oleh Rifka Nurul Aulia

Ketika ku tak bisa berjalan
Ketika ku tidak bisa berbicara
Manusia permulaan kali nan menemanimu adalah ibu
Yang selalu tersedia saat kau Dayuh, senang dan pelik

momen dia mulai melembung
Kau bisa ingat hidup
Betapa sulitnya pernah pas ibumu melahirkanmu
Keringat bercucuran menginjak jatuh
Dan saat ibumu melahirkanmu, ayahmu selalu mengawani Ibu
Dan ayahmu berkata “Nan abadi“

Bayangkan dan bayangkan saat ini kau tumbuh menjadi bani adam formal
Masih banyak seorang ibu yang inginkan bersalin anaknya normal
Tapi terhidang seorang ibu nan terbiasa beruntung kan ujian anak nan tidak normal
Bak manusia sosial kita teradat saling bantu dan bantu menolong

Maka, Kita perlu berterimakasih ke Ibu sebab 9 wulan kamu mengandung
Tiada penat nan dirasakannya
Maka sekarang kita perlu balas budi kepada ibu

Ibu I you
You are my everything
because you’re forever in my heart mother.
Thank you Yang mahakuasa and Thanks Mother
Selamanya kau besar perut di hatiku

Puisi Ibu Tercinta dan Tersayang

Gimana sobat sesudah nonton video diatas ? sudah baper belum ? hehe memang bikin puisi nan satu ini mungkin pengunci intiha banyak cucu adam orang yang sedang mencarinya. Kejadian ini bukan karena puisi ini ngehits namun memang kita sebagai anak yang berbakti kepada hamba allah tua selalu ingin memberikan yang terbaik buat sang ibu.

Sudah banyak jasa jasa beliau mulai dari kita kerumahtanggaan kas dapur sampai besar seperti detik ini. Sehingga tembang ibu sering menjadi topic utama untuk menjadi kehidupan spontan renungan bikin kita semua.

Banyak orang mulai muncul ide dengan topic ibu ketika kita madya rindu akan
ibu
 kita, atau mungkin ketika jemahtahun ulang tahun ibu. Maka secara tidak berbarengan biasanya kita akan otomatis terpengaruh bikin membuat sesuatu bakal ibu terkasih.

Kadang ada yang takhlik sebuah program pesta kerdil untuk ibu, cak semau lagi yang membuat puisi dan puisi itu di sampaikan pada ibu. Itu adalah faktor-faktor nan paling cak acap penyebab munculnya tembang adapun ibu ini sobat.

Ini seandainya kalian belum merasa puas nonton video tadi, berikut ini kami sajikan beberapa contoh sajak ibu tercinta dan tercinta yang menyentuh hati.  Dengan adanya tembang ini bisa anda jadikan sebuah bahan inpirasi ia.


Puisi Ibu Tercinta dan Tersayang –
Kasih Ibu

Tajuk – Hidayah Ibu
Karya : Nandamura

Jemarimu lentik tapi kuat

Membelai penuh kasih

Bekerja tiada

Henti

Rasa payah di pundakmu

terus kau bawa

sepanjang musim

berputih

Kasih sayang tercurah ihlas

Tanpa meminta balas

Kedewaan firdaus

Menantimu


Puisi Ibu Tercinta dan Tersayang – Tetapi Ibu yang Tau

Titel – Hanya Ibu nan Tau

Karya : Khofifah Indar Parawansa

Ketika ibu bau kencur saja memejamkan mata
Pecahlah tangisan sikecil dengan nyaringnya
Dalam peristiwa mengantuk, momongan pun harus
Di dukung sepenuh cinta

Bagaimana rasanya? Sahaja ibu yang tahu
Rasanya… Saat lapar melanda, terbayang makanan
Enak diatas kenap
Detik suapan mula-mula, anak asuh pup di celana
Bagaimana rasanya?
Cuma ibu nan tahu rasanya

Saat bodi sudah letih tak ada tenaga
Cak hendak segera mandi
Mendinginkan payah yang terserah
Mumpung anak-anak asuh sendang anteng dikamarnya
Belum sempat sabunan, anak sudah menangis
Berlinyak rebutan boneka

Kacaulah acara mandi ibu, serempak handukan
Walau daki masih menempel dibadannya
Bagaimana rasany?
Cuma ibu yang tahu rasanya

Saat ibu ingin beribadah dengan khusyuknya
Anak asuh-anak asuh menginjak mencari perhatian
Meregang-regang mukena
Merodok-rawak bufet gaun
Mumpung ibu tak berkapasitas

Loncat sana loncat sini
Punggung ibu jadi pelana
Belum pula beres doa, anak-anak semakin berkuasa
Bagaimana rasanya?
Cuma ibu yang sempat rasanya

Aaahh…
Dibalik kewalahan itu semua
Namun suka-suka jua syurga didalamnya

Cuma ibu yang tahu lezatnya makna senyuman anak
Yang diberikan
Pautan anak…
Ucapan majuh anak yang tampak sederhana
Dihadapan bani adam, sahaja berubah menjadi intan
Berlian di mata ibu

Itulah kok?
Saat momongan bahagia, ibu menangis…
Momongan berprestasi, ibu menangis…
Anak asuh tidur lelap, ibu menangis…
Anak menikah, ibu menangis…
Anak wisuda, ibu menangis…
Anak asuh wisuda TK aja, ibu menangis…
Anak tampil di panggung, ibu menangis…

Aahh…
Inikah ratapan bahagia nan tak akan
Dapat dimiliki siapapun jua
Jika engkau tidak mengalaminya
Sendiri bak ibu
Mungkinkah ini penggalan dari suwargaloka milikNya
Yang diberikan kepada seluruh ibu
Sebuah caruk nan sejenis itu lezatnya dirasa?

Demikian antologi syair ibu kali ini, seyogiannya dengan adanya tembang diatas bisa menambah bakti kita terhadap  ibu. Dan yang pasti kami ucapkan terima rahmat kepada kalian yang telah mampir di di website

santaidamai
.

Terus update karya kami adapun dengan puisi, yang pastinya juga tidak kalah menyentak dengan tembang ibu diatas. Terima anugerah, salam santaidamai ..!!!

Source: https://santaidamai.com/kumpulan-puisi-ibu/

Posted by: soaltugas.net